Project J: Kolaborasi Talenta Lokal Berkelas Internasional
13
Jan
2021
2 Comment Share Likes 365 View

Pria Intersport penggemar acara televisi tahun 90an pasti tidak asing dengan salah satu acara berjudul Pimp My Ride. Acara reality show satu ini menampilkan perjalanan para pemilik mobil dengan keadaan yang mengkhawatirkan dan di makeover oleh pihak Pimp My Ride lewat bengkel rekanan mereka West Coast Customs. Selang beberapa tahun sejak acara tersebut tidak lagi disiarkan khususnya di Indonesia, bengkel West Coast Customs telah berevolusi menjadi bengkel tuner raksasa.

 

Kolaborasi Desainer Kelas Dunia dan Pengepul Mobil

Para personil bengkel tersebut juga mengalami pergantian serta penambahan yang signifikan setiap tahunnya. Dari beberapa pergantian personil, ada yang menarik pada daftar personil West Coast Customs, dengan masuknya seorang personil bagian desain yang ternyata adalah seorang warga Indonesia. Personil itu bernama Musa Tjahjono, sejak 2014 Musa telah memulai karirnya di bengkel modifikasi ternama itu.

 

sumber

 

Pria kelahiran kota Surabaya tersebut memiliki karir yang luar biasa bersama dengan West Coast Customs, terhitung sudah sangat banyak mobil para selebriti Hollywood yang telah Musa dan West Coast Customs kerjakan bersama. Walaupun dengan karir dan popularitas yang saat ini Musa miliki, bukan berarti Musa lupa akan tanah kelahirannya Indonesia. Musa sendiri tetap mengikuti berbagai tren modifikasi di Indonesia yang sedang populer.

Tidak hanya itu, pada awal tahun 2020 silam, Musa bekerja sama dengan salah satu pegiat otomotif tanah air yaitu Pengepul Mobil. Bersama-sama mereka mengerjakan satu project mobil yang istimewa, dengan body kit yang Musa desain sendiri. Mengambil basis dari salah satu mobil yang dianggap underrated dan pernah menjadi salah satu pengisi Driven by Passion Eps. 2 yaitu Honda Civic Nouva, ternyata Musa dan Pengepul Mobil berhasil menciptakan mobil yang mendapatkan antusiasme luar biasa.

 

Debut Project J (Civic Nouva) di Tanah Air

Perhelatan Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 menjadi saksi perilisan eksklusif body kit hasil kolaborasi Musa Tjahjono dan Pengepul Mobil. Unit kendaraan modifikasi yang dinamai “Project J” ini merupakan hasil salah satu kegiatan yang paling ditunggu-tunggu. Selain menggunakan basis kendaraan Civic Nouva atau dikenal Civic EF, Jargon “Build With Passion” yang biasa digemborkan Pengepul Mobil benar-benar terasa.

Jacki Suwandi (Pengepul Mobil) mengatakan, body kit hasil kolaborasi bertajuk 9000 miles collaboration merupakan desain Musa yang akan diimplementasikan di semua bagian body kit. Tanpa menghilangkan sedikit pun karakter khas modifikator nyentrik satu ini. “Saya senang sekali bisa kolaborasi dengan bro Musa, progres ini juga menandakan mimpi yang akhirnya jadi kenyataan. Saya hanyalah pengepul yang terus berinovasi menghadirkan karya modifikasi terbaik dan berkarakter,” ujar Jacki. Pada wawancara yang dilakukan oleh NMAA.

 

sumber

 

Alasan dipilihnya Civic Nouva menurutnya, diprediksikan jadi mobil generasi Civic yang akan banyak dicari para honda freaks dan petrolheads. Apalagi jika dimodifikasi menggunakan body kit eksklusif ini. “Sewaktu launching S2000 di IMX 2019 saya diskusi sama Ko Andre (Founder NMAA) pingin buat body kit sendiri dan dijual secara worldwide. Sama seperti lorong kesuksesan KARMA Body Kit. Tapi tidak menghilangkan karakter yang biasa ditonjolkan Pengepul Mobil seperti tampilan rapi dan bawaan OEM,” ungkap Jacki.

Di balik proses kreatif tersebut, Jacki memaparkan, tingkat realisasi body kit ini terbilang rumit apalagi Musa mengatakan bahwa mempertahankan tingkat originalitas body kit itu rumit. Membuat konsep sampai beberapa kali, dengan bantuan JS Garage akhirnya bisa tercapai. “Dengan tim, saya ingin kembali mengangkat eksistensi Civic Nouva. Apalagi dijelaskan mempertahankan originalitas bikin body kit garis standar itu susah. Dari desain 2D naik ke 3D membutuhkan ketelitian,” ungkap Jacki.

 

sumber

 

Pertahankan Tampilan Khas 90s JDM

Namun walaupun terbilang sulit, Musa tetap mencoba untuk mempertahankan gaya JDM pada mobil Civic Nouva, dimana garis-garis tegas masih menjadi ciri khas mobil OEM JDM pada masa Honda Civic Nouva dirilis pertama kali di dunia pada tahun 1990an.

Sebelumnya, Musa berpendapat bahwa Civic Nouva ini merupakan mobil yang terbilang klasik dan jika dimodifikasi terlalu berlebihan nantinya akan tidak enak dipandang. Maka dari itu, ia menggarap project dengan tingkat ketelitian sangat tinggi. “Sebenarnya cukup banyak perubahan bagian body, tanpa menghilangkan kesan Civic EF yang cenderung mengkotak,” ujar Musa.

Musa menambahkan, jika memakai Civic EG atau Estilo, sudah terlalu banyak yang produksi, sedangkan Civic Nouva adalah salah satu mobil yang belum banyak terpikir untuk dimodifikasi. Musa juga mengatakan bahwa proses desain body kit ini beberapa kali dirundingkan dengan Jacki dan NMAA. Kesulitannya yaitu membuat body kit yang simpel, masih sesuai dengan garis desain body Civic EF.

“Kadang-kadang simplicity itu lebih susah dari bikin yang rombak sepenuhnya. Semoga nanti rekan-rekan suka dengan hasilnya dan kita bisa jual ke dunia,” Kata Musa.

Bodykit Project J sendiri terdiri dari front lip, bumper, wide body fenders, side skirts, rear fenders, dan rear bumper. “Harganya dibanderol mulai 2500 USD (sekitar 36 Jutaan Rupiah) . Tapi untuk konsumen di Indonesia kita kasih diskon sampai didampingi deh cara masangnya,” ujar Jacki.

 

Ubahan Pada Dapur Pacu dan Handling Civic Nouva (Project J)

Untuk spesifikasi mesin mobil Project J yang dipamerkan pada ajang IMX 2020 sendiri Pengepul Mobil menyematkan mesin Honda K20 type R milik Accord Euro. Sehingga mengharuskan Pengepul Mobil untuk merubah dudukan mesin, serta memberikan ubahan pada engine mounting. Jacki juga mengubah bagian header knalpot mobil ini dengan konfigurasi 4-2-1. Sehingga untuk menyeimbangkan performa buas pada mobil ini, sejumlah komponen lain juga mengalami perubahan serta penyesuaian.

 

sumber

 

Pada bagian sistem suspensi menggunakan coilover merek Aragosta pada bagian depan, sedangkan di bagian belakang menggunakan merek Bodycon. Lalu pada bagian velg, Pengepul Mobil memutuskan untuk menggunakan “velg yang tidak pernah salah” yaitu Volk Rays TE37 berbalut ban Advan Neova ukuran 195/50 dengan menambahkan adaptor untuk mengakomodir ubahan tersebut. Selain itu, pada sektor pengereman bagian belakang Nouva Project J ini diganti menggunakan disc dari AP Racing yang biasa dipakai di Honda Genio. Sedangkan bagian depan mengandalkan master rem Honda GK5 atau Honda Jazz.


Lewat Project J ini, Jacki berharap dapat membawa mobil Project J Honda Nouva ini ke ranah modifikasi internasional seperti SEMA Show dimana akan menjadi pencapaian tersendiri bagi modifikator dari seluruh dunia, jika berhasil mendapatkan slot pada acara tersebut. Menurut Intersport hal ini sangatlah mungkin, mengingat Project J ini berkolaborasi dengan Musa yang reputasinya sangat baik dengan mobil-mobil modifikasi bengkel West Coast Customs yang setiap tahunnya kerap meramaikan kegiatan SEMA tersebut. 

SAMPAIKAN KOMENTAR