Persib Penasaran Liga 1, Bali United Fokus Piala AFC
18
Jun
2021
0 Comment Share Likes 149 View

Liga 1 2021 akan dimulai bulan Juli mendatang. Jadi sekarang merupakan masa pramusim buat para tim peserta. Total 18 tim akan bersaing menjadi yang terbaik di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Termasuk Persib dan Bali United yang dalam beberapa tahun terakhir secara tradisional selalu menjadi favorit juara.

Maka itu menarik untuk mengetahui bagaimana kondisi skuat Persib dan Bali United jelang kompetisi musim ini. Terlebih buat Serdadu Tridatu yang kali ini juga berkompetisi di Piala AFC 2021. Pastinya mereka harus punya persiapan maksimal. Sebab, ada nama besar dan prestise yang dipertaruhkan tiap kali kedua tim ini bertanding.

Maung Bandung Penasaran

 

Persib – Foto: persib.co.id

 

Kita mulai dari Persib yang musim ini harus menuntaskan rasa penasaran, setelah Liga 1 2020 dihentikan permanen. Mengapa Maung Bandung penasaran? Karena saat kompetisi musim 2020 dihentikan, posisi Persib ada di puncak klasemen. Walau kompetisi baru bergulir tiga pekan, tim arahan pelatih Robert Alberts ini memperlihatkan potensi besar untuk terus memimpin klasemen. Sayangnya gairah tinggi dalam skuat Persib karena mampu menempati posisi itu harus terhenti. Layu sebelum berkembang, karena pandemi COVID-19.

Sekarang Persib harus memulai dari nol lagi. Mencari momentum untuk bisa langsung bertengger di papan atas, supaya perjalanan dalam semusim bisa stabil. Tapi apakah akan semudah itu? Maka itu persiapan selama pramusim menjadi kunci. Termasuk perbaikan dalam skuat, disesuaikan dengan peta persaingan yang diperkirakan terjadi.

Secara garis besar pemain yang menghuni skuat Persib di musim 2021 tidak jauh dari Piala Menpora 2021 yang beberapa waktu lalu bergulir. Namun ada bongkar pasang pemain, khususnya tenaga asing. Walaupun tidak semua pemain asing diganti. Dari barisan pemain lokal juga terus dibenahi. Sebab ada yang kontraknya sudah habis dan enggan memperpanjang kontrak lagi, atau sebaliknya.

Robert Alberts mengakui kalau sekarang sedang melakukan bongkar dan pasang pemain. Satu yang pasti, kata menir Belanda itu, komposisi pemain Pangeran Biru saat ini belum lengkap. Ada beberapa pemain yang cedera, atau belum bisa datang untuk mengikuti pramusim. Salah satunya pemain asal Belanda, Geoffrey Castilion. Pemain di posisi striker itu masih terus dinantikan kehadirannya di Bandung.

"Musim lalu kami punya pramusim yang normal, sehingga membangun tim dengan semua pemain yang tersedia. Saat itu kami punya dua striker yang bugar dan lini tengah berkualitas," kata Robert Alberts, menjelaskan perbandingkan dengan persiapan musim lalu. "Kalau pramusim 2021 sejauh ini kami kehilangan kekuatan di lini tengah dan dua striker yang belum berlatih bersama," ia menambahkan.

Menurut mantan pelatih PSM itu bukan pekerjaan mudah membangun tim dari awal. Apalagi dengan materi pemain yang belum lengkap. "Kami sudah coba memainkan semua pemain setelah satu tahun tidak ada kompetisi. Sementara ini untuk hasil pertandingan menjadi hal kedua, terpenting harus mengembalikan filosofi permainan dulu," tutur Robert Alberts.

Contoh terbaru bongkar pasang tenaga dalam skuat Persib yang sedang dilakukan adalah menyetujui proposal peminjaman kiper Dhika Bayangkara. Proposal itu dikirimkan sesama tim Liga 1, Persita. Persib tidak keberatan meminjamkan kiper Dhika karena M. Natsir alias Deden sudah pulih dari cedera patah tulang fibula. Selama dua tahun menepi Deden akhirnya kembali. Maka Dhika Bayangkara dikirimkan ke Persita sebagai pemain pinjaman.

Sementara ini dari daftar pemain Persib yang sudah paten untuk diturunkan di Liga 1 2021 antara lain Made Wirawan, Supardi, Nick Kuipers, Achmad Jufriyanto, Ardi Idris, Dedi Kusnandar, Esteban Vizcarra, Febri Hariyadi, Frets Butuan, Ferdinand Sinaga, hingga Ezra Walian. Masih ada lagi pemain seperti Beckham Putra Nugraha, Gian Zola Nugraha, M. Natsir, Wander Luiz, Abdul Aziz, Mario Jardel, Saiful, hingga Teja Paku Alam. Geoffrey Castilion juga terus ditunggu kehadirannya oleh tim pelatih Persib.

Sebagai rangkaian persiapan dalam pramusim sekarang, Persib menjalani fase uji coba. Lawan-lawan yang dihadapi begitu beragam. Misalnya Porda Jabar, PS Tira, hingga PSKC. Mereka adalah tim amatir, sesama Liga 1, dan tim dari kasta kedua kompetisi Tanah Air, Liga 2. Dengan menghadapi lawan yang ringan dan seimbang, diharapkan bisa membangkitkan naluri mencetak gol sebanyak-banyaknya. Karena mencetak gol itu penting, sehingga harus dibiasakan dalam masa persiapan.

Sebagai persiapan akhir sebelum turun di Liga 1 2021, bisa jadi Piala Wali Kota Solo 2021 menjadi tempat menguji kematangan Persib. Turnamen pramusim yang rencananya diselenggarakan di Stadion Manahan pada 29 Juni hingga 4 Juli 2021 itu, Persib bakal bertemu dengan lawan-lawan bagus. Sebab di sana juga ada tim sesama Liga 1 yang menjadi unggulan, misalnya Arema FC, Bali United, hingga Bhayangkara FC. Ada juga tim dari Liga 2, yaitu Rans Cilegon FC, Dewa United, Persis, dan PSG Pati.

Bali United Fokus Dulu Ke AFC 2021


Bali United – Foto: baliutd.com

 

Sekarang beralih ke Bali United. Juara Liga 1 2019 itu sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan skuat untuk turun di Piala AFC 2021. Kompetisi kasta kedua Asia ini diselenggarakan memakai sistem gelembung. Jadi tiap grup dipusatkan di satu tempat atau istilahnya home tournament. Berdasarkan undian beberapa waktu lalu, Bali United masuk Grup G. Bersama Hanoi FC, Boeung Ket, dan pemenang play-off ASEAN 2.1 antara FC Chanthabouly vs Kasuka FC.

Pada fase grup Piala AFC 2021 ini Bali United berpeluang menjadi tuan rumah. Pasalnya Hanoi yang semula telah ditetapkan sebagai tuan rumah memilih melepas status itu. Angka COVID-19 yang naik terus di Vietnam, membuat Hanoi angkat tangan. AFC lantas coba mencari pengganti dan salah satunya ditawarkan kepada Bali United. Namun Bali United belum memberikan jawaban. Itu karena COVID-19 di Indonesia juga sedang mengkhawatirkan. Namun apapun nanti AFC akan mengambil keputusan dan semua tim harus tunduk main di mana.

Jadwal pertandingan sudah dibuat AFC. Bali United akan bermain pada Rabu 30 Juni 2021 melawan Boeung Ket, Sabtu 3 Juli 2021 menghadapi pemenang play-off, dan Selasa 6 Juli 2021 meladeni Hanoi FC. Melihat urutan pertandingan itu, Bali Unite dinilai punya peluang untuk lolos ke babak gugur atau fase knock-out. Kuncinya dua laga awal Bali United bisa memenangi pertandingan. Tinggal di laga terakhir Hanoi FC yang punya kekuatan seimbang, yang harus dihadapi dengan penuh perhitungan.

Adapun persiapan Bali United menuju Piala AFC 2021 adalah mengikuti Tour de Java di Solo. Lawan-lawan yang dihadapi PSIM dan Persis dari Liga 2 dan PS Barito Putera, sesama tim Liga 1. Rangkaian pertandingan itu diselenggarakan masing-masing dua kali tiap menghadapi tim. Hasilnya lumayan untuk mengukur kesiapan skuat Bali United sebelum turun di Piala AFC 2021, termasuk persiapan ke Liga 1 2021. Walaupun di tengah partisipasi Tour de Java, pelatih kepala Stefano Cugurra harus pulang ke Brasil karena ada urusan pribadi. Posisinya sementara digantikan asisten pelatih Antonio Claudio.

Sekarang ini setidaknya Bali United sudah punya 22 pemain yang siap diturunkan untuk Piala AFC 2021. Siapa saja mereka? Mayoritas tetap pemain dari musim 2020 yang dihentikan, ditambah dengan tambal sulam karena ada kontrak pemain yang tidak diperpanjang. Siapa saja pemain Bali United sekarang ini? Berikut daftarnya:

Kiper

Wawan Hendrawan, Samuel Reimas, Rakasurya, Nadeo Argawinata

Belakang

Dias Angga, Leonard Tupamahu, Willian Pachecoi, Michael Orah, Andhika Wijaya, Gunawan Dwi Cahyo, Agus Mahendra

Tengah

Brwa Nouri, Rizky Pellu, Stefano Lilipaly, Taufiq, Diego Assis, M. Fadhil, Gavin Kwan Adsit

Depan

Fahmi Al Ayyubi, Melvin Platje, Ilija Spasojevic, Kadek Dimas

Dengan komposisi pemain seperti itu Bali United merasa sudah siap untuk turun di Piala AFC 2021. Kebersamaan dan kekompakan bermain menjadi andalan Bali United karena tidak banyak materi pemain yang berubah. Jadi satu pemain dengan yang lainnya, sudah saling mengerti konsep permainan yang diinginkan pelatih.

Sebagai tambahan tes terakhir Bali United dalam pramusim rencananya dilakoni dalam turnamen Piala Wali Kota Solo 2021. Ajang itu rencananya digulirkan di Stadion Manahan Solo pada 20-26 Juni 2021. Tapi ternyata pelaksanaannya ditunda karena pandemi COVID-19 yang meningkat di Jawa Tengah. Jadwal terbaru adalah 29 Juni-4 Juli 2021. Jadwal baru itu jelas menabrak tugas Bali United di fase grup Piala AFC 2021. .Jadi belum dipastikan bagaimana keikutsertaan Serdadu Tridatu di turnamen itu.

Persib dan Bali United Layak Diperfavoritkan

Melihat persiapan Persib dan Bali United pada masa sekarang ini, memang belum 100 persen selesai. Tapi melihat perjalanan mereka dalam melakukan persiapan, agaknya tidak berlebihan jika menaruh dua tim ini dalam daftar favorit. Baik di kompetisi nasional maupun internasional.

Persib sebagai tim tradisional yang sarat prestasi, bakal memperlihatkan jati diri terbaiknya di Liga 1. Sedangkan Bali United setidak-tidaknya di fase grup Piala AFC 2021 boleh diyakini tidak akan menemui kesulitan. Termasuk nanti partisipasi di Liga 1. Setuju, Pria Intersport?

SAMPAIKAN KOMENTAR