Serba-serbi Modifikasi Air Suspension pada Mobil Lo
19
Dec
2020
0 Comment Share Likes 278 View

Penampilan dan tema modifikasi pada mobil, biasanya tidak dapat lepas dari peranan tongkrongan si mobil sendiri, tinggi rendahnya jarak mobil ke tanah sangat berpengaruh terhadap keseluruhan tampilan mobil yang menjadikannya sebagai salah satu bentuk modifikasi yang wajib untuk beberapa tema modifikasi tertentu.

Berbagai pilihan opsi part aftermarket menjadi solusi permasalahan tersebut. Contohnya ketika ingin memberikan penambahan ketinggian agar dapat menggunakan ban dengan dimensi yang besar, Pria Intersport dapat menggunakan lift kit untuk setidaknya menambahkan ketinggian sekitar 3-6 cm dari dudukan standarnya.

Sedangkan untuk memberikan tampilan yang lebih ceper atau pendek, Pria Intersport dapat memilih part aftermarket seperti coilovers.

Lantas bagaimana cara paling aman untuk dapat memberikan penampilan mobil yang tinggi atau rendah secara proper tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan keamanan berkendara? Tentunya dengan mengaplikasikan cara-cara yang ada secara tidak berlebihan dan dipertimbangkan secara bijak. 

 

Air Suspension

Namun ada lagi salah satu jalan keluar yang ampuh dan dapat menyatukan kedua pilihan tema modifikasi yang ada. Ialah penggunaan air suspension pada mobil kalian. Air suspension sendiri merupakan part yang sedang populer saat ini dikalangan para builder, bahkan produsen mobil sendiri.

Salah satu contoh penggunaan air suspension yang baik dan dapat dijadikan contoh adalah seperti Pria Intersport satu ini, yaitu Bro Hakim Putratama yang menyematkan air suspension pada BMW E30 Pandem miliknya di Driven by Passion yang bisa disimak di Driven by Passion Eps. 1 - BMW E30 Pandem by Hakim Putratama.

Air suspension sendiri memiliki dua tipe, yaitu manual dan elektrikal, dan terbagi lagi menjadi dua kategori dudukan atau sistem kakinya menjadi dudukan strut, dimana per dan balon menjadi kesatuan. Selain itu, adalah dudukan bag, dimana shock dan balon dibuat secara terpisah.

 

sumber

 

Untuk air suspension bertipe manual sistem kerjanya adalah dengan menggunakan paddle switch dimana pengaturan angin yang masuk serta keluar melalui switch tersebut. Sedangkan air suspension bertipe elektrikal akan menggunakan solenoid valve block dimana pengaturan udara akan dikontrol oleh alat tersebut yang keluar dari sebuah penampung udara dan dipompa dari kompresor udara.

 

Kelebihan Air Suspension

Dengan menggunakan Air Suspension kalian dapat mengatur sendiri kerendahan serta ketinggian yang kalian inginkan, setiap air Suspension juga menyediakan ketinggian dan kerendahan yang beragam yang dapat kalian pilih sesuai dengan kebutuhan dan tampilan yang kalian inginkan.

Balon pada Air Suspension yang bertugas untik menggantikan peranan per baja yang biasa disematkan pada mobil standar ini memiliki kelebihan tingkat pengaturan yang lebih fleksibel tanpa harus keluar dari kabin mobil kalian. Seiring perkembangan dan inovasi teknologi yang ada kini Air Suspension semakin cerdas dan reliable.

 

Kelemahan Air Suspension

Namun semua kelebihan yang ada pada air suspension ini bukan tanpa resiko sama sekali. Air suspension terbilang merupakan teknologi yang mutakhir sehingga part ini memiliki tingkat kerumitan yang tinggi saat diaplikasikan pada mobil standar, karena membutuhkan ketelitian dan pengoperasian yang lebih. Pemasangan air suspension akan menyatukan mekanisme mekanikal serta elektrikal secara bersamaan.

Selain itu, harga yang dibanderol untuk satu set air suspension masih tergolong sangat tinggi.

 

sumber

 

Perawatan Air Suspension

Air suspension merupakan part yang sebenarnya memiliki daya tahan yang luar biasa serta minim maintenance. Namun, untuk tetap menjaga estetika dari si suspensi mahal ini, ada baiknya rajin disemir saja pada bagian balon.

Selain itu, saat sedang melakukan parkir dalam jangka waktu yang lama, ada baiknya air suspension diatur dengan tingkat paling rendah agar menjaga kondisi balon tidak harus bekerja pada saat tidak digunakan, serta menjaga kondisi balon bisa lebih awet. 

Periksa juga koneksi saluran udara sesekali, dengan mengintip sistem air suspension, khususnya saluran udaranya. Pastikan bahwa setiap saluran udara terhubung dengan benar ke pegas udara dan kompresor udara untuk memastikan pengoperasian yang benar dan kinerja yang lancar. 

Pastikan juga bahwa semua selang dan saluran telah aman dan tidak mengalami kebocoran bahkan copot dari sistem. Balon air suspension kalian  juga perlu diperiksa dengan memperhatikan tekanan udara di setiap balon udara. 

Konsultasikan dengan ahli suspensi atau baca manual pemilik yang disematkan dalam paket pembelian, untuk menentukan tekanan udara yang tepat untuk rangkaian air suspension  kalian. Setelah menentukan tekanan yang tepat untuk suspensi udara kalian dengan cara-cara tersebut, air suspension yang Pria Intersport miliki akan lebih awet dan bekerja lebih optimal.

Pada kesimpulannya air suspension merupakan pilihan yang tepat bagi Pria Intersport yang ingin mendapatkan tampilan yang sesuai dengan ketahanan, keamanan, dan kenyaman yang proper.

SAMPAIKAN KOMENTAR