Fakta Menarik EURO 2020 Yang Mesti Kalian Ketahui
11
Jun
2021
0 Comment Share Likes 74 View

Pesta sepakbola terbesar di Eropa akan dimulai pada Sabtu dini hari WIB 12 Juni 2021. Publik sudah tidak sabar menyambut EURO 2020 yang harus ditunda selama satu tahun akibat dari maraknya pandemi COVID-19. 24 tim nasional akan berlaga dan siap bersaing memperebutkan gelar juara.

Seluruh tim peserta juga bukannya berkualitas sembarangan. Mereka lolos ke EURO 2020 setelah berjuang habis-habisan di babak kualifikasi. Ada yang dapat tiket langsung berkat menempati tempat teratas di grup, dan ada pula yang harus berjuang sampai babak play-off. Semuanya berjalan dengan menegangkan dan memunculkan cerita baru.

Berikut kami sajikan berbagai fakta menarik dari gelaran empat tahunan ini. Banyak cerita baru bermunculan yang dirangkum dari berbagai sumber.

 

Logo EURO 2020. Foto: UEFA.com

 

Mengapa Tetap 2020?

Meski digelar pada 2021, tapi EURO 2020 tetap jadi pilihan nama. UEFA punya alasan kuat mengapa tetap menggunakan nama tersebut dalam gelaran kali ini. Mengutip Goal.com, tujuan utamanya adalah memperingati 60 tahun kompetisi bergengsi di Benua Biru yang pertama kali digelar pada 1960.

Ini akan jadi sangat spesial bagi UEFA. Karena kejuaraan besutannya bisa bertahan selama 60 tahun dan terus memberikan sensasi baru kepada para penontonnya. Bahkan mereka digilai sampai ke seluruh dunia. Jangkauannya hampir setara dengan Piala Dunia milik FIFA. Wajar jika mereka tak mau momen perhelatan ke-16 sepanjang sejarah ini terlewat begitu saja.

Alasan 11 Negara Jadi Tuan Rumah

Peringatan 60 tahun berlangsungnya kompetisi elite sepakbola Eropa ini juga ditandai dengan kebijakan UEFA dalam menentukan negara tuan rumah. Mereka memilih 11 lokasi dari berbagai negara untuk menggelar pertandingan sejak dari fase grup hingga ke babak final.

Saat pertama kali dihelat, Prancis yang dipercaya menjadi tuan rumah. Tapi, untuk kali ini mereka tidak masuk di dalamnya. 11 negara yang dipilih adalah Belanda, Azerbaijan, Spanyol, Rumania, Hungaria, Denmark, Rusia, Skotlandia,Inggris, Italia, dan Jerman. Sedianya tuan rumahnya ada 12, tapi belakangan Aviva Stadium dicoret oleh UEFA dengan alasan sulitnya menggelar laga dengan kehadiran penonton.

"Kami harus mengambil keputusan ini karena telah membuat komitmen kepada para penggemar untuk menjadi bagian dari EURO 2020. Kami tidak bisa menggelar pertandingan tanpa penonton. Dan kami sepenuhnya memahami sangat sulit bagi panitia lokal di Dublin untuk menemukan cara  mewujudkannya dalam jangka waktu yang diperlukan," kata Sekretaris Jenderal UEFA, Theodore Theodoridis, dikutip dari Thesun.co.uk.

Maskot Tak Lepas dari Kritik

Maskot EURO 2020 mencuri perhatian publik. Menggunakan nama Skillzy, desainnya tidak seperti biasa. Kali ini UEFA memilih membuat maskot dengan bentuk wajah dan tubuh manusia. Skillzy bahkan sudah dirancang sejak 2019 dan diperkenalkan ke publik. Lantas apa filosofi dari maskot tersebut? Rupanya UEFA memilih mengadaptasi gaya sepakbola jalanan di mana banyak aksi-aksi menarik yang tak biasa dijumpai di atas lapangan hijau.

 

Maskot EURO 2021, Skillzy (tengah). Foto: UEFA.com

 

Saat memperkenalkan Skillzy ke publik, UEFA tidak lepas dari kritik. Karena maskot buatan mereka dianggap tidak memberi makna filosofis yang jelas. Tidak adanya makna dari sebuah maskot tentu akan mengaburkan pesta EURO 2021 yang ditujukan sebagai peringatan 60 tahun kejuaraan ini berlangsung.

Tapi UEFA bergeming. Mereka tetap pada keputusan awal dengan menjadikan Skillzy sebagai maskot. Memang tidak mudah untuk membentuk sebuah identitas yang bisa mewakili 11 negara sebagai tuan rumah. Karena biasanya maksimal dua negara yang jadi tuan rumah dengan maskotnya masing-masing.

Peluang Munculnya Juara Baru

Belgia patut diwaspadai oleh 23 kontestan lainnya EURO 2020. Skuad asuhan Roberto Martinez merupakan tim paling produktif sepanjang berlangsungnya babak kualifikasi. Tergabung ke dalam Grup I, mereka mencatatkan 10 kemenangan beruntun dan tak pernah satu kali pun merasakan imbang atau kalah.

Bukan cuma itu saja yang mengerikan dari penampilan Belgia. Jumlah gol yang mencapai 40 dan cuma kebobolan tiga gol memberi gambaran betapa berkualitasnya skuad mereka sekarang ini. Dibandingkan dengan Italia dan Inggris yang juga tampil bagus di babak kualifikasi, mereka masih unggul tiga perolehan gol.

Dengan rekam jejak itulah, kini Belgia masuk dalam daftar kandidat kuat juara EURO 2020. Jika itu terjadi, mereka akan menciptakan sejarah baru karena jadi yang pertama kali berhasil meraih gelar juara setelah enam kali ikut serta dalam ajang ini. Prestasi tertinggi mereka menjadi runner up di EURO 1980 ketika dikalahkan Jerman Barat dengan skor 1-2.

Lagi-lagi Ada Tim Debutan

Pada EURO 2016, publik dikejutkan dengan performa gemilang Islandia. Tim yang baru pertama kali bisa menembus kejuaraan internasionalnya itu berhasil melangkah sampai ke babak perempat final. Yang paling mengejutkan tentu saja performa mereka ketika mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 di babak 16 besar.

 

Skuad Makedonia Utara saat merayakan kelolosan ke EURO 2020. Foto: UEFA.com

 

Kejutan seperti itulah yang kembali diharapkan bisa muncul pada EURO 2020. Kebetulan lagi-lagi ada tim debutan yang tampil, yakni Makedonia Utara. Mereka berhasil mendapatkan tiket ke EURO 2020 setelah menjalani babak play-off. Mereka jadi pemenang utama dalam semifinal Grup D dengan mengalahkan Kosovo dan Georgia.

Goran Pandev dan kawan-kawan menjadi pahlawan baru di Makedonia Utara. Mereka mendapat banyak pujian dari masyarakat karena telah berhasil mencatatkan sejarah baru dalam sepakbola. Ini juga jadi pembuktian jika negara yang berada di Semenanjung Balkan itu terus berkembang sepakbola-nya.

Tahunnya Cristiano Ronaldo?

Cristiano Ronaldo dipastikan jadi andalan Portugal sepanjang EURO 2020. Perannya dalam tim berjuluk Selecao memang belum lagi tergantikan. Dia pula yang mendapat kepercayaan dari pelatih untuk menjadi kapten tim. Di luar itu, pemain berjuluk CR7 itu memiliki motivasi tersendiri. Dia sudah selangkah lagi menguasai catatan sejarah EURO.

Cristiano Ronaldo cuma butuh satu gol lagi untuk menempatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah EURO yang sudah berlangsung 16 kali. Sejauh ini pemain asal klub Juventus telah mencetak sembilan gol. Jumlah yang sama dengan milik mantan bintang Prancis, Michel Platini

Jika gol itu jadi kenyataan, Cristiano Ronaldo akan melengkapi catatan penampilannya pada gelaran EURO. Saat ini dia masih jadi pemain dengan penampilan terbanyak, yakni 21 kali. Berada di bawahnya adalah mantan penggawa Jerman, Bastian Schweinsteiger dengan 18 kali penampilan. Pesaing lainnya juga sudah tidak bermain lagi, yaitu Gianluigi Buffon yang tampil sebanyak 17 kali.

51 Laga yang Sayang untuk Dilewatkan

Mulai dari fase grup hingga final, total akan ada 51 pertandingan di EURO 2020. Publik Indonesia takkan berhenti dihibur dengan pertandingan ini sampai 12 Juli 2021 mendatang karena semuanya disiarkan secara langsung. 24 tim yang mentas pastinya akan ngotot untuk selalu tampil maksimal di atas lapangan hijau. Keseruan yang teramat sayang untuk dilewatkan. Bukan begitu Pria Intersport?

SAMPAIKAN KOMENTAR