Toyota Crown Dari Masa ke Masa (Part 1)
25
Jan
2020
0 Comment Share Likes 985 View

Pemerintah Indonesia di masa saat ini menggunakan sebuah mobil mewah buatan Jepang yaitu Toyota Crown. Mobil ini ada di pasar Indonesia sebenarnya tidaklah baru baru ini, sebenarnya mobil ini sudah masuk ke pasar Indonesia sejak puluhan tahun silam.

Toyota Crown itu sendiri merupakan sebuah flagship sedan buatan Toyota. Toyota Motor Corporation mulai memproduksi Toyota Crown sejak tahun 1955 silam. Toyota Crown ditawarkan dengan pilihan dua bentuk body yaitu sedan 4 pintu dan station wagon.

Jika dirunut sejak pertama kali lahir hingga saat ini, Toyota Crown sudah diproduksi dan mengalami perubahan hingga 14 generasi. Beragam evolusi telah dialami oleh Toyota Crown mulai dari dimensi body, hingga teknologi pada mesin.

Generasi pertama Toyota Crown diproduksi pada tahun 1955 hingga 1962. Toyota Crown pertama disebut RS karena menggunakan mesin tipe R 1900 cc dan platform tipe S yang khusus untuk sedan meskipun masih berupa ladder frame. Kemudian RS dikembangkan menjadi RS20, dan pada tahun 1959 diluncurkan model facelift RS30. Berbasis Crown, model station wagon, van, dan pick-up disebut Masterline.

Generasi kedua Toyota Crown diproduksi mulai dari tahun 1962 hingga 1967. Crown RS40 berubah total dari model sebelumnya, dan dimensinya juga jauh lebih besar. Crown dibuat dalam bentuk Sedan, Station Wagon, dan Pick-up.

Generasi ketiga Toyota Crown diproduksi mulai dari tahun 1967 hingga 1971. Crown yang menggunakan platform S50 dibuat dalam bentuk Sedan, Hardtop Coupe, Wagon, Pick-up Single Cab, dan Pick-up Double Cab.

Generasi keempat Toyota Crown diproduksi sejak tahun 1971 hingga 1974. Crown berbody besar dengan platform S60 untuk Sedan dan Station Wagon, atau S70 untuk Hardtop Coupe. Disebut whale atau ikan paus karena design exterior yang lebih bulat dibanding model sebelumnya. Lampu sein depan dan grille tipis berada diatas lampu depan dan grille utama, dan tutup tangki bensin di antara lampu belakang untuk Sedan merupakan hal yang unik pada mobil ini. Mesin Crown adalah 6 silinder type M 2000 cc, 2300 cc, atau 2600 cc. Model Sedan yang mewah disebut Super Saloon. Crown Station Wagon banyak digunakan untuk ambulance. Crown ini adalah yang terakhir dipasarkan di Amerika.

Generasi kelima Toyota Crown diproduksi sejak tahun 1974 hingga 1979. Crown dengan platform S80 dan S90 body-nya lebih kotak dari model sebelumnya. Model yang lebih mewah dari Super Saloon adalah Royal Saloon. Sedan Standard dan Deluxe, serta Station Wagon dan Van juga diproduksi. Sedan dan Station Wagon memiliki lampu depan bulat 4 buah, sedangkan Hardtop dengan lampu depan kotak 2 buah. Model Hardtop Coupe memiliki opera window di pilar belakang. Tahun 1978 diperkenalkan Crown bermesin diesel 2200 cc.

Generasi keenam Toyota Crown diproduksi sejak tahun 1979 hingga 1983. Nah pada generasi ini Toyota Crown tidak memasarkan ke pasar Amerika. Namun gaya desain yang ditawarkan oleh Crown saat ini memiliki gaya yang berciri khas Amerika yaitu kotak dan garis elegant. Mesin yang tersedia adalah 6 silinder bensin 2000 cc, 2600 cc yang kemudian digantikan oleh 2800 cc. Mesin diesel 2200 cc juga tersedia yang kebanyakan digunakan untuk taxi.

Crown bermesin turbo pertama kali dibuat pada tahun 1980 hingga tahun 1983. Model facelift hadir dengan lampu depan kotak besar yang disebut monoblock. Royal Saloon memiliki bumper yang lebih panjang dari model lainnya yang kurang gagah.

Generasi ketujuh Toyota Crown diproduksi mulai dari tahun 1983 hingga tahun 1987. Crown yang menggunakan platform S120 tersedia dalam bentuk Sedan, Hardtop, dan Wagon. Ini merupakan Crown terakhir di Australia, dan tidak dijual di Indonesia.

Generasi ke delapan Toyota Crown diproduksi mulai tahun 1987 hingga tahun 1999. Bisa dibilang generasi kedelapan ini merupaka generasi yang diproduksi cukup lama. Mulai sekarang, Crown hanya dijual di Jepang dan diekspor ke beberapa negara Asia, Timur Tengah, dan Caribbean.

Crown bermesin bensin 2000cc 1G, 2800cc 5M, 3000cc 7M, dan diesel 2400cc 2L. Pada tahun 1990, dengan hadirnya Lexus LS400 dengan mesin 4000cc 1UZ-FE, Crown Royal Saloon G juga menggunakan mesin ini. Crown Diesel LS130 adalah taxi paling popular di Hong Kong. Di Indonesia, Crown ini hadir pada tahun 1989 dalam versi Royal Saloon bermesin 1G 6 silinder 2000cc.

Pada tahun 1991, Crown generasi ini mengalami facelift. Model facelift LS130 tetap menjadi taxi di Hong Kong dan Singapore. Di Indonesia, Crown Super Saloon dan Royal Saloon Sedan dikenal dengan sebutan Crown Lexus karena sepintas mirip Lexus LS400. Model awal menggunakan mesin berkapasitas 2000cc, sedangkan versi facelift dengan kapasitas mesin 3000cc. Produksi Crown S130 dihentikan di Jepang pada tahun 1995, tetapi di Indonesia dijual sampai tahun 2000.

 

SAMPAIKAN KOMENTAR