RE Amemiya: Bengkel Tuning Khusus Rotary yang Mendunia
24
Jan
2021
0 Comment Share Likes 199 View

Berbicara tentang batasan pada dunia otomotif memang tidak ada habisnya. Begitupun dengan tenaga yang dihasilkan oleh salah satu konfigurasi mesin yang menurut Intersport memiliki komunitas dan fans yang paling loyal di seluruh dunia. Konfigurasi mesin itu adalah konfigurasi mesin wankel/rotary engine. Dimana pada dasarnya konfigurasi mesin ini tidak menggunakan piston di dalamnya, dan digantikan dengan sebuah bagian yang berbentuk segitiga (beberapa kalangan menyebut Doritos).

Mesin rotary dikenal dengan reputasinya sebagai mesin yang dapat berputar dengan rpm yang sangat tinggi, sehingga menimbulkan hasil suara mesin yang merdu dan banyak digemari oleh para penggiat otomotif. Walaupun demikian, rotary engine juga memiliki beberapa kekurangan yang membuat konfigurasi mesin ini juga memiliki reputasi yang cukup buruk dalam urusan reliability. 

Akan tetapi, berbagai komunitas dan fans dari konfigurasi rotary engine ini terus saja mencoba untuk memperbaiki dan melakukan berbagai penelitian yang dapat membuat mesin ini menjadi lebih reliable, bahkan para produsen mobil di dunia telah banyak yang meninggalkan konfigurasi mesin ini karena dirasa dapat merugikan banyak pihak.

Sehingga terhitung pada tahun 2000an, hanya tersisa Mazda sebagai satu-satunya produsen mobil yang masih berusaha untuk menyempurnakan konfigurasi mesin ini. Hal tersebut memang diapresiasi oleh banyak pihak, terlebih berbagai komunitas otomotif yang memiliki kecintaan terhadap rotary engine. Pada dekade 90 - 2000 an, Mazda juga memperkenalkan dua lini mobil yang semakin memberikan warna terhadap dunia otomotif dengan memperkenalkan model RX-7 serta RX-8. Kedua mobil tersebut menjadi idola bagi para pelaku otomotif, modifikator serta bengkel tuning bahkan hingga saat ini. Salah satunya adalah bengkel tuning ternama RE Amemiya.

RE Amemiya Car Co Ltd (有限会社 RE 雨 宮 自動 車, Yūgen Kaisha Āru-ī Amemiya Jidōsha) adalah perusahaan tuning otomotif dari Tomisato, Prefektur Chiba, Jepang yang didirikan oleh Isami Amemiya. Amemiya yang telah jatuh cinta dengan konfigurasi rotary engine ini sejak 1974, telah menjadi salah satu pelopor bengkel tuning khusus konfigurasi rotary engine. Amemiya telah memiliki reputasi yang sangat baik dalam memodifikasi mobil-mobil Mazda dengan konfigurasi rotary, khususnya model RX-7.

 

RE Amemiya dan Kiprahnya di Ajang Motorsport

Setelah tiga puluh tahun berkutat dengan mesin rotary, Amemiya memiliki keinginan untuk mengikuti kegiatan motorsport pertamanya lewat event Super GT, dengan membawa model Mazda RX-7 yang di-tuning khusus pada bengkelnya, Mazda RX-7 yang ia bawa pada kejuaraan itu menggunakan mesin Rotary 20B 3-rotor di kelas GT300.

 

sumber

 

Berhasil mengejutkan banyak pihak dengan menjadi satu-satunya peserta yang menggunakan konfigurasi mesin rotary, Amemiya berhasil membawa reputasi baiknya dengan bekerjasama dengan salah satu developer game balap ternama untuk membawa mobil ini pada game Gran Turismo 4 Polyphony Digital, Gran Turismo 5 serta Gran Turismo 6.

Pada tahun 2006 tim mendapat penghargaan saat mereka merebut trophy pada Japan Championship Class. Selain kompetisi balap sirkuit RE Amemiya juga berkompetisi di seri drifting Grand Prix D1 sejak 2004. Pada tahun kedua mereka berhasil merebut trophy (2005) lewat pembalap berbakat mereka Masao Suenaga yang mencetak satu kemenangan sempurna di Fuji Speedway dan mengakhiri series tersebut sebagai runner up secara keseluruhan pada Grand Prix D1 tersebut dengan perbedaan hanya satu poin dengan sang juara pertama Yasuyuki Kazama.

Sebagai bengkel tuning yang berfokus pada hanya satu konfigurasi mesin, RE Amemiya, menjadi salah satu bengkel tuning yang paling berhasil di dunia dalam mempertahankan eksistensi mesin rotary. Dengan memberikan reputasi yang luar biasa pada ajang motorsport, bahkan sebagai bengkel modifikasi mobil-mobil dengan konfigurasi mesin rotary.

RE Amemiya juga menjadi salah satu bengkel tuning ternama yang memiliki berbagai part aftermarket (khusus mobil rotary) yang hingga saat ini masih digandrungi oleh berbagai modifikator mobil rotary di seluruh dunia. Tidak hanya sampai disitu, RE Amemiya juga kerap kali menjadi modification advisor yang terpercaya, dengan berbagai bentuk modifikasi pada bagian mesin rotary untuk menjadikan mobil tersebut dapat bekerja secara optimal.

 

sumber

 

Rotary Sempurna dari Workshop Sederhana

Dengan berbagai reputasi yang luar biasa, RE Amemiya ternyata memiliki bengkel yang cukup sederhana. RE-Amemiya sebenarnya memiliki dua workshop yang berada di wilayah Tokyo: workshop besar di Chiba, dekat Bandara Narita dan satu workshop kecil yang terletak di sisi timur Tokyo di tepi Sungai Arakawa. RE-Amemiya tidak terletak di kawasan komersial atau kawasan industri yang sibuk, tetapi terletak di pemukiman tenang yang penuh dengan gedung apartemen, rumah dan bisnis mikro.


Workshop Amemiya (kecil) bahkan berada pada satu gedung dengan salah satu apartemen (semacam indekos) yang berada tepat pada lantai dua workshop tersebut, sehingga mungkin jika Pria Intersport memiliki kesempatan untuk tinggal di Jepang, Pria Intersport dapat menjadi penghuni (indekos) yang berada tepat diatas salah satu bengkel tuning paling terkenal di Jepang.

 

sumber

 

Amemiya-san yang sangat mencintai konfigurasi mesin rotary ini, menjadi salah satu contoh betapa loyalnya para pelaku otomotif yang juga turut mengembangkan sendiri versi rotary engine mereka. Nampaknya hal ini juga yang terus memberikan Mazda (sebagai produsen mobil terakhir yang mengembangkan mesin rotary) untuk terus berinovasi dan mengembangkan mesin rotary hingga sisi reliabilitas pada mesin ini dapat bersaing dengan mesin piston. Beredar rumor bahwa pada model selanjutnya, Mazda akan kembali memperkenalkan mobil sport terbarunya yang menggunakan mesin Hybrid Rotary untuk mengobati rindu para fans dan loyal user dari konfigurasi mesin tersebut, tanpa terkecuali bagi Amemiya-San dan bengkel tuning hebat miliknya.

SAMPAIKAN KOMENTAR