Persiapan Persib Bandung & Bali United: Bidik Hasil Maksimal
18
Mar
2021
1 Comment Share Likes 455 View

Sepakbola Indonesia bersiap untuk menggeliat kembali. Setelah absen lebih dari setahun lamanya, dunia sepakbola tanah air kembali ramai dengan digelarnya Piala Menpora. Turnamen yang diikuti oleh 17 klub Liga 1 tersebut rencananya akan menjadi kompetisi pra-musim sekaligus persiapan jelang bergulirnya kompetisi liga yang sesungguhnya.

Sebagai dua tim papan atas di Indonesia, Persib Bandung dan Bali United jelas tidak ingin sekadar lewat di kesempatan ini. Berbekal persiapan yang matang, dua kesebelasan tersebut mengincar hasil maksimal di ajang Piala Menpora. Seperti apa persiapan kedua tim? Simak laporan selengkapnya berikut ini.

Persib Bandung: kental aroma Belanda

Menghadapi Piala Menpora 2021, Persib tergolong tim yang cukup aktif dalam melakukan persiapan. Selain mempertahankan anggota skuad musim 2020 yang sempat mendapatkan tiga kemenangan beruntun, Persib juga memperkuat timnya dengan beberapa rekrutan anyar.

Dari sisi pelatih, Persib masih memberikan kepercayaan kemudi tim pada Robert Rene Alberts. Juru latih asal Belanda tersebut juga masih dibantu oleh asistennya seperti pelatih kiper, Luizinho Passos yang baru saja menandatangani perpanjangan kontrak.

Aroma Belanda juga sangat kental di antara pemain. Selain Nick Kuipers dan Geoffrey Castillion yang sudah bersama Persib sejak musim lalu, kedatangan Ezra Walian juga menambah kental pasukan Belanda di klub kebanggaan Kota Bandung tersebut. Pemain keturunan Indonesia-Belanda tersebut didatangkan dari PSM Makassar tepat di hari ulang tahun Persib. Ezra dikontrak dengan durasi cukup panjang, yaitu tiga tahun. Kedatangannya diharapkan dapat mempertajam lini depan Maung Bandung mengingat Castillion saat ini tengah dipinjamkan ke Como FC.

Ezra Walian menambah aroma Belanda di skuad Persib (foto: VIVA)

 

Aktivitas Persib di bursa transfer memang cukup bergairah. Selain berhasil mempertahankan servis pemain-pemain kunci musim lalu, Persib juga aktif mendatangkan pemain baru. Selain Ezra Walian, Persib juga ‘memulangkan’ Ferdinand Sinaga. Pemain berjuluk the dragon tersebut merupakan bagian tim Persib saat juara Liga Super pada 2014 silam.

Selain dua nama di atas, Persib dikabarkan masih mengincar satu gelandang asing berpaspor Asia guna melengkapi slot pemain asing. Nantinya gelandang ini akan mengisi pos yang ditinggalkan oleh Omid Nazari.

Bali United: percaya kekuatan lama

Sedikit berbeda dengan Persib, Bali United lebih pasif di bursa transfer kali ini. Secara umum Bali United masih diperkuat oleh sebagian besar skuad yang menjuarai Liga 1 2019. Mereka juga masih diperkuat legiun tambahan yang masuk di permulaan musim 2020, seperti Nadeo Argawinata atau Lerby Eliandry.

Bali United justru kehilangan dua pemain asingnya, Brwa Nouri dan Melvin Platje. Keduanya lepas dengan status pinjaman. Nouri dipinjamkan ke kontestan Liga Irak, Zarkho FC. Sementara Platje pulang kampung ke Belanda memperkuat De Graafschap di Eerste Divisie. Keduanya pergi ketika kompetisi di Indonesia belum menemui kejelasan, dan akan kembali sebelum Piala AFC 2021 pada Juni mendatang. Selain itu, Bali juga harus turun tanpa playmaker andalannya, Paulo Sergio yang tidak memperpanjang kontrak.

Pergerakan impresif Bali United di bursa transfer lebih kepada mempertahankan skuad mewahnya. Pasalnya, beberapa pemain kerap dirumorkan bakal pindah ke tim lain, seperti Stefano Lilipaly yang dirumorkan bakal merapat ke Persib atau Borneo FC. Nyatanya, Bali United mampu mempertahankan figur-figur penting. Selain Lilipaly, Ilija Spasojevic, Willian Pacheco, hingga pelatih kepala Stefano ‘Teco’ Cugurra berhasil diamankan.

Tak hanya itu, lepasnya dua pemain asing disiasati Serdadu Tridatu dengan pembelian pemain yang jempolan. Tak hanya dari segi kualitas, tapi juga dari sisi keseimbangan tim. Misalnya, lepasnya Nouri ditutupi dengan pembelian pemain di posisi serupa, yaitu Rizky Pellu. Kepergian Paulo Sérgio ditambal dengan datangnya Diego Assis. Sementara hengkangnya Platje disiasati dengan mendatangkan Ilham Udin Armayn.

Diego Assis jadi salah satu rekrutan Bali United (foto: Suara)

 

Genjot persiapan di lapangan

Tanpa laga kompetitif selama setahun penuh, kondisi fisik dan mental pemain dari Persib dan Bali United tentunya masih jauh dari ideal. Hal ini yang menjadi perhatian utama dari tim pelatih kedua kesebelasan tersebut jelang Piala Menpora. Harapannya nanti, ketika kompetisi digelar, pemain sudah berada dalam kondisi puncaknya.

Tim pelatih Persib sudah merancang program sejak akhir Februari. Sejak latihan di awal Maret, Robert Alberts sudah menggeber fisik anak asuhnya dengan berlatih dua kali sehari. Pelatih berusia 66 tahun tersebut juga membuat program khusus bagi pemain yang bergabung belakangan, seperti Ferdinand dan Wander Luiz, agar kondisinya tidak tertinggal jauh dengan rekan-rekannya yang lain.

Sementara itu, skuad Bali United juga sudah intensif melakukan latihan fisik. Selama beberapa hari terakhir, Fadil Sausu dkk menjalani latihan fisik di Pantai Nusa Dua, Bali. Menurut Teco, berlatih di pantai selain memberikan suasana baru juga cenderung lebih aman dibandingkan berada dalam pusat kebugaran seperti gym yang tertutup. Latar belakang Teco yang juga pelatih fisik membuat eks pelatih Persija tersebut sangat menaruh perhatian pada kondisi fisik anak asuhnya.

Skuad Bali United berlatih di pantai (foto: Radar Bali)

 

Prediksi taktikal kedua tim di Piala Menpora

Persib dan Bali United akan tergabung di Grup D yang akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Keduanya bakal langsung saling berhadapan di matchday perdana pada 24 Maret mendatang. Keduanya akan saling sikut dengan Persiraja Banda Aceh dan Persita Tangerang guna memperebutkan tiket ke babak selanjutnya.

Dengan komposisi pemain dan pelatih yang tidak jauh berbeda, kedua tim nampaknya masih akan menurunkan pola permainan yang sama dengan musim sebelumnya. Begitu juga dengan strategi yang akan digunakan. Perubahan yang mungkin terjadi adalah intensitas permainan yang bakal lebih menurun akibat lama absen di laga kompetitif.

Persib kemungkinan akan turun dengan formasi 4-4-2. Struktur tersebut memungkinkan Pangeran Biru untuk memaksimalkan lini serang mewahnya, seperti Wander Luiz, Ezra Walian, dan Ferdinand Sinaga. Lini serang akan dibantu kreativitas dan eksplosivitas dari lini tengah melalui sosok Febri Haryadi atau Esteban Vizcarra.

 

Wander Luiz jadi tumpuan lini serang Persib (foto: Pikiran Rakyat)

 

Formasi 4-4-2 akan membawa Persib tampil lebih menyerang. Untuk itu, lini tengah dan belakang harus solid. Di lini tengah Persib akan mengandalkan pemain senior seperti Dedi Kusnandar untuk menjaga keseimbangan. Di lini belakang, duet Nick Kuipers dan Victor Igbonefo akan mempersulit lawan untuk menembus gawang yang dijaga oleh Teja Paku Alam.

Sementara itu, Bali United arahan Teco mungkin akan tampil lebih seimbang dalam pola 4-3-3 atau 4-2-3-1. Trio Lilipaly, Spaso, dan Diego Assis akan menjadi tumpuan Bali dalam membongkar pertahanan lawan. Kehadiran Rizky Pellu akan melengkapi keseimbangan lini tengah yang sebelumnya diperkuat Fadil Sausu, Taufik, Hariono, serta pemain muda seperti Sidik Saimima dan Kadek Agung.

Sebagai tim dengan basis dukungan yang masif, sudah barang tentu pertandingan yang melibatkan Persib dan Bali United akan diminati dalam jumlah besar. Walaupun begitu, kondisi pandemi belum memungkinkan untuk penonton menghadiri pertandingan langsung di stadion. Untuk Pria Intersport yang ingin mendukung tim jagoannya, jangan lupa untuk tetap dukung Maung Bandung dan Serdadu Tridatu untuk Piala Menpora 2021 dari rumah, ya!

SAMPAIKAN KOMENTAR