Saudara Kandung Di Atas Lapangan Hijau
18
May
2021
0 Comment Share Likes 395 View

Sepak bola memiliki sifat universal. Siapapun bisa memainkannnya. Tua-muda, besar-kecil, pria-wanita, amatir-profesional, tidak ada batasan. Olahraga si kulit bundar ini menembus batas negara, bahkan benua. Semua dipersatukan lewat permainan 11 vs 11. Itulah yang disebut FIFA sebagai badan pengelola sepak bola dunia dengan istilah "Football Family".

Lewat jargon "Football Family" siapa saja yang memainkan olahraga ini berarti punya semangat dan tujuan yang sama: "For the Game, For the World", begitulah slogan baru FIFA sejak 1 Juni 2007. Slogan baru dibuat untuk mengubah sepak bola menjadi olahraga yang betul-betul menjangkau segala lapisan masyarakat dunia.

Bicara "Football Family", secara harfiah ternyata ada dan nyata di sepak bola. Banyak bermunculan pemain sepak bola dengan status adik-kakak kandung di lapangan. Sama-sama memiliki profesi sebagai pemain sepak bola. Jumlah saudara kandung yang akhirnya sukses di pentas dunia juga tidak sedikit.

Saudara kandung ini ada yang mentas di klub yang sama. Tapi banyak pula yang menjadi musuh karena berbeda klub. Fakta itu memberi pemandangan menarik buat penggemar sepak bola. Karena kita bisa melihat saudara sedarah berkolaborasi di lapangan, atau bersaing mengejar kemenangan.

Lalu siapa saja pemain deretan adik-kakak yang sama-sama punya performa apik di sepak bola? Mari kita lihat satu per satu:

Neville Bersaudara

 

Gary dan Phil Neville – Foto: Twitter.com/manutd

 

Buat Anda penggemar Manchester United pasti ingat dengan Neville bersaudara. Mereka adalah Gary Neville dan Phil Neville. Gary adalah kakak dari Phil. Gary lahir di Bury pada 18 Februari 1975. Phil juga lahir di Bury. Usianya berselisih 2 tahun dengan kakaknya, Gary Neville. Phil berulang tahun tiap 21 Januari.

Gary dan Phil sama-sama produk Akademi Manchester United. Tentu saja Gary lebih dulu mentas bersama Manchester United. Tapi tidak berselang lama Phil menyusul. Karena selisih usianya memang tidak jauh.

Neville bersaudara pernah sukses bersama mengangkat trofi Liga Champions di Manchester United. Persisnya pada musim 1998/1999, dalam final yang dramatis menghadapi FC Bayern. Banyak pula gelar juara lainnya, mulai Premier League, Piala FA, hingga Piala Dunia Klub.

Dua pemain sedarah ini memiliki posisi yang berbeda. Gary bermain sebagai bek kanan dan hanya Manchester United yang diperkuatnya hingga pensiun pada 2011. Sedangkan Phil merupakan seorang gelandang dan pada 2005 pindah ke Everton. Nevilla bersaudara juga menghiasi Timnas Inggris, dengan jumlah caps yang banyak. Gary mencatat caps Timnas Inggris di angka 85, Phil punya 59 caps.

Kembar De Boer

 

Frank dan Ronald de Boer – Foto: Twitter.com/FdeBoerofficial

 

Frank de Boer dan Ronald de Boer. Ini siapa kakak, siapa adik? Karena mereka adalah kembar. Banyak pendapat dalam menentukan anak kembar, mana adik, mana kakak. Terserah saja mana yang mau dianggap kakak atau adik, yang keluar dulu dari rahim ibu atau yang keluar terakhir. Yang pasti Frank dan Ronald adalah sosok kembar dari Belanda. Mereka lahir di Hoorn pada 15 Mei 1970. Namanya kembar, perjalanannya pun kompak.

Mereka banyak memperkuat klub yang sama sepanjang kariernya, sampai pensiun dari lapangan hijau. Bahkan mengawali karier pun juga di tempat yang sama, dalam hal ini Ajax. Selain di Ajax kebersamaan Frank dan Ronald ada di Barcelona, Rangers, Al-Rayyan, hingga Al-Shamal. Frank pensiun lebih dulu pada 2006, Ronald menyusul pada 2008.

Perbedaan Frank dan Ronald hanya di posisi bermain. Frank merupakan pemain yang menempati poros belakang. Sebaliknya Ronald punya jiwa menyerang lebih besar, sehingga memilih posisi sebagai gelandang serang. Di level Timnas Belanda, Frank lebih awet karena punya 112 caps, sedangkan Ronald mentok di angka 67.

Prestasi mereka di lapangan hijau juga banyak. Mulai Eredivisie Belanda di Ajax, La Liga bersama Barcelona, Rangers di Premier League Skotlandia. Sekarang Frank adalah pelatih kepala Timnas Belanda, sementara Ronald masuk dalam tim kepelatihan Ajax.

Pembobol Gawang Lawan

 
Simone dan Filippo Inzaghi – Foto: Sportskeeda.com

 

Sepak bola Italia pernah diramaikan dengan marga Inzaghi. Mereka adalah Filippo dan Simone. Dua-duanya memiliki posisi bermain yang sama, yaitu striker. Selisih usianya tidak jauh, hanya 2 tahun. Tempat lahirnya sama persis di Piacenza. Filippo lahir pada 9 Agustus 1973, Simone lahir pada 5 April 1976.

Uniknya duo Inzaghi ini nyaris tidak pernah satu klub. Tercatat hanya di Piacenza saja Filippo dan Simone pernah berseragam yang sama. Itupun sangat sebentar. Filippo di Piacenza pada 1991-1995, kalau Simone pada 1994-1999. Setelah itu mereka pergi mencari peruntungan sendiri.

Namun semasa jadi pemain Filippo bisa dikatakan lebih sukses, karena bergelimang gelar juara bersama Juventus dan AC Milan. Sedangkan Simone lebih bayak berkutat di klub papan tengah pada saat itu, misalnya Lazio, Sampdoria, dan Atalanta. Sedikit gelar juara yang pernah didapat Simone adalah scudetto Serie A Italia dan Copa Italia di Lazio. Kalau Filippo jauh lebih lengkap, mulai Serie A, Copa Italia, Liga Champions, hingga Piala Dunia Klub. Semua didapat di AC Milan.

Sebaliknya di level kepelatihan sekarang Simone lebih sukses dibandingkan Filippo. Simone yang melatih Lazio pernah dapat gelar juara Copa Italia dan Piala Super Italia. Sementara Filippo belum satupun mengoleksi trofi di lemari prestasinya. Hanya saja duo Inzaghi ini namanya masih harum sampai sekarang di Italia, sebagai contoh adik-kakak yang sukses di lapangan hijau.

Binaan Akademi La Masia

 

Thiago dan Rafinha Alcantara – Foto: Tribuna.com

 

Thiago dan Rafinha adalah merk paten Alcantara. Sebuah marga dari jalur matrelineal atau keturunan melalui garis kerabat wanita. Thiago dan Rafinha merupakan anak dari Mazinho anggota Timnas Brasil yang juara Piala Dunia 1994 dengan Valeria Alcantara, atlet voli wanita Brasil.

Thiago yang sekarang bermain di Liverpool, lahir pada 11 April 1991 saat ayahnya bermain di Italia. Sehingga Thiago lahir di tanah Italia, tepatnya di San Pietro Vernotico. Sedangkan Rafinha lahir setelah ayahnya kembali berkarier sepak bola di Brasil. Rafinha lahir dari Sao Paulo pada 12 Februari 1993.

Tapi pada akhirnya kakak dan adik ini sama-sama menimba ilmu di Barcelona. Masih bersamaan dengan mengikuti karier ayahnya di Spanyol. Thiago yang lebih tua 2 tahun lebih dulu terpantau Barcelona pada

Rafinha Alcantara dan Thiago Alcantara memiliki posisi bermain yang sama. Mereka adalah gelandang. Rafinha setelah dilepas Barcelona pernah ke Celta, Inter, hingga sekarang menetap di PSG sejak 2020. Sedangkan Thiago dari Barcelona kemudian pergi ke FC Bayern. Namun Thiago dan Rafinha sama-sama mencatat banyak gelar jjuara di Barcelona. Baik gelar juara domestik maupun internasional. Selepas dari Barcelona mereka juga tetap banyak gelar. Terutama Thiago di Bayern yang sejak musim panas kemarin pindah ke Liverpool.

Namun kebersamaan Alcantara bersaudara ini tidak sampai level timnas. Sebab, Thiago lebih memilih memperkuat Timnas Spanyol, sedangkan Rafinha membela Timnas Brasll. Meski Rafinha sempat memperkuat Timnas Spanyol di level kelompok umur. Pilihan yang bertolak belakang, tetapi strategis buat karier mereka masing-masing.

Lahir Di Prancis, Menimba Ilmu Di Spanyol

Lucas dan Theo Hernandez – Foto: Marca.com

 

Satu lagi pemain kakak-adik yang meramaikan jagat sepak bola masa sekarang. Mereka adalah Lucas Hernandez dan Theo Hernandez. Dua bersaudara ini asli Prancis. Sama-sama lahir di Marseille. Lucas adalah kakak yang sekarang berusia 25 tahun, sementara Theo si adik lahir dua tahun berselang.

Lucas dan Theo dibawa ke Madrid untuk mengikuti karier sepak bola ayah mereka. Saudara kandung ini merupakan produk dari Akademi Atletico Madrid. Posisi bermainnya juga ada pos pertahanan. Bedanya Lucas adalah bek tengah, sementara Theo merupakan bek kiri. Karier mereka nyaris bersamaan di Atletico. Lalu berpisah karena sudah tidak terpakai. Namun mereka dapat klub besar, Lucas direkrut FC Bayern, kalau Theo digaet Real Madrid.

Permainan mereka yang mengesankan di jantung pertahanan membuat banyak klub memperebutkannya. Sampai sekarang Lucas masih ada di Bayern, sedangkan Theo dibeli AC Milan pada 2019. Saat ini Lucas sudah menjadi langganan Timnas Prancis, sedangkan Theo masih menunggu kesempatan menjalani debut.

Adik-Kakak Andalan Timnas Belgia

 

Eden dan Thorgan Hazard – Foto: Thenationalnews.com

 

Belgia juga punya pemain kakak-adik dengan performa apik di lapangan hijau. Mereka adalah Eden Hazard dan Thorgan Hazard. Memiliki posisi bermain yang sama, yaitu penyerang sayap atau gelandang serang, mereka pernah dikontrak bersama-sama di Chelsea. Namun Thorgan yang 2 tahun lebih muda dari Eden, langsung dipinjamkan ke tim lain sampai kontraknya habis. Sedangkan Eden mendapatkan tempat permanen dalam skema Chelsea, hingga berhasil mendapatkan berbagai trofi mayor di Eropa dan dunia.

Saat ini Thorgan bermain untuk Borussia Dortmund. Sedangkan Eden adalah pemain Real Madrid. Peran mereka di setiap klub yang dibela selalu signifikan. Tidak heran bila masing-masing dari mereka memiliki nilai jual yang tinggi di bursa pemain. Yang agak disayangkan belakangan Eden mudah cedera, sehingga belum optimal dalam perannya di Real Madrid.

Kolaborasi Hazard bersaudara juga bisa ditonton di Timnas Belgia. Baik Eden maupun Thorgan sama-sama langganan Timnas Belgia. Ini bisa dilihat dari jumlah caps di Timnas Belgia, saat Eden sudah lebih dari 100, sementara Thorgan mengejar di angka lebih dari 50 caps.

Bakat Yang Menular

Sejatinya jumlah adik-kakak di sepak bola masih begitu banyak. Bahkan mungkin di setiap negara punya pemain sepak bola yang sama-sama punya kesuksesan. Tidak terkecuali di Indonesia, karena misalnya kita mengenal Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi di zaman sekarang. Lalu ada Indra Kahfi dan Andritany Ardhiyasa. Tidak ketinggalan Gian Zola dan Beckham Putra.

Tampaknya bakat sepak bola memang mudah menular di dalam suatu keluarga. Sehingga tidak heran bila dulu, sekarang, dan masa datang, sepak bola dunia akan selalu diwarnai pemain berstatus adik-kakak. Premis yang bisa untuk mengatakan "Football Family" bukan sekadar gambaran semangat persahabatan, tetapi juga keluarga dalam arti seutuhnya.

SAMPAIKAN KOMENTAR