Rivalitas MU vs Chelsea, Sengit Di Dua Dekade Terakhir
23
Oct
2020
0 Comment Share Likes 595 View

Pekan keenam Premier League menghadirkan pertandingan seru, Manchester United FC vs Chelsea FC. Pertemuan ini menjanjikan gengsi dan tensi yang tinggi. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Old Trafford, Sabtu 24 Oktober 2020 petang waktu setempat, atau pukul 23.30 WIB.

Dari sejarah klub serta pencapaian prestasi dalam dua dekade terakhir, MU dan Chelsea merupakan "big four" Premier League. Oleh karena itu pertandingan nanti bakal menarik. Banyak bumbu yang membuat partai nanti sayang untuk dilewatkan.

 

Chelsea siap menyambut laga tandang ke markas Manchester United. FOTO: Twitter.com/ChelseaFC

 

Tapi uniknya untuk menjalani pertandingan ini MU dan Chelsea sama-sama tidak sedang ada di papan atas. Hingga lima pekan yang dilalui, MU masih tertahan di peringkat 14. Kalau Chelsea ada di posisi kedelapan. Hanya MU baru bermain 4 pertandingan, sementara Chelsea sudah main 5 kali.

MU dan Chelsea di tengah pekan kemarin masih sibuk di Liga Champions. Pada Rabu dini hari WIB lalu, MU menang di kandang PSG 2-1 dalam partai Grup H. Sedangkan Chelsea ditahan imbang Sevilla 0-0 pada matchday pertama Grup E.

Para pemain kedua tim barangkali mulai terasa lelah. Soalnya sebelum pertandingan Liga Champions kemarin, ada jadwal Premier League, sebelumnya ada lagi kewajiban memenuhi jadwal internasional FIFA buat mereka yang dipanggil ke timnas.

Sekarang para pemain MU dan Chelsea sudah harus berjibaku lagi di Premier League, dengan intensitas dan gengsi yang langsung tinggi. Sebab, partai MU vs Chelsea punya prestise tersendiri.

Lantas seberapa panjang sejarah pertemuan MU dan Chelsea ini? Apa aja fakta menarik yang bisa menjadi pegangan sebelum menonton Ole Gunnar Solskjær dan Frank Lampard adu otak menyusun strategi?

Pertemuan Pertama dan Rivalitas Terkini

Manchester United didirikan pada 1878 atau 142 tahun silam dengan nama Newton Heath LYR FC. Bertahan 24 tahun kemudian berganti identitas menjadi Manchester United FC, tepatnya pada 1902. Chelsea ternyata lebih muda. Tim dari London ini didirikan pada 1905 atau 115 tahun lalu. Pertemuan pertama mereka di pertandingan resmi berlangsung pada League Division Two, 25 Desember 1905. Berdasarkan catatan eleven versus eleven, pertandingan di Bank Street Stadium, Clayton, itu dihadiri 35 ribu penonton. Laga berakhir dengan kedudukan 0-0.

 

Plakat di sebuah rumah kawasan North Road, pernah berdiri Bank Street Stadium, tempat pertama MU vs Chelsea bertemu. Foto: Manchester Evening News

 

Baru di pertemuan jilid kedua--masih di League Division Two-- pertemuan mereka menghasilkan gol. Kala itu Chelsea giliran bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Stamford Bridge, 13 April 1906, dan pertandingan juga berakhir seri, 1-1. Gol MU dicetak Charles Sagar, sedangkan Chelsea membobol gawang lawan melalui Tommy McDermott. Pertandingan disaksikan 67 ribu penonton.

Namun rivalitas MU dan Chelsea baru menghangat dalam 20 tahun terakhir. Ketika awal didirikan, Chelsea belum menjadi klub mentereng seperti sekarang. Baru saat diambil alih konglomerat Rusia, Roman Abramovich, Chelsea berubah menjadi tim kosmopolitan. Artinya mulai masuk jajaran tim elite yang otomatis ikut menjadi rival MU, yang lebih dulu bergelimang prestasi.

Di sepanjang gelaran Premier League selama 20 tahun terakhir, ada beberapa catatan ketika rivalitas MU dan Chelsea terlihat sengit. Momennya adalah persaingan menuju tangga juara. Ada lima musim saat MU dan Chelsea finis satu dan dua. Bisa MU yang juara, atau Chelsea yang juara. Bisa MU yang runner-up, atau Chelsea yang runner-up. Momen itu terjadi pada musim 2005/2006, 2006/2007, 2007/2008, 2009/2010, dan 2010/2011. Tapi paling panas pada musim 2009/2010, saat selisih poin kedua tim hanya 1 saja untuk mengunci gelar juara. Chelsea waktu itu juara dengan perolehan 86 poin, sementara MU dengan 85 poin harus puas di posisi kedua.

Persaingan teranyar terjadi musim kemarin, ketika kompetisi dilanjutkan selepas lockdown pandemi COVID-19. MU terus mencatat hasil positif, untuk mengejar zona Liga Champions atau empat besar. Sebelum liga dilanjutkan posisi MU masih di luar lima besar. Sampai akhirnya di pekan-pekan terakhir MU mampu menerobos empat besar, bahkan menyalip Chelsea yang nyaman di peringkat ketiga. Di pekan terakhir MU finis di posisi ketiga dan Chelsea keempat. Perolehan poin mereka sama-sama 66, tapi MU punya selisih gol lebih baik +30, dibandingkan Chelsea +15. Tapi dua klub ini sama-sama bersyukur karena lolos ke Liga Champions, justru Leicester City yang terlempar dari empat besar.

Sekarang di awal musim 2020/2021 MU dan Chelsea tampaknya kompak gagal untuk mencatat start positif. Hal ini bisa dilihat selain dari posisi di klasemen, juga selisih dengan peringkat teratas. Everton yang ada di puncak klasemen sementara sudah mengumpulkan 13 poin. Sebaliknya Chelsea baru 8 poin dari 5 pertandingan, kemudian MU 6 poin dari 4 pertandingan. Jarak yang relatif jauh buat Chelsea dan MU kalau mau bersaing finis di tangga juara pada akhir musim. Apalagi pekan ini kedua klub malah harus bentrok. Buat yang kalah bisa-bisa makin jauh ketinggalan kereta.

Head to Head Premier League

Kompetisi Premier League dimulai pada 1992/1993. Sebelumnya kasta tertinggi Liga Inggris adalah Football League. Sejak era Premier League ini, MU dan Chelsea sudah bertemu sebanyak 56 kali. Hasilnya MU menang 17 kali, seri 21 kali, dan Chelsea menang 18 kali. Berdasarkan rekaman premierleague.com, dalam 56 pertandingan itu MU mencetak 72 gol dan Chelsea 71 gol. Terlihat sangat berimbang, bukan? Fakta itu yang membuat pertemuan antara MU dan Chelsea selalu sengit. Setidaknya permainan kedua tim ketika beradu di atas lapangan tidak pernah membosankan.

Tapi bagaimana dengan pertemuan MU dan Chelsea di luar pertandingan Premier League? Dari situs pencatat sejarah sepak bola 11v11, sejak 1905 diketahui dua tim ini sudah bentrok lebih dari 100 kali di berbagai ajang. Siapa yang lebih unggul? Jawabannya MU mencatat 81 kali menang, 51 kali seri, dan Chelsea menang 55 kali. Gol paling banyak dalam satu pertandingan yang tercipta ketika MU vs Chelsea terjadi saat League Division One pada 16 Oktober 1954. Pertandingan yang disaksikan 55.966 penonton di Stamford Bridge itu berakhir 6-5 untuk kemenangan tim tamu, MU. Enam gol MU dicetak Dennis Viollet (3 gol), Tommy Taylor (2 gol), dan Jackie Blanchflower. Dari Chelsea gol dihasilkan Seamus O'Connell (3 gol), Jim Lewis, dan Ken Armstrong.

Memori Luzhniki 2008

Dari sekian banyak pertemuan MU dan Chelsea, ada yang paling ikonis. Apa itu? Final Liga Champions 2008. Final itu merupakan pertama kali dalam sejarah Liga Champions mempertemukan sesama tim Inggris, alias derby Inggris. Baru terulang lagi pada 2018/2019 ketika Liverpool menghadapi Tottenham Hotspur.

 

Trofi Liga Champions – Foto: UEFA.com

 

Final MU dan Chelsea berlangsung di Stadion Luzhniki, Moskow, 21 Mei 2008. Pertandingan berlangsung alot. Dalam waktu normal selesai dengan 1-1. Termasuk perpanjangan waktu 2x15 masih bertahan sama kuat. MU unggul lebih dahulu pada menit ke-25. Gol dicetak Cristiano Ronaldo. Chelsea menyamakan kedudukan pada menit ke-45 melalui Frank Lampard yang sekarang menjadi manajer tim.

Akhirnya pertandingan diselesaikan lewat adu tendangan dari titik penalti. Lima penendang pertama sama-sama ada satu pemain yang gagal. Baru saat tos-tosan di penendang ketujuh MU keluar sebagai pemenang. Tembakan Nicolas Anelka tidak menemui sasaran, sementara eksekusi Ryan Giggs mampu berbuah gol. Akhirnya pertandingan selesai 6-5 buat MU.

Itu adalah pertandingan yang menguras fisik dan emosi. Bermain 120 menit ditambah adu penalti, siapa yang keluar sebagai juara akan selalu mengenangnya sebagai pencapaian monumental. Sedangkan buat yang kalah hanya jadi cerita kelam.

Cerita Mantan Pemain

Tidak asyik membicarakan head to head tanpa mengulik siapa pemain yang pernah memperkuat dua tim yang akan bertemu. Dalam hal ini siapa yang pernah memperkuat MU dan Chelsea. Dari MU ke Chelsea, atau Chelsea ke MU. Dari penelusuran dalam daftar pemain musim ini, tidak ada yang berstatus dari MU ke Chelsea. Hanya ada dari Chelsea ke MU.

 

Mantan Pemain Chelsea di MU, Nemanja Matić dan Juan Mata – Foto: Twitter.com/ManUtd

 

Ada dua pemain yang pernah berbaju Chelsea lalu pergi ke MU, tanpa transit alias direct. Mereka adalah Juan Mata dan Nemanja Matić. Juan Mata pernah memperkuat Chelsea pada 2011-2014 dan Nemanja Matić berkostum The Blues pada 2014-2017. Setelah itu mereka sama-sama pindah ke MU.

Juan Mata merupakan salah satu kepingan sukses ketika Chelsea menguasai Eropa. Ini bisa dilihat dari pencapaian juara Juan Mata bersama Chelsea, yaitu Liga Champions 2011/2012, Piala Dunia Klub 2012, dan Liga Europa 2012/2013. Juga pernah juara Piala FA 2011/2012.

Nemanja Matić juga tidak sedikit dalam menggapai gelar bersama Chelsea. Ada empat gelar juara yang pernah dikoleksi Nemanja Matić saat berseragam Chelsea: dua kali Premier League 2014/2015 dan 2016/2017, Piala FA 2009/2010, dan Piala Liga Inggris 2014/2015.

Musim ini Nemanja Matić sudah bermain 3 kali di Premier League. Saat menghadapi Brighton and Hove Albion FC, Tottenham Hotspur, dan  Newcastle United FC. Sementara Juan Mata agak terpinggirkan karena kondisinya belum bugar 100 persen. Di Premier League musim ini baru sekali main, pada 17 Oktober 2020 saat MU menang 4-1 atas Newcastle United.

Ole Gunnar Solskjær Vs Frank Lampard

Manajer Ole Gunnar Solskjær dan Frank Lampard saat masih bermain sama-sama pernah memperkuat tim yang ditangani sekarang. Solskjær menjadi pemain MU pada 1996-2007. Frank Lampard adalah pemain Chelsea pada 2001-2014. Dari periode main di masing-masing tim, mereka masuk dalam daftar legenda.

Setelah banting setir menjadi pelatih, Ole Gunnar Solskjær dikontrak MU pada 19 Desember 2018. Sedangkan Frank Lampard masuk menjadi manajer Chelsea pada 4 Juli 2019. Dari catatan mereka sebagai manajer, sudah bertemu sebanyak empat kali. Dua kali di Premier League dan masing-masing satu kali di Piala Liga serta Piala FA.

Hasilnya Solskjær lebih unggul atas Frank Lampard. Karena dari empat kali pertemuan itu MU menang 3 kali, sementara Chelsea hanya 1 kali. MU memenangi dua pertemuan di Premier League 2019/2020 dengan angka 4-0 (kandang) dan 2-0 (tandang). Di Piala Liga 2019/2020 MU menang atas Chelsea 2-1 di London. Sedangkan Chelsea menang 3-1 atas MU di Piala FA di Old Trafford.

Dengan catatan Solskjær dan Frank Lampard seperti itu, kira-kira pertemuan jilid pertama di Premier League musim ini akan dimenangkan siapa? Atau hasilnya akan seri? Kita tunggu saja, Pria Intersport.

SAMPAIKAN KOMENTAR