Toyota Crown Dari Masa ke Masa (Part 2)
25
Jan
2020
0 Comment Share Likes 812 View

Pada pembahasan sebelumnya, Toyota Crown baru mencapai generasi ke delapan. Ya, memang sejak pertama kali di produksi hingga saat ini sudah ada 14 generasi Toyota Crown yang dilahirkan. Generasi yang cukup banyak ini mirip dengan generasi yang dialami oleh Toyota Land Cruiser.

Toyota Crown generasi ke sembilan pertama kali diproduksi mulai dari tahun 1991 hingga tahun 1995. Ya generasi ini memang masuk berbarengan dengan generasi ke delapan. Crown Hardtop benar-benar baru dan dibuat pada S140 platform, sedangkan Crown Sedan dan Wagon meskipun panel body-nya baru tetap menggunakan S130 platform. Model yang sangat mewah disebut Crown Majesta yang juga berbentuk Hardtop tetapi body panel-nya berbeda dengan Crown Royal Hardtop.

Generasi ke sepuluh Toyota Crown diproduksi mulai dari tahun 1995 hingga tahun 2001. Crown Sedan dan Hardtop menggunakan platform S150. Crown Sedan tersedia dalam versi Standard dan Super Saloon. Crown Hardtop Royal Series terdiri dari Royal Extra, Royal saloon, Royal Saloon G, dan Royal Touring. Crown Majesta yang lebih mewah juga tersedia di Jepang.

Pada generasi kesepuluh ini Toyota juga merilis Toyota Crown Comfort pada tahun 1995 yang masih diproduksi hingga saat ini. Crown jenis ini memiliki dimensi yang lebih kecil dan dikhususkan untuk taxi. Crown Comfort berbahan bakar bensin, diesel, atau LPG. Mobil ini sangat popular di Jepang, Hong Kong, dan Singapura. Sejak tahun 2001, Comfort menjadi basis Crown Sedan yang digunakan untuk fleet seperti mobil perusahaan, rental, maupun pemerintah Jepang.

Toyota Crown generasi kesebelas diproduksi mulai dari tahun 1999 hingga tahun 2003. Crown generasi ini menggunakan platform S170 yang over hang depan-nya pendek sehingga interior dan bagasi-nya luas. Model Hardtop tidak diproduksi lagi. Crown Royal, Athlete, dan Majesta semua berbentuk Sedan 4-pintu, tetapi tidak disebut Crown Sedan karena nama ini digunakan untuk Crown yang lebih kecil berbasis Comfort. Crown Station Wagon S170 benar-benar baru setelah S130, dan disebut Crown Estate, dan tetap diproduksi sampai sekarang bersama-sama dengan Crown S180.

Pada tahun 2003 hingga tahun 2008 Toyota memproduksi Crown generasi ke dua belas. Crown ini menggunakan basis Zero Crown yang dipamerkan pada 2003 Tokyo Motor Show. Dibanding model-model sebelumnya, design exterior Crown ini lebih sporty. Ini adalah Crown terakhir yang resmi dijual untuk umum di Indonesia. Fitur emperan depan 170-series lebih pendek sehingga memaksimalkan ruang interior dan bagasi. Ada dua yang berbeda 170-series sedan 4-pintu, Royal dan Athlete. The Majesta adalah kendaraan terpisah yang lebih besar dan lebih panjang dari Crown. Mesin baik 2.0, 2.5, atau 3.0. V Athlete memiliki 2,5 liter 1JZ-GTE turbo. Royal juga ditawarkan dengan hibrida ringan 3.0 liter 2JZ-FSE.

Toyota Crown generasi ke tiga belas diproduksi sejak tahun 2008 hingga tahun 2012. Pada Crown generasi ini menggunakan platform S200 dan tersedia dalam varian Royal, Athlete, Majesta dan Hybrid hanya dijual di Jepang, dan model Royal juga dipasarkan di China. Di Indonesia Crown Royal Saloon dipakai sebagai mobil menteri.

Nah untuk generasi ke empat belas, Toyota Crown ini diproduksi sejak tahun 2012. Dibanding Toyota Crown generasi ke-13 sebelumnya, Toyota Crown tipe 2.5 HV G-Executive ini mempunyai dimensi lebih besar. Sedan ini memiliki panjang 4.910 mm, lebar 1.550 mm, tinggi 1.455 mm dan wheelbase 2.920 mm. Sedangkan generasi ke-13 hanya mempunyai panjang 4.870 mm, lebar 1.535 mm, tinggi 1.470 mm dan wheelbase 2.850 mm. Penambahan dimensi tersebut karena generasi ke-14 Toyota Crown ini sudah mengaplikasi platform atau sasis baru bernama TNGA (Toyota New Global Architecture).

Untuk kelengkapan fitur safety sangat lengkap. Seperti SRS airbag pada bagian depan sopir dan penumpang, lutut sopir, side and curtain shield pada kabin depan dan belakang. Serta menggunakan sasis TNGA yang diperkuat di beberapa sisi untuk meredam dampak tumbukan.

Selain itu, ada pula Pre-Collision System (PCS), Lane Departure Alert (LDA), Automatic High Beam (AHB), Blind Spot Monitor (BSM) dan Tire Pressure Warning System. Menariknya lagi, Toyota Crown bertenaga hybrid ini tersedia radar yang menempel pada fitur Dynamic Radar Cruise Control (DRCC). DRCC dapat memantau keberadaan kendaraan lain di depan dan menjaga jarak aman saat cruising di jalan tol.

 

SAMPAIKAN KOMENTAR