Bursa Transfer Musim Dingin: Nama-nama Besar Siap Meramaikan
23
Dec
2020
0 Comment Share Likes 139 View

Rumor transfer merupakan salah satu hal paling menarik dibicarakan dalam dunia sepak bola terutama saat jelang bursa perpindahan pemain dibuka. Di masa-masa akhir tahun ini, biasanya rumor sudah terhembus bagi para pecinta sepak bola, Pria Intersport.

Apalagi beberapa klub bahkan sudah mulai memanfaatkan jendela transfer untuk menambah amunisi terbaik di skuad mereka. Pemain-pemain yang jarang mendapat kesempatan bermain atau yang ingin mengembangkan karier di klub lain, mulai mempertimbangkan opsi-opsi yang tersedia. Agen pemain akan dibuat sibuk mulai dari bolak balik apartemen-hotel-bandara-markas klub untuk mengadakan pertemuan dan menghitung kesepakatan. Para jurnalis ternama menyiapkan telepon genggam mereka untuk menghubungi pihak-pihak di atas guna mencari informasi terbaru. Fans sejati dari seluruh belahan dunia pun rela menghabiskan waktu berjam-jam demi menunggu info pemain terbaru dari klub kesayangan mereka.

Salah satu pembelian sukses dari I Rossoneri, Jens Petter Hauge. Sumber foto: rossoneriblog.com

 

Pandemi coronavirus sedikit banyak mengubah peta bursa transfer kali ini. Banyaknya penghematan yang harus dilakukan klub akibat berkurangnya pendapatan membuat mereka tidak terlalu jor-joran di bursa transfer kali ini. Akan tetapi hal itu justru tidak mengubah ‘keseruan’ bursa transfer. Klub-klub malah lebih tertantang untuk mendapatkan pemain murah untuk memperkuat skuatnya. Simak bagaimana AC Milan mendapatkan Jens-Petter Hauge langsung dari Liga Norwegia dengan harga yang relatif. Banyak klub kemungkinan akan mencoba cara yang serupa.

Bursa transfer musim dingin di bulan Januari biasanya berbeda dengan bursa transfer musim panas. Di bulan Januari, kompetisi sedang berjalan, sehingga orientasi klub lebih kepada proyeksi jangka pendek. Bursa transfer kemungkinan cenderung tidak sepadat di musim panas. Akan tetapi, bukan berarti tidak ada sesuatu yang menghebohkan di bursa transfer kali ini. Seperti permainan sepakbola di dalam lapangan, sepakbola di luar lapangan juga susah ditebak.

Nama-nama berikut kemungkinan akan mengisi berita transfer sepanjang musim dingin ini. Tidak mesti berpindah klub, spekulasi kontrak mereka juga bisa menentukan arah bursa transfer ke depannya. Siapa saja nama-nama tersebut? Simak ulasannya di bawah ini, Pria Intersport.

Dominik Szoboszlai

Baru berusia 20 tahun, Szoboszlai sudah menjadi tulang punggung timnya di level klub dan negara. Sebagai pemain kreatif dengan postur yang ideal serta mampu bermain multi-posisi di lini tengah membuat Szoboszlai menjadi komoditi hangat di musim dingin. Statistiknya di musim ini juga luar biasa untuk ukuran gelandang serang: 9 gol dan 6 assist dari 21 pertandingan. AC Milan dan Arsenal dikabarkan menjadi bagian dari klub-klub peminat.

RB Leipzig bergerak cepat mengamankan Szoboszlai. Sumber Foto: Team Talk

 

Sayangnya keinginan mereka harus menemui jalan buntu. Sepekan sebelum Natal, Szoboszlai resmi berlabuh ke RB Leipzig dengan nilai transfer 25 juta euro. Szoboszlai nampaknya masih ingin mengembangkan kemampuannya sebelum pindah ke klub yang lebih besar lagi. Mengingat umurnya baru menyentuh kepala dua, mungkin kita akan mendengarkan kepindahan besar Szoboszlai di 3-4 tahun mendatang.

Dayot Upamecano

Cederanya Virgil Van Dijk menimbulkan beban besar dalam kekuatan pertahanan Liverpool. Menurut berbagai sumber, posisi bek tengah menjadi prioritas utama dalam rekrutmen klub di bursa transfer kali ini. Tidak hanya untuk melapis Van Dijk dan menjadi cadangan untuk dua bek tengah lainnya yang rentan cedera, Joel Matip dan Joe Gómez, perekrutan bek tengah diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang.

Nama Upamecano banyak disebut jurnalis yang berbasis di Jerman untuk menjadi pilihan utama tersebut. Kuat di udara, tenang ketika melakukan tekel, dan piawai membangun serangan dari bawah membuat Upamecano memenuhi semua syarat bek modern. Hal ini bisa terbantu dengan model bisnis RB Leipzig yang kerap tidak menghalang-halangi pemain untuk pindah. Apalagi sebelumnya Liverpool sudah pernah bertransaksi dengan Leipzig dalam perpindahan Naby Keïta. Kebetulan, kedua kesebelasan bakal beradu di babak perdelapan final Liga Champions awal tahun depan.

Upamecano menjadi target utama Liverpool. Sumber Foto: Liverpool Echo

 

Meski demikian, The Reds harus bersaing dengan klub-klub top lain yang menginginkan tanda tangan Upamecano. Manchester United, Arsenal, dan Bayern Munich dikabarkan siap menebus klausul penjualan Upamecano sebesar 42 juta euro. Sebagai alternatif, Liverpool kabarnya menyiapkan langkah untuk merekrut tandeman Upamecano di lini belakang Leipzig, Ibrahima Konaté sebagai alternatif.

Alejandro ‘Papu’ Gómez

Atalanta di dua musim terakhir menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di Eropa. Permainan atraktif yang dikombinasikan dengan pressing ketat dengan intensitas tinggi. Gómez, yang juga kapten kesebelasan, merupakan kepingan penting dari permainan Atalanta.

Gómez, yang beroperasi di posisi gelandang serang, merupakan motor utama Atalanta di area sepertiga akhir. Visi bermain yang dikombinasikan dengan skill individu mumpuni turut menjadikan serangan Atalanta sebagai salah satu yang paling berbahaya di Eropa. Pemain 33 tahun tersebut berkontribusi 24 gol dan 35 assist dalam 107 pertandingan selama tiga musim terakhir. Di kurun waktu tersebut ia juga sukses membawa Atalanta finis di empat besar klasemen dan lolos ke perempatfinal Liga Champions.

Konflik Gómez-Gasperini bisa berbuntut saga transfer panjang. Sumber Foto: The Athletic

 

Sayangnya kebersamaan Atalanta dengan Gómez dikabarkan segera berakhir. Pemain Argentina tersebut akan meninggalkan klub pada Januari usai berkonflik dengan pelatihnya, Gian Piero Gasperini. Beberapa klub di liga papan atas Eropa, mulai dari AC Milan, Lazio, dan PSG, hingga kesebelasan MLS dirumorkan mengincar tanda tangannya. Gómez sendiri belum membuat keputusan mengenai kemana ia akan berlabuh.

Tak hanya itu, pemain senior lain di skuat, Gómez dikabarkan mengambil kubu yang sama dengan Gómez dalam konflik kontra Gasperini. Hal ini tentu membuat saga transfernya menjadi salah satu yang ditunggu di bulan Januari.

 

Tiga pemain bintang di penghujung kontrak: Lionel Messi, David Alaba, dan Paul Pogba

Rumor transfer kali juga menghinggapi beberapa pemain yang kontraknya bakal segera habis di klubnya masing-masing. Dari pemain-pemain yang masuk di kategori tersebut, ada beberapa nama besar seperti Messi, Pogba, hingga Alaba.

Saga transfer Messi sebetulnya sudah dimulai sejak musim panas lalu. Menyusul penampilan buruk Barcelona ditambah kepemimpinan Presiden Josep Maria Bartomeu yang berantakan, Messi dan pengacaranya mengirimkan burofax yang berisi aktivasi klausul pengakhiran kontrak lebih awal. Meski kemudian gagal, saga transfer Messi terus berkembang mengingat kontraknya habis di musim panas 2021. Terbaru, Manchester City dikabarkan mengejar tanda tangan Messi Januari ini. Keinginan The Citizens akan menemui tantangan dari seberang Selat Inggris. Raksasa Prancis, PSG juga disebut-sebut sudah menyiapkan dana khusus untuk mendatangkan Messi.

Senada dengan Messi, kontrak Alaba di Bayern Munich berakhir di musim panas mendatang. Setelah menemui berbagai upaya perpanjangan kontrak yang gagal, Bayern akhirnya mulai bersiap untuk kehilangan Alaba. Hal ini membuat beberapa klub papan atas Eropa mengantri untuk mendapatkan pemain asal Austria ini. Kemampuan Alaba yang mampu bermain sebagai bek kiri, bek tengah, hingga gelandang bertahan membuat Barcelona, Real Madrid, PSG, Manchester United, dan Chelsea dikabarkan memburu pemain tersebut. Hambatan yang mungkin dihadapi para klub tersebut adalah permintaan gaji yang tinggi. Hal ini membuat transfer Alaba akan semakin menarik.

Pogba dikabarkan kembali ke Juventus usai pernyataan sang agen. Sumber Foto: Juvefc.com

 

Kasus Pogba mungkin cukup unik. Kontraknya baru akan habis pada 2022. Akan tetapi, serangkaian manuver terbaru sang agen, Mino Raiola membuat saga transfer Pogba kembali memanas. Dalam sebuah wawancara dengan media Italia, Raiola menyatakan bahwa kliennya tidak bahagia di United dan butuh suasana baru. United menurutnya harus melepas Pogba di bursa transfer secepatnya karena kliennya tidak menunjukkan itikad penandatanganan kontrak baru. Meski Raiola terlihat sedang ‘memanas-manasi’ klub-klub peminat agar ia mendapatkan komisi transfer (yang tentu akan lebih rendah nilainya apabila Pogba pindah secara gratis), tetap saja pernyataan Raiola tersebut ditanggapi secara serius. Sebagai efek domino dari pernyataan Raiola, beberapa klub segera menyiapkan ancang-ancang transfer. Juventus, klub di mana nama Pogba mulai terangkat, dikabarkan sudah memulai pembicaraan. Real Madrid dan PSG juga dikabarkan sudah menyiapkan dana segar untuk memboyong gelandang Prancis tersebut untuk hengkang dari Inggris.

SAMPAIKAN KOMENTAR