Toyota Triplets Supercar
01
Feb
2021
1 Comment Share Likes 136 View

Sejak dekade 2010an, para penggemar otomotif terus saja diberi kejutan dari Toyota, dengan hadir kembalinya suksesor dari beberapa lini sports car legendaris asal pabrikan Jepang tersebut. Pada tahun 2012 Toyota telah mengenalkan kembali toyota GT-86 dengan kolaborasi bersama Subaru. Lalu pada tahun 2017 Toyota juga memperkenalkan Toyota Supra MK5 kepada seluruh masyarakat pada ajang North American International Motor Show 2019.

Dari kedua line up tersebut Toyota digadang-gadang tengah mempersiapkan kembalinya 3 jagoan sports car yang mereka pernah miliki pada dekade 80-90an. Toyota GT86 yang memiliki nuansa kental sports car harian dengan mesin boxer yang “cukup” mumpuni, serta Toyota Supra MK5 yang berkolaborasi dengan pabrikan Eropa asal Jerman BMW. Toyota Supra MK5 kian memberikan harapan yang besar bagi para penggemar otomotif khususnya penggemar dari merek Jepang yang terkenal reliable ini. 

Setelah hampir 2 dekade, kini Toyota berhasil untuk memberikan kejutan yang meriah dengan beredarnya banyak rumor yang menyebutkan bahwa Toyota siap untuk menghidupkan kembali 3 lini sports car ikoniknya, siapa saja para predecessor jajaran sport car Toyota ini? Check this out.

 

Toyota Supra Gen 1 - 4

Toyota Supra merupakan sports car milik Toyota yang diperkenalkan pada tahun 1978. Nama Supra sendiri diambil dari bahasa latin yang memiliki arti “di atas” atau “melebihi ambang”. Pada awalnya Toyota Supra diperkenalkan sebagai mobil bertipe Grand Tourer Sport yang memiliki mesin, bobot, dan tampilan yang gagah nan sporty.

Pada generasi pertama Supra dibekali dengan 3 pilihan opsi mesin diantaranya; 1988cc M-EU I6 (123 Hp & 186 Nm), 2563cc 4M-E I6 (110 Hp & 184 Nm) serta 2759cc 5M-E (116 Hp & 197 Nm) I6 yang diproduksi dari tahun 1978 hingga pertengahan tahun 1981. Berlanjut ke generasi kedua, Supra yang diproduksi mulai tahun 1981 hingga 1985 dengan gaya desain yang tidak berbeda jauh dengan generasi pertama, model tersebut menggunakan liftback pada bagian belakang mobil. 

Namun pada sektor dapur pacu, Toyota Supra generasi kedua ini mulai membekali salah satu opsi mesinnya dengan sebuah turbocharger. Pada generasi kedua ini juga, Toyota memulai untuk memisahkan model Supra dan juga Celica (sebelumnya Supra merupakan bagian dari Celica) pada akhir produksi Supra Gen 2. Mesin yang dibekali pada MK2 ini adalah mesin inline 6 1988 cc dengan turbocharger yang dapat menghasilkan power sebesar 158 hp dan torsi sebesar 210 Nm.

Lalu pada generasi ketiga inilah dimulainya nama besar Supra sebagai mobil sport dengan reputasi yang sangat baik. Pada generasi ketiga ini, Supra memperkenalkan konfigurasi mesin dengan kode JZ yang legendaris. Masih menggunakan model liftback seperti 2 generasi pendahulunya, kali ini supra terlihat lebih dinamis dengan lekukan-lekukan halus di sekeliling mobil. Pada akhir masa produksi generasi ke 3 Supra ini, Toyota membekali Supra dengan mesin JZA70 2.491cc inline 6 yang menghasilkan power sebesar 276 hp dan torsi maksimum sebesar 363 Nm.

Selanjutnya, pada generasi keempat inilah yang membuat nama Supra menjadi salah satu sports car Jepang terbaik. Apalagi jika kita mengingat salah satu adegan dalam film Fast and Furious 1 saat Dom mengatakan “You Owe Me 10 Second Car” yang lantas Brian O’Conner memberikan sebuah mobil Supra rongsok yang memiliki mesin 2JZ dalam keadaan yang masih sangat baik. 

Generasi ke 4 yang memiliki kode A80 ini merupakan model Supra yang paling populer hingga saat ini. Diproduksi pada tahun 1993 hingga tahun 2002 ini dibekali mesin 2JZ 2.997 cc yang mampu memberikan power sebesar 276 hp dan torsi maksimum 451 Nm. Mobil ini didapat pada RPM 5.600 dengan bobot kendaraan yang hanya sekitar 1.5 ton.

Program generasi keempat ini telah dijalankan sejak Februari 1989 yang dipimpin oleh Isao Tsuzuki, dengan berbagi platform bersama Lexus SC. Supra yang identik dengan desain spoiler besar pada bagian belakang, dan desain dengan lekukan halus membuat tampilan yang tidak termakan zaman hingga kini. Supra juga memberikan pengemudi pengalaman yang luar biasa dengan bentuk kokpit yang sangat driver oriented.

 

sumber

 

Toyota MR-2 Gen 1-3

Toyota MR2 merupakan mobil Toyota pertama yang menggunakan konfigurasi mesin tengah dan berpenggerak roda belakang. Nama MR2 sendiri memiliki arti “Midship Runabout 2-seater". Diproduksi sejak tahun 1984, Toyota MR2 Generasi pertama (AW11) ini dipersenjatai dengan mesin ringkas 1500 cc 3A-LU (122Hp), 1600cc Twin Cam 4AGE serta 4AGZE Supercharger (128 hp) dapat mencapai 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 8 detik.

Pada generasi kedua, Toyota MR2 mengalami update pada tahun 1989. Pada generasi ini bobot yang dibawa lebih berat 159 hingga 181 kg dari generasi pertamanya, karena memiliki kabin yang lebih mewah dan luas, ukuran mesin yang lebih besar, transaxle yang lebih kokoh, dan pengaturan suspensi yang lebih reliable. 

Seperti AW11 sebelumnya, Toyota menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyempurnakan kemampuan penanganan SW20 (MR2 Gen 2), mencari saran dan masukan dari ajang motor sport yang didapat dari pengemudi mobil balap profesional, termasuk Dan Gurney dari Formula Satu, NASCAR, dan Le Mans 24 Jam.

Lalu pada MR2 generasi ketiga yang dipasarkan dengan nama Toyota MR-S di Jepang, Toyota MR2 Spyder di AS, Toyota MR2 Roadster di Eropa dan khusus untuk pasar Prancis dan Belgia, dipasarkan sebagai Toyota MR Roadster.

 

sumber

 

Toyota Celica Gen 5-7

Berbeda dengan 2 mobil sebelumnya, untuk Toyota Celica kita akan lompat hingga Generasi kelima Celica yang diperkenalkan pada September 1989 untuk model tahun 1990. Toyota Celica adalah mobil yang diproduksi oleh Toyota dari tahun 1970 hingga 2006. Nama Celica berasal dari kata latin, coelica yang berarti "surgawi".

Diproduksi dalam tujuh generasi, Celica ditenagai oleh berbagai mesin empat silinder, dan gaya atau model bodi termasuk mobil convertible, liftback, coupés, dan notchback coupé. Pada generasi kelima ini insinyur Toyota mengklaim bahwa lekukan lunak pada generasi kelima ini dapat meningkatkan kekuatan tanpa menambah bobot. 

Untuk pasar Jepang, generasi kelima ini diberi sebutan GT-Four yang memiliki power dan torsi sebesar 221 hp dan 304 Nm, hasil dari pengapian yang lebih agresif dan turbin keramik. Sistem 4WD full-time pada GT-Four memiliki diferensial terpusat dan diferensial belakang torsen.

Pada bulan Oktober 1993, Toyota meluncurkan Celica generasi keenam untuk model tahun 1994. Gaya Celica baru diakui oleh sebagian besar publikasi sebagai "Supra-esque" dengan empat lampu depan bundar dan juga memiliki kemiripan visual dengan Soarer yang diperkenalkan pada tahun 1991. Celica tersedia dalam bentuk coupe notchback atau liftback dan convertible. Perlengkapan keselamatan baru dalam bentuk kantung udara pengemudi (dan kemudian penumpang) merupakan standar di sebagian besar pasar, dan rem anti-lock tersedia di semua model.

Pada Juli 1999, Toyota memulai produksi Celica generasi ketujuh, dengan penjualan di Eropa dimulai akhir tahun itu. Ini sangat mirip dengan konsep XYR dengan pengecualian bumper depan dan spoiler belakang, sementara gaya bodi coupe yang sebelumnya tidak digunakan. Model tahun 2000 Celica adalah bagian dari Toyota Project Genesis, sebuah upaya untuk membawa pembeli yang lebih muda ke pabrik di Amerika Serikat.

Toyota meluangkan waktu untuk meringankan mobil dan menurunkan biaya sepadat mungkin. Kontrol power window dan door lock ditempatkan di konsol tengah sehingga hanya diperlukan 1 set untuk kedua pintu. Sunroof awal dibuat dari plastik polimer, untuk mengurangi bobot keseluruhan generasi ini dirakit oleh Kanto Auto Works di pabrik Higashifuji di Susono, Prefektur Shizuoka, Jepang.

 

sumber

 

Toyota Celica SS-I (ZZT230, JDM)

Celica hadir dalam satu gaya bodi Liftback dengan pilihan dua mesin berbeda. ZZT230 ditenagai oleh mesin 1ZZ-FE 1,8 L 4 silinder 140 hp (104 kW) yang relatif ekonomis dan ZZT231 ditenagai oleh mesin 1,8 L 4 silinder 192 hp (143 kW) berkinerja lebih tinggi (di Eropa dan Jepang) 2ZZ Versi -GE. Dikembangkan bersama dengan Yamaha, yang terakhir menampilkan kontrol pengangkatan katup variabel dua langkah bersama dengan pengaturan waktu katup variabelnya dengan segala fitur dan inovasi yang dibawa pada tahun 2004 Toyota Celica mendapatkan penghargaan mobil terbaik versi CNN Amerika.

SAMPAIKAN KOMENTAR