Sejarah, Inovasi Serta Implementasi Roll Cage Pada Kendaraan Road-Legal
15
Dec
2020
0 Comment Share Likes 163 View

Berkendara pada kecepatan tinggi serta bermanuver kanan-kiri dengan mobil merupakan hal yang menyenangkan bagi sebagian besar pecinta otomotif di seluruh dunia. Namun,  berkendara bukan hanya sekedar dapat mencapai kecepatan tinggi serta bermanuver secara agresif bukan?

Salah satu poin yang tidak kalah penting dalam berkendara adalah fitur keselamatan serta keamanan berkendara, dimana fitur ini selalu berkembang setiap harinya. Setiap pabrikan mobil terus berlomba-lomba dalam berinovasi untuk mencapai tingkat keamanan yang optimal, demi menjaga para nyawa dari konsumen mereka.

Berbicara mengenai fitur keselamatan yang ada pada mobil road legal, kita telah menemui berbagai fitur yang telah menjadi standar pada mobil-mobil baru yang ada dipasaran, seperti seat belt, airbag, kaca spion dan lain-lain. Bahkan beberapa mobil high end telah menyisipkan berbagai tambahan fitur seperti lane change assist, auto brake serta lane keep assist.

Namun bagaimana dengan mobil yang dikhususkan untuk ajang motorsport? Mobil khusus ajang motorsport memiliki probabilitas mengalami kecelakaan yang jauh lebih tinggi. Maka dari itu tidak heran jika berbagai fitur keselamatan yang saat ini ada pada mobil road legal merupakan hasil dari inovasi mobil-mobil yang mengikuti ajang motorsport.

 

Inovasi Fitur Keselamatan Roll Cage pada Ajang Motorsport

Di antara berbagai inovasi fitur keselamatan telah diadaptasi mobil road legal pada mobil motorsport ialah seperti, kaca spion, seatbelt dan rem cakram. Saat ini juga mulai marak digunakan salah satu fitur keselamatan dari ajang motorsport untuk mobil road legal yang memiliki performa tinggi yaitu roll cage.

Roll cage pertama kali digunakan pada ajang motorsport Formula 3, pada tahun 1948 dan menjadi fitur wajib saat balap di sirkuit Balap USAC pada tahun 1959. Tidak lama berselang fitur roll cage ini menjadi kewajiban pada ajang balap prestisius Formula 1, setelah keluarnya peraturan yang menetapkan bahwa setiap mobil yang mengikuti ajang Formula 1 merupakan mobil dengan konfigurasi mesin tengah. 

Pada awalnya penggunaan roll cage pada ajang Formula 1 ini sebenarnya tidak terlalu signifikan fungsinya dikarenakan posisi roll cage yang sangat rendah, dan tidak terlalu melindungi pengemudi saat terguling, tepatnya pada bagian kepala pengemudi. Sehingga pada tahun 1960 fitur roll cage ini mengalami perubahan ukuran menjadi lebih tinggi serta dipasang dengan memanfaatkan titik roll over pada chassis mobil yang dianggap dapat melindungi kepala pengemudi dengan lebih baik.

 

sumber

 

 

Jika Pria Intersport memperhatikan roll cage yang digunakan pada ajang Formula 1, mungkin akan bertanya tanya, apakah roll cage yang digunakan tidak terlalu kecil mengingat mobil Formula 1 dapat melaju hingga 360 kilometer/jam. Walaupun memiliki ukuran yang sangat minimalis, roll cage pada kendaraan Formula 1 merupakan bagian paling kuat dari keseluruhan mobil.

Sehingga sejak tahun 1971, FIA (federasi balap internasional) mewajibkan penggunaan roll cage pada ajang Formula 1. Seiring waktu roll cage mengalami inovasi baru dan menghasilkan roll cage yang lebih ringan serta lebih kuat, demi kebutuhan keselamatan pada ajang motorsport yang prestisius tersebut.

 

Roll Cage dan Keselamatan Ajang Motorsport

Selain ajang Formula 1,  ajang motorsport rally juga merupakan ajang balap yang mengimplementasikan fitur roll cage ini. Mengingat balap rally mengharuskan setiap pembalap memacu mobilnya di berbagai jenis medan, roll cage menjadi hal yang sangat vital dalam menjaga keselamatan pada sang pembalap serta navigatornya. 

Roll cage tidak hanya melindungi pengemudi jika terjadi tabrakan atau terguling, tetapi juga benar-benar meningkatkan handling dan performa mobil karena roll cage dapat menambahkan nilai stiffness atau kekakuan pada mobil rally. Hal ini menjadi keuntungan yang besar karena pada ajang balap rally, selain harus menyelesaikan trek dalam waktu yang cepat, pengemudi juga harus tetap menjaga mobilnya untuk tetap berada pada trek yang seharusnya.

Pembalap WRC, Ott Tanak dan beserta navigatornya berhasil selamat dari kecelakaan mengerikan di Rally Monte Carlo pada awal tahun 2019 salah satunya berkat roll cage yang disematkan pada mobil yang mereka gunakan. 

Mobil Hyundai Veloster N yang mereka kendarai terbang dari jalan raya dengan kecepatan 180 kilometer per jam dengan sangat mengerikan. Untungnya, Tanak dan navigatornya dapat keluar dari mobil tersebut tanpa mengalami cedera yang serius.

Karena fungsinya yang optimal dalam menjaga keselamatan pengemudi. Kini kegunaan roll cage menjadi sebuah kewajiban pada seluruh ajang motorsport (mobil).

 

Aplikasi Roll Cage pada Mobil Road Legal

Pengaplikasian roll cage pada mobil road legal merupakan hal yang lumrah saat ini. Baik untuk menambah keamanan dan performa handling atau hanya sebagai penambah nilai estetika. Namun yang perlu diketahui bahwa roll cage memiliki standar tersendiri untuk setidaknya menghindari hal-hal seperti ketidakstabilan mobil hingga sasis yang justru membengkok karena pengaplikasian yang salah.

Material yang digunakan untuk roll cage sendiri setidaknya menggunakan bahan besi seamless berdiameter 40, dengan ketebalan 2.5 inci (ketebalan 1.5 inci hanya digunakan untuk nilai estetika). Roll cage pada mobil road legal juga memiliki berbagai tipe mulai dari roll cage 2 titik, 4 titik hingga 6 titik atau bahkan custom sesuai dengan kebutuhan seperti yang dilakukan salah satu Pria Intersport, Emmanuel Amandio yang mengaplikasikan roll cage custom pada Nissan Silvia S14 miliknya Driven by Passion - Nissan Silvia by Emmanuelle Amandio.

 

 

Jumlah titik tersebut yang akan menentukan jumlah dudukan roll cage yang dikaitkan atau disatukan dengan sasis mobil.

 

sumber

 

Tidak dapat dipungkiri bahwa penggunaan roll cage pada mobil akan menambah nilai estetika yang sporty pada mobil kalian. Namun akan lebih baik bukan jika bukan hanya menambah nilai estetika tapi juga dapat menambahkan keamanan dan performa handling pada mobil dengan menggunakan roll cage yang proper dengan material dan dudukan yang tepat.

SAMPAIKAN KOMENTAR