Perjalanan Toyota Celica Dobrak Pasar Amerika
06
Nov
2020
0 Comment Share Likes 187 View

Mobil ini merupakan salah satu mobil yang membuat pasar otomotif Amerika mulai mencintai keberadaan dan kehadiran mobil impor asal Jepang di Negeri Paman Sam. Populer lewat ajang motorsport bergengsi WRC (World Rally Championship) dan bahkan sebelum pabrikan satu negaranya, Subaru memperkenalkan seri WRX dan Mitsubishi dengan Lancer Evolution.

Mobil ini adalah Toyota Celica. Diperkenalkan pada tahun 1970, di saat tren mobil ber-genre American Muscle sedang dalam masa emasnya. American Muscle yang terkenal dengan ukuran mesin serta kapasitas interior yang besar menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar otomotif di Amerika.

Toyota dengan tim R&D mulai menyadari peluang tersebut sehingga pada Oktober 1970, bertempat di Tokyo Motor Show, Toyota memperkenalkan senjata mereka untuk bersaing dengan kepopuleran American Muscle. Mereka memperkenalkan coupe 2 pintu yang mampu menampung rata-rata tinggi badan publik Amerika, yang diberi nama Celica.

 

Generasi Pertama: Kuda Hitam pada Masa Emas American Muscle

 

Sumber: sentimetal.shop

Toyota Celica sendiri dibangun dari basis model Toyota Carina yang memiliki ukuran sedikit lebih besar dari model populernya, Toyota Corolla. Nama Celica sendiri diambil dari bahasa latin yang memiliki arti “surgawi”.

Celica dikenal sebagai mobil yang terjangkau, praktis, serta memiliki tampilan yang sporty. Celica akhirnya dirilis di Amerika pada tahun 1971 dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan rival populernya, Ford Mustang. Model pertama mereka dipersenjatai dengan mesin Inline 4, 1900cc yang menghasilkan tenaga sekitar 90 daya kuda.

Toyota Celica merupakan salah satu mobil asal Jepang pertama yang dibangun menggunakan mesin produksi otomatis dan memiliki build quality yang lebih baik dibandingkan dengan mobil produksi rivalnya. Toyota Celica juga dibekali dengan disc brake sebagai fitur standar serta independent MacPherson strut suspension pada penggerak depan.

Dengan banyaknya keunggulan fitur serta build quality yang baik, publik mulai melirik mobil ini dengan pandangan yang positif. Salah satunya adalah Ove Anderson, pria asal Swedia yang menggunakan Celica dalam ajang pertamanya di WRC dan berhasil finish pada urutan kesembilan.

 

Generasi Kedua: Mustang Killer

 

Sumber: sentimetal.shop

 

Tidak lama berselang, Toyota kembali memberikan perubahan pada model Celica dengan memperkenalkan Toyota Celica GT. Model ini dibekali trim dan mesin yang lebih bertenaga. Lalu pada tahun 1976 Toyota kembali memperkenalkan model Celica terbaru dengan menggunakan desain liftback pada bagian belakang mobil, memiliki kapasitas mesin 2200cc yang diberi nama Toyota Celica GT Liftback.

Beberapa orang menganggap bahwa model terbaru ini sengaja diciptakan dengan meniru gaya design dari rivalnya, Ford Mustang. Walau begitu, model ini dianggap sukses pada sektor penjualannya. Tipe ini juga berhasil menyabet titel sebagai 1976 Import Car of The Year dari majalah MotorTrend Amerika.

Pada generasi keduanya, Toyota Celica kembali memperbaharui desain Celica dengan mengutus Toyota SoCal Design Studio. Model kedua ini memiliki dimensi yang sedikit lebih besar dari model sebelumnya. Toyota mengklaim, model terbarunya ini memiliki tingkat kenyamanan yang lebih tinggi.

Masih menggunakan mesin Inline 4 berkapasitas 2.200cc seperti pada model sebelumnya, Toyota Celica sukses memboyong kembali titel 1978 Import Car of The Year dari majalah yang sama, MotorTrend.

Pada generasi kedua Celica, Toyota memberikan berbagai opsi model, fitur dan berbagai ukuran mesin, serta beragam pilihan transmisi. Pada saat itu Toyota memiliki 49 model unik hanya dari tipe Celica saja. Namun sungguh sangat disayangkan dari banyaknya opsi pilihan Toyota Celica, tidak ada satupun model dari tipe ini yang dipasarkan di negara Indonesia.

 

Generasi Ketiga: Inovasi dan Kreativitas

 

Sumber: sentimetal.shop

 

Lalu pada tahun 1980 Toyota kembali memperbaharui model Celica dengan desain khas mobil tahun 80an. Garis desain tegas yang mengkotak serta headlights dibuat untuk mengedepankan fungsi aerodinamika yang diadaptasi dari mobil Lamborghini Miura.

Model ini juga dibekali oleh berbagai fitur canggih pada masanya, seperti digital dashboard dan in car GPS navigation system.

Berselang 2 tahun lamanya, pada tahun 1982 Toyota memperkenalkan versi Celica Turbo pertama mereka di pasar Jepang yang memiliki tenaga sebesar 180 daya kuda. Bahkan pada model ini Toyota juga mengikuti ajang Group B Rally dengan membawa Toyota Celica yang telah dimodifikasi untuk memiliki tenaga hingga 320 daya kuda.

Namun karena Celica yang diturunkan pada ajang Group B Rally ini hanya memiliki penggerak belakang, Celica gagal bersaing dengan berbagai mobil pabrikan yang memiliki 4 roda penggerak. Namun, hal itu tidak menghentikan Celica dalam menjuarai ajang motorsport.

Sebagai contoh, Celica berhasil mengantongi berbagai kemenangan ajang WRC Rally yang diadakan di negara Afrika selama 4 tahun berturut-turut, sehingga pada masa itu Celica dijuluki sebagai King of Africa.

 

Generasi Keempat: Dari Debu hingga Lintasan Aspal

 

Sumber: sentimetal.shop

 

Pada tahun 1985 Toyota memperkenalkan model keempat dari Celica, dengan garis desain yang lebih halus untuk kebutuhan aerodinamika dan menggantikan roda penggerak belakang dengan roda penggerak depan.

Tata ruang mesin yang berubah memungkinkan Toyota untuk menyematkan McPherson Independent Suspension Strut pada roda belakang yang diklaim memiliki keunggulan handling pada model tersebut. Walau banyaknya respon negatif kepada Toyota soal keputusannya menggunakan penggerak roda depan, Celica tetap memberikan kejutan dengan mendominasi ajang IMSA Racing Series.

Tidak lama setelahnya, Toyota kembali memberikan pembaharuan pada Celica dengan memperkenalkan Celica GT 4. Dibekali mesin 2000cc turbo, model GT 4 ini dapat menghasilkan 190 daya kuda. Kali ini Toyota akhirnya menyematkan pengendalian All Wheel Drive dengan center locking differential yang dikenal sebagai All Trac.

Model GT 4 ini berhasil membawa nama Toyota sebagai pabrikan jepang pertama yang menggunakan penggerak All Wheel Drive pada ajang WRC dan memboyong banyak kemenangan melebihi rival asal Eropa. Dari mobil ini juga Toyota berhasil melambungkan nama pembalapnya, Lara dan Carlos Sainz sebagai WRC Driver Championship pada tahun 1990.

Akhir tahun 1989 Toyota memberikan kembali perubahan segar pada model Celica, kali ini Celica telah memiliki desain yang lebih modern dan dilengkapi interior dan mesin yang lebih baik lagi. Di satu sisi, model Celica sebelumnya mendapatkan kembali penghargaan sebagai mobil dengan ketahanan yang luar biasa dari berbagai media.

 

Generasi Kelima: Dominasi Celica pada Ajang WRC

 

Sumber: sentimetal.shop

 

Model kelima ini juga memiliki edisi khusus All Trac dengan mesin yang lebih agresif serta tampilan yang lebih sporty. Model kelima dari Celica kembali menjuarai berbagai ajang WRC selama 3 tahun berturut-turut pada tahun 1992 hingga 1994.

 

Generasi Keenam: Golden Age of Celica

 

Sumber: blog.toyota.co.uk

 

4 tahun berselang setelah diluncurkannya model kelima, Celica kembali mendapatkan penyegaran desain pada tahun 1993. Di beberapa negara yang beruntung, generasi keenam dari Celica GT 4 memiliki 250 daya kuda sebagai mesin standar bawaan pabrik.

Tidak ingin mengecewakan para pendahulunya, Celica generasi keenam juga memiliki berbagai kesuksesan pada ajang motorsport, bahkan Rod Millen memenangkan ajang Pikes Peak International Hill Climb berhasil memecahkan rekor dengan catatan waktu 40 detik lebih cepat dari rekor sebelumnya. Rekor tersebut bertahan hingga 13 tahun sebelum akhirnya berhasil dipecahkan oleh Nobuhiro Tajima pada tahun 2007.

 

Generasi Ketujuh: Akhir Perjalanan sang Raja

 

Sumber: sentimetal.shop

 

Lama berselang akhirnya pada tahun 2000 Toyota memperkenalkan generasi terakhir dari Celica, generasi ke 7, dengan desain layaknya mobil sport modern. Celica yang mengawali debut untuk meruntuhkan deretan muscle car Amerika, kini telah memiliki kultur dan penggemarnya sendiri. Terhitung lebih dari 4.1 juta unit Celica telah terjual di seluruh dunia. Kini telah lebih dari 50 tahun sejak pertama kali sejak Celica dikenalkan kepada dunia. Para antusias berharap bahwa Toyota akan menghadirkan kembali lebih banyak sport car dengan harga yang terjangkau seperti yang mereka lakukan sebelumnya.

Menurut Pria Intersport, apakah Toyota Celica layak dihidupkan kembali menyusul saudaranya Toyota Supra?

SAMPAIKAN KOMENTAR