Gareth Bale, Talenta Besar Dari Bangsa Wales
15
Jul
2021
0 Comment Share Likes 103 View

Di ibu kota Wales, Cardiff, 16 Juli 1989 silam lahirlah seorang pemuda yang kelak akan memecahkan rekor transfer dalam dunia sepakbola. Ia adalah Gareth Bale yang terlahir dari seorang Ibu bernama Debbie Bale dan ayahnya Frank yang seorang mantan kepala sekolah. Bale sendiri adalah keponakan dari Chris Pike, mantan pemain sepakbola klub raksasa Wales, Cardiff City.

Bale mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar Eglwys Newydd, Kota Whitchurch. Sedari kecil Bale memang sudah sangat menggemari sepakbola. Bahkan sejak di sekolah ini Bale sudah menunjukkan potensinya dan mencuri perhatian salah satu klub Liga Inggris, Southampton. 

Bale kemudian melanjutkan masuk sekolah tinggi di Cardiff Whitchurch. Di sekolah ini, dia tidak hanya lihai bermain sepakbola,tetapi banyak cabang olahraga lain semisal rugby, hoki dan mantan pemain Real Madrid ini juga unggul dalam cabang atletik. Bahkan, saat usianya baru menginjak 14 tahun, Bale mengatakan bahwa ia mampu berlari sprint 100 meter hanya dalam waktu 11,4 detik.

Awal Karir

Pada tanggal 17 April 2006, ketika usianya belum genap 17 tahun (tepatnya 16 tahun 275 hari), Bale menjadi pemain termuda kedua yang pernah membela Southampton. Sebelumnya ada Theo Walcott yang 132 hari lebih muda dari Bale. Bale melakukan debut dalam laga Southampton kontra Millwall dengan kemenangan 2-0 bagi The Soton.

Selebrasi Gareth Bale saat menciptakan namanya di papan skor untuk pertama kalinya Sumber : twitter.com/Squawka 

 

Momen bersejarah berikutnya adalah pada 6 Agustus 2006, Bale mencatatkan namanya di papan skor untuk pertama kalinya. Melalui sebuah tendangan bebas bale berhasil menggetarkan gawang Derby County untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang sama kuat 2-2 menjadi penanda sejarah seorang Gareth Bale di Pride Park Stadium.

Bale kembali menunjukkan bakatnya terutama dalam hal tendangan bebas ketika melawan Coventry City di St.Mary Stadium pada musim 2006-07. Pamor Bale sebagai spesialisasi tendangan bebas kembali teruji ketika klubnya berhadapan dengan West Bromwich Albion. Pemain Tottenham Hotspur ini berhasil menggetarkan gawang lawan dengan sebuah tendangan bebas ciamik. 

16 Desember 2006 Gareth Bale sudah mencetak 5 gol bagi Southampton. Itu berkat sebuah gol penyeimbang keadaan ketika timnya melawan Sunderland setelanya lagi-lagi melalui sebuah tendangan bebas ketika The Soton berhadapan dengan Hull City. Bale juga turut serta mencetak ketika Southampton bermain di kandang dalam laga konta Norwich City.

Berkat penampilan gemilangnya, pada bulan Desember 2006, Gareth Bale diganjar oleh penghargaan Carwyn James untuk Young Sports Personality of the Year, Wales BBC Sports dan Football League Young Player of the Years pada mendia 4 Maret 2007. 

Awak media menganggap musim perdana pemain yang mendapat julukan Tarzan ini sebagai sesuatu yang luar biasa. Meski bermain dari posisi bek sayap kiri, Bale mampu menunjukkan potensinya kepada khalayak sepakbola dunia sebagai salah satu pemain muda berbakat.

12 Mei 2007 adalah laga terakhir Gareth Bale bersama klub profesional pertamanya, Southampton. Kala itu The Soton berhadapan dengan Derby County dalam leg pertama semifinal playoff Championship. Dalam laga tersebut Bale mengalami cedera dan memaksa ia harus absen di leg kedua. Bale membuat 45 kali penampilan bersama Southampton dan sukses membukukan 5 gol sepanjang musim berjalan.

Langkah Besar Pindah ke Tottenham Hotspur

Tahun 2007 Gareth Bale bergabung di Tottenham Hotspur. Sumber : planetfootball.com

 

25 Mei 2007 adalah momen bersejarah Gareth Bale dengan keputusannya pindah ke salah satu klub besar Liga Inggris, Tottenham Hotspur. Bale menandatangani kontrak berdurasi 4 tahun dengan biaya awal 5 juta Poundsterling. Nilai ini berpotensi naik hingga 10 juta poundsterling dengan klausul berdasarkan penampilan Bale. Selanjutnya Tottenham membayar 2 juta Pounds untuk pelunasan Bales pada tahun 2008. Total 7 juta Pounds uang yang harus The Spurs keluarkan untuk seorang Gareth Bale saat itu.

Bale memulai debutnya bagi Tottenham Hotspur ketika berlaga melawan Athletic St Patrick dalam sebuah laga persahabatan di tanggal 12 Juli 2007. Bale hanya bermain hingga menit ke 80 sebelum akhirnya digantikan oleh rekannya. Pemain tim nasional Wales tersebut melakukan debut di kompetisi resmi bersama Tottenham ketika mereka kontra Manchester United. Pada pertandingan kedua melawan Fulham, Bale mencetak gol pertamanya dengan skor akhir imbang 3-3 untuk kedua tim pada 1 September 2007. Bale yang berlari kencang di sisi kiri penyerangan  The Spurs berhasil menceploskan bola setelah menerima umpan dari Robbie Keane. 

Kemudian pundi-pundi gol Gareth Bale kembali bertambah. Korban selanjutnya adalah salah satu klub raksasa Inggris, Arsenal dalam duel Derbi London Utara. Bale mencetak gol melalui eksekusi tendangan bebas. Kaki kiri Bale melakukan tendangan terukur menghujam sisi kanan bawah jala gawang Arsenal. Walaupun pada saat itu Bale dkk harus menelan kekalahan 1-3 setelah Arsenal mengunci kemenangan melalui dua gol Emmanuel Adebayor dan sebuah tendangan keras Cesc Fabregas dari luar kotak penalti. 

Perjalanan karir Gareth Bale berlanjut dengan puncaknya di musim 2010-11 ketika Tottenham Hotspur berlaga di Liga Champions menghadapi klub raksasa Italia, Internazionale Milan. Bale mencetak hattrick pertamanya di level kompetitif senior dalam laga yang di Giuseppe Meazza tersebut. Walaupun The Spurs menelan kekalahan 3-4 tetapi publik sepakbola bola akan selalu mengingat penampilan Bale dalam pertandingan tersebut.

2 November pada leg kedua di White Hart Lane Stadium,Bale memberikan asisst untuk Peter Crouch dan penyerang The Spurs lainnya, Roman Pavlyuchenko guna memberikan kemenangan bagi klub London Utara tersebut. Berkat penampilan gemilangnya di malam itu, Bale diganjar gelar Man of The Match.

Meski banyak diminati oleh klub besar lainnya, pada 19 Maret 2011 memperpanjang masa baktinya di Spurs hingga tahun 2015. Sebulan berselang, tepatnya 17 April 2011, Bale mendapat gelar prestisius sebagai PFA of the Year ditengah banyaknya kabar yang santer beredar tentang ketertarikan klub lain seperti Chelsea, Barcelona dan Real Madrid.

Berlanjut ke musim 2012-13, Gareth Bale mengubah nomor kostumnya dar 3 ke nomor 11. Pemain berkaki kidal ini mencetak gol perdananya di musim tersebut ketika Tottenham bertandang ke kandang Reading demi kemenangan 3-1. 

29 September menjadi momen penting bagi Tottenham dan Bale, pasalnya sang pemain berhasil mencetak gol keduanya. Kali ini ke gawang Setan Merah, Manchester United dan berhasil mengantarkan Spurs ke kemenangan 3-2. Ini adalah kemenangan pertama mereka di  Stadion Old Trafford sejak paceklik tahun 1989.

Bale juga mencetak hattrick pertamanya di Liga Premier Inggris setelah Spurs berhasil menghadapi Aston Villa dengan skor telak empat gol tanpa balas. Pada pertandingan Piala FA melawan Coventry CIty, Bale kembali mencetak gol dan memberikan assist bagi terciptanya gol oleh Clint Dempsey.

Pindah ke Real Madrid, Rekor Transfer Dunia

Pada 1 September 2013, Gareth Bale memutuskan untuk melanjutkan petualangannya di kancah sepakbola dengan bergabung ke raksasa sepakbola Spanyol, Real Madrid. Bale menandatangani kontrak berdurasi 4 tahun dan membuat Ia akan di Santiago Bernabeu, markas Real Madrid, hingga 2018.

Kepindahan Bale ke Real Madrid dengan biaya transfer yang diyakini sebesar 85,3 juta poundsterling menjadi rekor dunia transfer termahal saat itu. Hal ini juga memecahkan rekor transfer sebelumnya yang juga dilakukan oleh Real Madrid ketika klub kaya raya ini mendatangkan mega bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo dengan nominal transfer 80 juta poundsterling media 2009 silam.

Pemain dengan nomor punggung 11 ini mencetak gol pertamanya juga pada debut pertamanya bersama Real Madrid. Bale mencetak gol pada menit ke-38 ketika Madrid berhadapan dengan Villareal dalam laga lanjutan La Liga. Bale tidak bermain penuh di pertandingan tersebut dan harus digantikan oleh Angel di Maria.

Bale menempuh pertandingan keduanya bersama Real Madrid ketika klubnya bertarung melawan Galatasaray di Liga Champions. Los Galacticos sukses mengandaskan perlawanan klub Turki tersebut dengan skor telak 6-1. Walaupun tidak bermain penuh, Bale sukses memberikan umpan bagi terciptanya gol oleh Cristiano Ronaldo.

Pada 30 November, Bale membukukan hattrick untuk Real Madrid dalam laga melawan Real Valladolid. Selain mencetak tiga gol, Bale juga memberi assist demi terciptanya gol oleh Karim Benzema dan melengkapi kemenangan empat gol tanpa balas Real Madrid.

Mudik Kembali ke Tottenham Hotspur

Awal musim 2020-21, Bale kembali lagi ke White Hart Lane markas Tottenham Hotspurs dengan status pemain pinjaman. Sayangnya, penampilan Bale di klub lamanya itu kurang memberi pengaruh berarti bagi permainan anak asuh Jose Mourinho ini.

Di laga, UEFA Euro 2020 pun Bale tidak mampu menolong tim nasional negara untuk dapat melaju jauh di turnamen akbar negara Eropa tersebut. Gareth Bale dkk harus mengakui kehebatan tim dinamit, Denmark, dengan skor telak empat gol tanpa balas dalam babak perdelapan final Euro 2020. Sebelumnya Wales berhasil lolos dari grup A sebagai runner up di bawah Italia.

Menarik disimak bagaimana permainan Bale di musim depan bersama Tottenham Hotspur di bawah suhan The Special One, Jose Mourinho. Khalayak sepakbola dunia merindukan gaya permainan Bale terutama dengan kemampuannya berlari dengan kecepatan hingga 36,9 km/jam.

SAMPAIKAN KOMENTAR