Toyota Land Cruiser di Mata Pemilik: Satu Aja Nggak Akan Cukup
13
Sep
2020
0 Comment Share Likes 447 View

Saat Pria Intersport sudah tergila-gila dengan sebuah mobil mungkin akan muncul keinginan untuk menjadikannya sebagai koleksi. Punya satu saja rasanya belum cukup! Hal itulah yang ada di pikiran seorang pemilik Toyota Land Cruiser bernama Firman Alfa Tisnohadi (50).

Toyota Land Cruiser VX 80 menjadi model yang banyak diminati penggemar offroad saat ini.

 

“Kalau pengennya sih dari setiap seri kita punya satu-satu. Hehehe,” candanya membuka perbincangan dengan Intersport baru-baru ini di kediamannya di Bintaro. Keinginan Firman itu memang masih menunggu waktu untuk menjadi kenyataan. Saat ini dia “hanya” merawat tiga unit Toyota Land Cruiser.

Unit yang nongkrong di garasinya antara lain Toyota Land Cruiser VX 80 “Barn Door” 1995, Toyota Land Cruiser VX-R 80 1996, dan yang terakhir adalah salah satu model Land Cruiser 70 Series. Meski ‘hanya’ tiga, namun koleksinya tergolong istimewa mengingat harga Toyota Land Cruiser yang terus menanjak dari waktu ke waktu.

Beda dengan mobil lain, harga Toyota Land Cruiser cenderung bertahan bahkan naik.

 

Harga Terus Menanjak

Umumnya harga sebuah mobil akan mengalami penurunan seiring bertambahnya usia kendaraan tersebut. Namun fenomena itu tidak berlaku untuk Toyota Land Cruiser. Situasi yang ada justru sebaliknya.

“Land Cruiser itu kalau tahun 1995 kita lihat VX 80 harga barunya cuma sekitar 150 (juta rupiah) dan yang tipe VX-R kalau nggak salah 175 (juta rupiah). Itu harga ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) resmi. Boleh dicek deh, di bawah dua ratus (juta) harganya,” jelasnya.

Tapi kalau Pria Interport ingin membeli unit bekasnya saat ini jangan harap bisa dapat harga seperti itu apalagi lebih murah. Menurut Firman harga Toyota Land Cruiser model tersebut kini bisa mencapai 300 juta rupiah ke atas.

Harga yang lebih tinggi lagi berlaku untuk Toyota Land Cruiser 70 Series. Karena unitnya tidak masuk secara resmi ke Indonesia, otomatis populasinya sedikit. Bisa ditebak, alhasil harga jualnya pun melambung. Bahkan bisa-bisa melebihi Toyota Land Cruiser VX yang notabene berusia lebih muda.

“Sesuatu kalau langka kan harganya ya mengikuti hukum ekonomi. Kalau orangnya suka banget dan punya duit mungkin bisa jadi harga berapa pun dibayar,” ujar pria yang juga menekuni olahraga bersepeda sejak kecil tersebut.

Mayoritas Toyota Land Cruiser VX di Indonesia menggunakan mesin diesel.

 

Tipe Toyota Land Cruiser Favorit

Untuk di Indonesia sendiri, Pria Intersport bisa menemui Toyota Land Cruiser dari berbagai seri. Namun model yang paling banyak diminati saat ini adalah seri 80.

“Dari pengalaman saya maupun teman-teman komunitas Land Cruiser, yang saya dengar seri 80 itu yang paling disukai. Alasannya karena yang paling bandel dari semua (aspek kendaraan), mulai dari mesin, gardan, sampai body,” jelas pria yang sekarang memegang tanggung jawab sebagai Kepala Divisi Rescue IMI (Ikatan Motor Indonesia) DKI Jakarta itu

Untuk mereka yang suka main tanah, tipe VX Barn Door atau pintu kupu-kupu punya daya tarik lebih. Ada beberapa aspek yang membuatnya sangat cocok untuk dipakai offroad. “Mesinnya nggak turbo jadi gampang perawatan. Pun gardannya sudah floating, ada diff (differential) lock. Nah itu sudah cocok banget (untuk offroad),” ujar Firman.

Di samping itu, dirinya menjelaskan minat besar terhadap Toyota Land Cruiser VX terbatas pada model mesin diesel. “Tipe bensin harganya kurang begitu bagus,” sambung pria yang juga aktif mengurus Divisi Pariwisata IOF (Indonesia Offroad Federation) DKI Jakarta.

Sebagai informasi, Toyota Land Cruiser 80 Series di Indonesia memang pada umumnya menggunakan mesin diesel. Di antaranya mesin 1HZ yang punya kapasitas 4.200 cc atau mesin 1HD-T yang punya kapasitas sama, namun dilengkapi turbo.

“Toyota Land Cruiser VX 80 yang bensin itu setahu saya ada (di Indonesia). Tapi masuknya ke sini nggak resmi dari ATPM. Entah bekas kedutaan besar atau ada orang yang bawa sendiri,” kata Firman.

Beli Toyota Land Cruiser Bekas

Di antara Pria Intersport semua mungkin ada yang berpikir untuk memiliki Toyota Land Cruiser VX 80. Karena sudah tak dijual dalam kondisi baru, tentu pilihan satu-satunya adalah melirik unit tangan kedua.

Namanya membeli mobil bekas maka pengecekan kondisi wajib untuk dilakukan. Apalagi untuk mobil-mobil yang usianya sudah tak muda lagi. Firman menuturkan, pengecekan kondisi yang mesti dilakukan ketika hendak membeli Toyota Land Cruiser VX bekas tak jauh berbeda dengan mobil lain.

Utamakan pengecekan bagian mesin! Langkah ini semakin penting untuk dilakukan jika tujuan Pria Intersport memiliki Toyota Land Cruiser adalah untuk melakukan traveling atau penjelajahan jarak jauh.

“Kondisi mesin wajib kita lihat. Kalau bisa sih jangan yang istilahnya sudah ‘beler’. Jadi olinya sudah ke mana-mana. Biasanya saat mengecek, kita menyalakan mesin kemudian tutup olinya dibuka. Kalau olinya sudah muncrat berarti itu sudah kurang (bagus kondisinya),” jelas Firman.

Tak kalah penting adalah mengecek kondisi body. Toyota Land Cruiser memang dikenal sebagai mobil yang punya struktur body kuat. Namun sebaiknya hindari membeli unit yang sudah pernah mengalami terguling. Untuk memastikan hal ini Pria Intersport memang harus melihat kepresisian body.

“Tapi kalau cuma bekas nabrak-nabrak aja wajarlah,” ungkap Firman.

Penggunaan lift kit untuk menambah ground clearance mobil jadi modifikasi yang umum di kalangan pemilik.

 

Modifikasi Toyota Land Cruiser

Tak sedikit pemilik Toyota Land Cruiser yang melakukan modifikasi terhadap tunggangannya. Sentuhan yang paling jamak dilakukan adalah pemasangan lift kit dengan tujuan menambah jarak terendah mobil dengan permukaan tanah.

“Kalau modifikasi biasanya yang paling sering dilakukan adalah (pemasangan) lift kit. Sudah pasti sebagian besar pakai Old Man Emu. Itu ada yang ketinggiannya 2 inci, 3 inci, sampai 4 inci,” jelas Firman. Salah satu produk alternatif datang dari merek Profender.

Budget yang dibutuhkan untuk komponen ini berkisar antara 12 juta rupiah hingga 14 juta rupiah. Dalam paket pembelian biasanya sudah terdapat empat buat per dan empat buat shock.

“Pasang lift kit dijamin tampilan mobil langsung berubah jadi lebih tinggi,” sambungnya.

Lalu kalau untuk sisi performa, menurut pengamatan Firman tak banyak dari kalangan pemilik Toyota Land Cruiser yang melakukan modifikasi mesin. Mesin bawaan pabrik dipercaya bisa memberikan performa terbaik. Kalau pun ada modifikasi di sektor ini sifatnya tidak terlalu ekstrem.

“Paling tambah intercooler, seperti saya. Tarikan mobil memang jadi terasa sedikit lebih enak,” jelasnya.

Selebihnya untuk membuat tampilan mobil sesuai selera maka bisa melakukan penggantian komponen di eksterior, seperti halnya bumper. Di sini produk yang paling sering terlihat nempel di mobil para pemilik Toyota Land Cruiser adalah lansiran ARB.

SAMPAIKAN KOMENTAR