Sebelum Melakukan Modifikasi Audio di Mobil Lo, Baca Artikel Ini Dulu, Bro!
09
Mar
2021
0 Comment Share Likes 251 View

Modifikasi pada kendaraan biasanya akan didasari dengan kepuasan indera pengelihatan dan kepuasan serta kenyamanan dalam berkendara. Sehingga mayoritas para modifikator cenderung memiliki kebiasaan untuk memodifikasi tampilan mobilnya dengan part-part dan aksesoris tambahan yang dapat meningkatkan tampilan dan tongkrongan pada mobilnya.

Namun ada juga sebagian modifikator yang memberikan ubahan modifikasinya bukan berdasarkan kepuasan indera penglihatan semata, namun juga pada indera pendengarannya. Mengganti knalpot atau menambahkan turbo pada mobil memang memberikan kepuasan pada telinga pengguna mobil, namun selain itu audio sistem pada sebuah mobil juga merupakan hal yang saat ini sedang digandrungi oleh para Pria Intersport.

Modifikasi audio merupakan modifikasi yang dilakukan untuk menambah sensasi kenikmatan berkendara yang berbeda, modifikasi ini juga dapat memberikan pengalihan untuk kebosanan dan kelelahan saat berkendara di tengah kemacetan. Nah bagi para pria intersport yang memang hendak atau sudah melakukan modifikasi audio pada mobilnya, ada baiknya simak artikel yang satu ini ya.

 

Kategori dan Part Modifikasi Audio Mobil

Speaker dapat dibagi menjadi berbagai macam jenis. Beberapa jenis diantaranya adalah speaker mid woofer, woofer, dan subwoofer. Karena seringkali terdapat kesalahan dalam membedakan speaker woofer dan subwoofer, ada baiknya kita membahas lebih lanjut mengenai kedua speaker tersebut dan apa yang membedakan keduanya.

Lalu apa Perbedaan Speaker Woofer dan Subwoofer? Dilihat dari luar dan didengar dengan telinga biasa, speaker woofer dan speaker subwoofer akan menghasilkan suara yang sama saja. Tetapi, bila kita melihat lebih detail lagi, kita dapat melihat perbedaan yang jelas soal angka-angka (range frekuensi) nya.

Speaker woofer dapat menerima frekuensi antara 20 hingga 2,000 Hz. Jika kalian menganggap suara itu rendah, kalian akan terkejut dengan angka yang bisa didapatkan oleh speaker subwoofer. Bila speaker woofer berkisar antara 20 hingga 2,000 Hz, speaker subwoofer memiliki kisaran frekuensi antara 20 hingga 200 Hz. Kisaran ini memang lebih kecil daripada speaker woofer, akan tetapi bukan berarti hal ini bisa dianggap remeh.

Sebaliknya, speaker subwoofer akan menghasilkan suara bass yang lebih baik dikarenakan kisaran frekuensinya yang memang dikhususkan untuk frekuensi suara bawah (low) atau biasa kita sebut bass. Sedangkan untuk woofer yang memiliki frekuensi dengan jenjang yang lebih besar, memiliki karakteristik suara yang cukup menyeluruh atau (all rounder) dimana speaker ini dapat membantu frekuensi suara mulai dari High, Mid hingga Low.

 

Jenis Suara pada Modifikasi Audio

Setelah mengetahui fungsi dari woofer dan subwoofer yang memiliki peranan dalam men-drive suara bass (low) kini masuk kedalam frekuensi tengah atau mid yang biasanya menjadi fungsi dari mid woofer, mid woofer yang memiliki fungsi untuk men-drive suara mid yang biasanya merupakan suara vokal dari sang penyanyi pada sebuah lagu (audio file). 

Umumnya memang para modifikator audio akan menganggap remeh peranan dari mid woofer ini, karena kebanyakan lagu-lagu (audio file) baru yang ada dipasaran dapat dinikmati dengan karakter audio V-shape yang mengebelakangkan bagian mid dari sebuah lagu. Namun ini akan berbeda jika Pria Intersport merupakan penggemar lagu lagu klasik serta lagu dan live musik, maka peranan mid woofer ini sangat dibutuhkan untuk dapat memberikan impresi suara vokal yang luar biasa.

Lalu pada urusan frekuensi suara tinggi (high) dipegang fungsinya oleh tweeter. Tweeter adalah jenis speaker yang dibuat untuk memproduksi frekuensi audio yang lebih tinggi seakurat mungkin. Frekuensi yang di handle tweeter biasanya berkisar antara 2.000 Hz hingga 20.000 Hz. Frekuensi yang lebih tinggi umumnya dianggap sebagai batas atas dari apa yang mampu didengar oleh telinga manusia.

 

Tema Modifikasi & Karakter Modifikasi Audio

Setelah mengetahui beberapa komponen yang dibutuhkan dalam modifikasi audio, sekarang saatnya untuk Pria Intersport mengetahui tema-tema atau karakter modifikasi audio yang marak di blantika modifikasi audio dunia.

 

sumber

 

Sound Quality

Aliran modifikasi audio ini mengutamakan kualitas dari audio yang dihasilkan, sesuai dengan namanya Sound Quality. Detail, kedalaman, hingga semua frekuensi suara harus terdengar jelas dan jernih. Ciri khas dari aliran ini adalah dengan, pemasangan peredam agar suara dari luar mobil tidak masuk ke dalam mobil (untuk mengurangi gejala noise), penggunaan speaker 3-way (segala sisi penempatan), hingga penggunaan prosesor tambahan yang berfungsi untuk mengatur time alignment agar suara bisa berkumpul di tengah sehingga memberikan kualitas sound staging yang baik.

Head unit yang digunakan pada aliran modifikasi audio Sound Quality ini juga harus memiliki kualitas tinggi, dalam artian si Head Unit yang digunakan harus dapat mendrive audio file dengan kepadatan bit rate yang tinggi, serta harus juga cukup kuat untuk mengankat impedensi (hambatan) dari part audio yang lain, untuk menimbulkan suara dan kualitas terbaik dari sebuah audio file

 

Sound Quality Loud (SQL)

Aliran modifikasi audio SQL merupakan aliran yang mengedepankan pengaturan speaker dan subwoofer. Untuk itu mobil harus dipasangi speaker dan subwoofer dalam jumlah yang banyak di hampir seluruh bagian kabin hingga bagasi. Karena jumlahnya banyak, boks subwoofer pun tidak sebesar pada aliran SPL (SOund Pressure Level) . Aliran ini sebenarnya merupakan perpaduan dua aliran modifikasi audio, yakni SQ dan SPL yang bertujuan menghasilkan suara jernih yang memiliki power kencang. Selain itu, sistem audio yang menganut aliran SQL lebih menonjolkan keseimbangan antara speaker dan subwoofer, sehingga dapat menyeimbangkan power serta sound clarity (kejernihan).

 

Sound Pressure Level (SPL)

Berbeda dengan kedua aliran di atas, modifikasi ini menonjolkan bass yang besar dan kencang, meskipun subwoofer yang digunakan pada aliran ini tidak sebanyak SQL namun kegunaan subwoofer pada aliran ini memiliki fungsi yang lebih spesifik, yaitu untuk mendukung kencang dan besarnya power pada bass atau bagian low pada sebuah audio.

Ciri dari aliran modifikasi audio ini adalah jumlah subwoofer yang hanya sedikit, biasanya hanya berjumlah satu atau dua saja. Namun biasanya menggunakan boks yang berukuran besar. Sementara speaker hanya digunakan untuk bagian depan saja. Lalu penggunaan power atau amplifier-nya menggunakan tenaga yang besar sehingga bisa mengalirkan suara ke subwoofer secara maksimal.

Kencangnya suara tersebut diukur dengan jumlah tekanan suara dengan satuan desibel. Lagu yang cocok untuk diputar di mobil dengan aliran modifikasi audio SPL adalah lagu-lagu dengan beat yang kencang seperti R&B atau Hip Hop.

 

Car Theater

Aliran modifikasi audio yang terakhir adalah car theater, ciri khas dari aliran ini adalah terdapat banyaknya perangkat audio dan visual yang disematkan di pada mobil. Selain perangkat audio berupa centre speaker untuk surround system, mobil yang mengusung aliran modifikasi audio Car Theater bisa dilihat dari disematkannya televisi dan DVD Player.

 

Nah berikut tadi adalah karakter modifikasi audio yang biasanya digeluti oleh para modifikator audio, mana yang menjadi pilihan Pria Intersport? Dan biasanya lagu apa sih yang sering menemani Pria Intersport berkendara? Tulis jawabannya di kolom komentar ya

SAMPAIKAN KOMENTAR