RUF, Jago Modifikasi dan “Menyuntik Ideologi” Mobil Porsche
10
Jan
2020
0 Comment Share Likes 267 View

Ada yang pernah mendengar bengkel modifikasi Ruf? Kalau yang belum pernah dengar, pasti agak aneh ya di telinga? Tapi memang begitu namanya. Perusahaan modifikasi ini termasuk yang tua usianya di Eropa. Bahkan di tahun-tahun berikut pada masa awal pendiriannya muncul mobil dengan merek Ruf juga. Menarik kan? Yuk kita simak fakta menarik di balik Ruf ini.

Sejarah Ruf, Bermula Jadi Bengkel Servis Porsche

Awal mula perusahaan ini dimulai pada tahun 1939. Di mana sebuah bengkel kecil telah dibangun oleh Alois Ruf Sr. Nah, kelihatan kan dari mana nama Ruf berasal. Ya, dari pendirinya sendiri. Bengkel Ruf kemudian menjadi bengkel yang dikenal sangat ahli untuk servis mobil-mobil Porsche. Pada periode inilah kemudian Ruf benar-benar akrab dengan semua produk dan bahkan menjadi rujukan paling baik di kalangan para pemilik Porsche di Eropa.

Namun kabar duka kemudian menyelimuti Ruf setelah meninggalnya sang pendiri pada tahun 1974. Perusahaan tidak tutup, melainkan tetap berdiri dan mencoba melakukan pengembangan di berbagai sektor. Pasca meninggalnya Alois, Ruf diteruskan oleh anaknya, Alois Ruf Jr. dengan hanya tiga orang karyawan. Loyalitas ketiganya pun diuji di sini dan ternyata dengan semangat juang tinggi, mereka justru berhasrat untuk bereksistensi di dunia otomotif.

Meski bengkel spesialis Porsche sudah tersemat lama pada Ruf, namun nyatanya mereka baru memberanikan untuk melakukan tune up mobil Porsche pada 1975. Di tahun inilah mobil Porsche hasil tuning pertama oleh Ruf lahir. Hingga kemudian kegiatan itu berlanjut pada 1977. Sebuah mesin turbo dari Porsche 911 di stroke up menjadi 3.300 cc dengan menggunakan piston yang lebih besar. Kemudian pada 1981, Ruf sadar bahwa mereka memiliki salah satu kekurangan dari Porsche 911, yaitu griboks-nya hanya punya 4 percepatan. Atas dasar inilah, Ruf akhirnya memutuskan untuk melakukan pengembangan girboks dengan 5 percepatan buatan sendiri guna memaksimalkan performa dan menambah rasa fun to drive-nya.

Ruf Mendirikan Pabrikan Mobil Sendiri

Tak puas terus-terusan bermain dengan Porsche, rupanya Ruf berhasrat untuk membuat mobil sendiri. Hingga pada tahun 1981 juga, Ruf akhirnya mendapat izin dari pemerintah Jerman untuk mendirikan pabrik mobil. Nah, di sinilah mulanya Ruf dikenal bukan lagi sekadar bengkel servis Porsche saja.

Hasilnya, Ruf benar-benar tampak tancap gas. Semangat sebuah perusahaan otomotif kecil benar-benar terasa di antara pemain industri mobil di Jerman saat itu. Sejak resmi menjadi pabrikan mobil, Ruf telah membangun dan merakit mobil-mobil dari nol dan memiliki VIN (Vehicle Identification Number) sebanyak 17 digit.

Ruf CTR “Yellowbird”

Enam tahun berselang, tepatnya pada tahun 1987, Ruf akhirnya berhasil merilis mobil pertama mereka. Adalah Ruf CTR (Group C, Turbo, RUF) yang dibangun dari basis mobil Porsche 911 Carrera 3.2. Mobil Ruf ini pun kemudian dilabeli nama Yellowbird oleh awak media Road & Track. Menariknya lagi, nama Yellowbird ini justru mendunia di mana pasar otomotif tengah mencari mobil produksi tercepat di muka bumi.

Gayung bersambut, ketenaran Ruf CTR Yellowbird pun cepat merambah ke mana-mana. Terutama saat mobil ini berhasil mencetak rekor kecepatan maksimal secepat 342 km/jam serta tenaga sebesar 463 Hp dan torsi maksimal sebesar 553 Nm. Dengan angka ini artinya tahu, kan? Ya, ini artinya lebih kencang daripada mobil Ferrari Testarossa dan Lamborghini Countach!

Oiya, kecepatan 342 km/jam ini dihasilkan dari spesifikasi mesin berkapasitas 3.400 cc Flat Six Twin-Turbo yang terbenam kuat di balik kapnya.

Namun perlu diketahui, Ruf hanya membuat Yellowbird sekitar 10 sampai 30 unit saja dari basis Porsche. Sisanya, mereka membangun mobil ini dengan menggunakan mobil customer yang dimodifikasi sesuai dengan spesifikasi pabrikan Ruf.

Emang bisa ya? Ya, buktinya sudah ada kok.

Hampir semua tipe Porsche bisa dimodifikasi oleh Ruf. Keberanian dan kejeniusan mereka terhadap merek besar asal Jerman ini memang patut diacungi empat jempol. Bahkan di beberapa aspek, Ruf sepertinya jauh lebih istimewa daripada RWB atau Singer yang juga sangat terkenal gemar "bermain" dengan Porsche.

Ruf CTR2

Pada tahun 1995, Ruf merilis mobil baru yang menggunakan basis dari Porsche 911 seri 993 dan diberi nama CTR2. Mobil ini dibekali sistem penggerak all wheel drive serta mesin Twin Turbo Flat Six berkapasitas 3.600 cc dengan hasilan tenaga sebesar 580 Bhp sebelum mentok di kecepatan 349 km/jam. Soal akselerasinya patut dikagumi, dari 0-100 km/jam hanya butuh waktu 3,8 detik!

Desain Ruf CTR2 ini cukup unik karena spoiler belakang didesain ulang dengan dua tujuan; memberikan downforce sehingga mobil tetap stabil, dan mendinginkan mesin secara lebih optimal. Nah, jadi mobil ini punya sebuah air bent di dalam spoilernya agar mesin tidak kepanasan.

Ruf Dakara

Dengan lahirnya Porsche Cayenne sebagai SUV pertama Porsche, Ruf pun ikut turun memodifikasi mobil tersebut dengan nama Dakara. Ruf memodifikasi sedikit bodykit yang lebih aerodinamis, serta lampu depan mengusung lampu Porshe 911 seri 997. Banyak pihak menilai tampilannya justru jadi lebih aneh, sih.

Ruf Dakara dibekali mesin berkapasitas 4.500 cc Twin Turbo V8 dengan hasilan daya sebesar 591 Hp dan torsi sebesar 750 Nm! Wow!

Ruf CTR3 Clubsport

Mobil CTR terbaru yang dirakit Ruf diberi nama CTR3 Clubsport. Mobil ini adalah versi update dari CTR3 varian biasa dari basis Prosche Cayman. Alois Ruf Jr. mengatakan bahwa mobil ini didesain supaya mirip lekukan tubuh wanita. Hasilnya, mobil ini benar-benar sensual. Mobil cantik ini dibekali mesin 3.700 cc Twin Turbo Flat Six bertenaga 766 Hp dan torsi sebesar 980 Nm.

Dari sini bisa diambil kesimpulan bahwa Ruf sangat menggilai produk Porsche. Namun dari setiap Porsche yang digubahnya, Ruf berusaha memasukkan ideologi tersendiri. Kalau diperhatikan, karakter kuatnya ada pada mesin Twin Turbo yang sangat special.

SAMPAIKAN KOMENTAR