Final Dini: Italia vs Spanyol, Duel Sengit Dua Kandidat Juara di Babak Semifinal
06
Jul
2021
0 Comment Share Likes 104 View

UEFA Euro 2021 sudah memasuki bab semi final. Final dini tersaji di babak ini mempertemukan Italia dan Spanyol, dua kesebelasan yang sedari awal turnamen sudah digadang-gadang akan memenangkan perhelatan 4 tahunan ini. Mereka akan melawat ke Britania Raya di Stadion Wembley nanti malam, 7 Juli 2021, guna memperebutkan satu tempat di partai puncak.

Gli Azzurri punya misi untuk menjadi yang terbaik di EURO 2020. Foto: thesefootballtimes.co

 

Tim Azzurri melaju ke babak semifinal setelah sebelumnya di fase perempat final mengandaskan perlawanan Belgia, tim peringkat 1 dalam rangking FIFA saat ini, dengan skor tipis 2-1. La Furia Roja berhasil membuat Xherdan Shaqiri dkk harus pulang lebih dulu setelah menang adu penalti di perempat final dan memastikan satu tiket ke 4 besar gelaran kali ini.

Kembali ke partai Italia melawan Spanyol, secara head to head pertemuan kedua tim, setidaknya mereka sudah bertemu dalam 34 pertandingan Internasional. Spanyol lebih unggul dengan 12 pertandingan kemenangan dibandingkan Italia yang baru menang 9 kali Ketika kedua kesebelasan beradu kuat di rumput hijau.

Sejarah Pertemuan Dua Raksasa

Tapi, lain cerita di perhelatan Euro edisi kali ini. Italia melaju dari fase grup dengan sangat gagah setelah mampu melibas habis semua pertandingan dengan poin sempurna 9. Sementara Spanyol cukup terseok di Grup E dengan hanya mampu mencapai posisi kedua di bawah Swedia dengan hanya 5 poin.

Di perhelatan Euro edisi sebelumnya, Italia dan Spanyol tercatat sudah 3 kali bersua di babak sistem gugur (knock out). Berikut ini adalah hasil dari 3 pertemuan terakhir mereka di ajang bergengsi antar negara Benua Biru tersebut:

Perempat Final Euro 2008 :

Italia 0-0 Spanyol

(Spanyol menang 4-2 pada babak adu penalti)

Final Euro 2012

Italia 0-4 Spanyol

16 Besar Euro 2016

Italia 2-1 Spanyol

 

La Furia Roja siap berikan penampilan terbaiknya melawan Italia. Foto: indianexpress.com

 

Jika menilik lebih jauh berdasarkan peringkat yang dirilis FIFA di laman resmi mereka (27 Mei 2021), kedua kesebelasan ini hanya berselisih satu peringkat. Skuad asuhan Luis Enrique unggul dengan berada di posisi ke-6, sedangkan anak didik Roberto Mancini tepat di bawahnya, yakni di peringkat ke 7.

Sebagai kilas balik, berikut kami tampilkan sejarah pertandingan Italia dan Spanyol selama ajang EURO 2021, ini sebelum akhirnya mereka beradu tajam di babak semifinal:

Empat pertandingan terakhir Italia di UEFA Euro 2021:

Italia 3-0 Turki (penyisihan grup A)

Italia 3-0 Swiss (penyisihan grup A)

Italia 1-0 Wales (penyisihan grup A)

Italia 2-1 Austria (babak 16 besar)

Italia 2-1 Belgia (babak perempat final)

Empat pertandingan terakhir Spanyol di UEFA Euro 2021:

Spanyol 0-0 Swedia (penyisihan grup E)

Spanyol 1-1 Polandia (penyisihan grup E)

Spanyol 5-0 Slovakia (penyisihan grup E)

Spanyol 5-3 Kroasia (3-3, 2-0, babak 16 besar)

Spanyol 1-1 Swiss (Spanyol menang 3-1 adu pinalti, babak perempat final)

Badai Cedera Kedua Kubu

 

Spinazzola yang harus menepi karena cedera. Foto: bola.okezone.com

 

Dari kubu Italia, dua pemain terpaksa harus mangkir dari pertandingan ini karena cedera yaitu Leonardo Spinazzola dan Alessandro Florenzi. Untuk Spinazzola ini akan menjadi pukulan telak dan signifikan bagi Roberto Mancini mengingat pentingnya posisinya dalam strategi juga rencana yang dibangun oleh sang pelatih. Kabarnya, tim medis mengonfirmasi bahwa bek kiri ini akan absen dan masuk ke ruang perawatan selama 4 pekan karena cedera tendon Achilles yang di alaminya saat berlaga melawan Belgia. Kini, pemain kunci Gli Azzurri  pada pertandingan nanti tampaknya akan berada di pundak Emerson Palmieri yang diharap dapat menggantikan posisi punggawa Roma ini.

Tidak berhenti sampai di situ, tim medis pun meragukan Giovanni Di Lorenzo untuk bisa tampil mengingat kondisinya yang cedera ringan.

Di pihak tim sebelah, petaka besar sudah dihadapi oleh Spanyol sejak awal perhelatan ini berlangsung, kiper utama Manchester United sekaligus penjaga garis pertahan terakhir timnas, David De Gea, harus menepi sedari Euro 2020 dimulai. Sementara itu, sayap Paris Saint-Germain, Pablo Sarabia juga diragukan untuk tampil dalam laga semifinal ini karena cedera otot paha pada pertandingan sebelumnya di perempat final Ketika Spanyol melawan Swiss. Pada pertandingan nanti malam, tampaknya posisi Sarabia akan digantikan oleh Dani Olmo. Sang pemain sendiri terbukti memberi pengaruh yang baik dalam dua pertandingan terakhir walaupun ia memulai dari bangku cadangan.

Sajian Pertandingan Keras Nan Alot

Laga semifinal antara Italia dan Spanyol diprediksi akan berjalan alot. Karena kedua tim memiliki kedalaman skuad dan level permainan yang sama baiknya. Tetapi, Italia sendiri lebih diunggulkan dalam lawatan kali ini. Hal ini didasari oleh rekor pertandingan mereka selama EURO berlangsung. Lorenzo Insigne dkk tercatat melibas habis semua pertandingan dengan rekam jejak sempurna tidak pernah kalah.

Spanyol sendiri terlihat kurang meyakinkan dengan hanya menang sekali dan seri dua kali di fase grup. Mereka juga dipaksa harus puas berada di posisi runner up grup di bawah Swedia sebelum akhirnya dipastikan lolos ke fase knock out. Di perdelapan besar pun, Spanyol cukup kesulitan menaklukan Kroasia sampai harus ada tambahan waktu sebelum akhirnya mengantongi satu tiket ke perempat final dengan keunggulan 5-3. Di fase selanjutnya, adu penalti harus dilakukan Ketika dalam waktu 120 menit, Spanyol dan Swiss hanya dapat bermain imbang 1-1. Untungnya Cesar Azpilicueta dkk mampu lolos dengan skor 3-1.

Kondisi kritis juga dialami oleh para juru gedor tim Spanyol. Terbukti dalam beberapa pertandingan keberadaan Alvaro Morata dan Gerard Moreno tidak memberi pengaruh yang signifikan dan seringkali gagal mengonversi banyak umpan apik menjadi sebuah gol. Ferran Torres tampaknya akan menjadi pemain kunci di sektor penyerangan tim matador dalam mengobrak-abrik duet Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci.

Di lain pihak, berbeda dengan Spanyol, daftar penyerang tim Italia malah menunjukkan tren yang sangat bagus. Lorenzo Insigne dan Ciro Immobile dipastikan akan bahu membahu dalam membongkar pertahanan rapat tim Spanyol.

Menarik disimak bagaimana pertandingan nanti malam akan berlangsung. Permainan Italia saat ini bukanlah seperti Italia yang bertahan dan monoton di zaman dahulu. Kini di bawah asuhan Roberto Mancini, Italia menjelma menjadi skuad yang gemar menyerang, umpan-umpan pendek antar pemain dan tusukan kedua sayap yang sangat berbahaya. Spanyol sendiri pun sudah jauh berbeda jika mesin waktu kembali ke era Xavi Hernandez dkk dahulu. Sulit menemukan tiki-taka dan harmonisasi permainan yang sama dengan zaman kejayaan mereka di banyak perhelatan akbar sebelumnya. Kami mengunggulkan Italia di pertandingan ini untuk melaju ke babak final dengan skor 3-1. Setuju, Pria Intersport?

SAMPAIKAN KOMENTAR