Penjualan Honda Naik Drastis di Awal Tahun 2020
27
Mar
2020
0 Comment Share Likes 692 View

Selama dua bulan pertama di 2020, penjualan ritel mobil Honda di luar Pulau Jawa terus mengalami pertumbuhan. Dengan angka penjualan yang terus meningkat, pasar di luar Pulau Jawa kini menyumbangkan kontribusi tertinggi sebesar 34% atau sebanyak 8.290 unit dari total 24.518 unit penjualan mobil Honda di Indonesia pada periode Januari–Februari 2020.

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM),Yusak Billy mengungkapkan angka penjualan mobil Honda di luar Pulau Jawa tercatat meningkat sebesar 16% pada periode Januari–Februari 2020 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan terbesar datang dari wilayah Sumatera yang penjualannya meningkat hingga 20% dibanding 2019.

"Penjualan Honda di Januari dan Februari masih dipengaruhi beberapa faktor, terutama banjir di beberapa kota di Pulau Jawa. Meskipun demikian pembangunan infrastruktur yang terus berkembang di luar Pulau Jawa memberikan kontribusi signifikan sehingga penjualan Honda masih tetap stabil di awal tahun ini," kata Yusak di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Selain di Sumatera, penjualan mobil Honda di wilayah Kalimantan pada dua bulan pertama tahun ini juga meningkat sebesar 17% dibanding tahun lalu. Sementara pasar di Sulawesi serta Maluku dan Papua juga meningkat masing-masing 13% dan 14% pada awal 2020.

Kontribusi terbesar untuk penjualan Honda masih datang dari Honda Brio Satya yang sebanyak 9.049 unit, diikuti oleh Honda HR-V 1,5 L yang membukukan penjualan 4.223 unit, Honda Mobilio 2.886 unit, dan Honda Brio RS 2.681 unit.

Honda Jazz turut menopa

Penjualan Honda Naik Drastis di Awal Tahun 2020

Selama dua bulan pertama di 2020, penjualan ritel mobil Honda di luar Pulau Jawa terus mengalami pertumbuhan. Dengan angka penjualan yang terus meningkat, pasar di luar Pulau Jawa kini menyumbangkan kontribusi tertinggi sebesar 34% atau sebanyak 8.290 unit dari total 24.518 unit penjualan mobil Honda di Indonesia pada periode Januari–Februari 2020.

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM),Yusak Billy mengungkapkan angka penjualan mobil Honda di luar Pulau Jawa tercatat meningkat sebesar 16% pada periode Januari–Februari 2020 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan terbesar datang dari wilayah Sumatera yang penjualannya meningkat hingga 20% dibanding 2019.

"Penjualan Honda di Januari dan Februari masih dipengaruhi beberapa faktor, terutama banjir di beberapa kota di Pulau Jawa. Meskipun demikian pembangunan infrastruktur yang terus berkembang di luar Pulau Jawa memberikan kontribusi signifikan sehingga penjualan Honda masih tetap stabil di awal tahun ini," kata Yusak di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Selain di Sumatera, penjualan mobil Honda di wilayah Kalimantan pada dua bulan pertama tahun ini juga meningkat sebesar 17% dibanding tahun lalu. Sementara pasar di Sulawesi serta Maluku dan Papua juga meningkat masing-masing 13% dan 14% pada awal 2020.

Kontribusi terbesar untuk penjualan Honda masih datang dari Honda Brio Satya yang sebanyak 9.049 unit, diikuti oleh Honda HR-V 1,5 L yang membukukan penjualan 4.223 unit, Honda Mobilio 2.886 unit, dan Honda Brio RS 2.681 unit.

Honda Jazz turut menopang penjualan setelah mencatat penjualan 2.051 unit, disusul oleh Honda CR-V sebanyak 2.041 unit, Honda BR-V sebanyak 828 unit, Honda HR-V 1,8 L sebanyak 348 unit dan Honda Civic Hatchback 209 unit.

Sementara itu Honda Civic Sedan terjual 100 unit, Honda City 61 unit, Honda Accord 34 unit, serta Honda Odyssey 9 unit, dan Honda Civic Type R 1 unit.

Setelah Toyota ada, ada Daihatsu yang menjual 14.173 unit, lagi-lagi juga mengalami penurunan dibandingkan Januari 2019 yang sempat menembus 14.769 unit.

Setelah itu, ada Honda yang mampu berada di posisi ketiga dengan torehan penjualan 12.777 unit, atau naik signifikan dibandingkan Januari 2019 yang hanya 10.064 unit, atau mampu menyalip Mitsubishi. Posisi keempat ada Mitsubishi yang mencatatkan penjualan 12.295 unit, atau turun drastis dibandingkan tahun lalu yang sempat mencapai 16.383 unit.

Catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pemimpin pasar mobil 2019 masih dikuasai oleh Toyota yang mampu membukukan penjualan 333.222 unit, atau turun dibandingkan 2018 yang sempat menembus 353.471 unit. Sedangkan di posisi kedua dipegang oleh Daihatsu dengan menjual 177.284 unit, atau turun dibandingkan 2018 yang mencapai 202.738 unit.

Sementara itu, Mitsubishi masih mempertahankan posisi ketiga dengan membukukan penjualan 161.765 unit, juga mengalami penurunan dibandingkan 2018 yang sempat tembus 194.331 unit.

Setelahnya di posisi keempat ada Honda yang membukukan penjualan 2019 sebesar 137.339 unit, lalu dibayangi oleh Suzuki dengan penjualan 100.383 unit.

Selama Januari-Desember 2019 penjualan mobil mencapai 1.026.921 unit, atau turun 10,8% dari 1.151.413 unit pada 2018.

Pada Desember 2019 penjualan mobil juga mengalami penurunan, tercatat pada Desember 2018 penjualan mobil masih 87.846 unit, lalu pada Desember 2019 menjadi 86.582 unit atau turun tipis sebesar 1,4%.

Bisa dibilang penjualan Honda ini sangatlah naik drastic dan Honda berhasil menguasai pasar Luar Pulau Jawa. Meski begitu Honda tetap menjadi primadona di pulau jawa terutama di ibukota Jakarta walaupun kemarin sempat terkendala oleh banjir dan merebaknya virus corona.

ng penjualan setelah mencatat penjualan 2.051 unit, disusul oleh Honda CR-V sebanyak 2.041 unit, Honda BR-V sebanyak 828 unit, Honda HR-V 1,8 L sebanyak 348 unit dan Honda Civic Hatchback 209 unit.

Sementara itu Honda Civic Sedan terjual 100 unit, Honda City 61 unit, Honda Accord 34 unit, serta Honda Odyssey 9 unit, dan Honda Civic Type R 1 unit.

Setelah Toyota ada, ada Daihatsu yang menjual 14.173 unit, lagi-lagi juga mengalami penurunan dibandingkan Januari 2019 yang sempat menembus 14.769 unit.

Setelah itu, ada Honda yang mampu berada di posisi ketiga dengan torehan penjualan 12.777 unit, atau naik signifikan dibandingkan Januari 2019 yang hanya 10.064 unit, atau mampu menyalip Mitsubishi. Posisi keempat ada Mitsubishi yang mencatatkan penjualan 12.295 unit, atau turun drastis dibandingkan tahun lalu yang sempat mencapai 16.383 unit.

Catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pemimpin pasar mobil 2019 masih dikuasai oleh Toyota yang mampu membukukan penjualan 333.222 unit, atau turun dibandingkan 2018 yang sempat menembus 353.471 unit. Sedangkan di posisi kedua dipegang oleh Daihatsu dengan menjual 177.284 unit, atau turun dibandingkan 2018 yang mencapai 202.738 unit.

Sementara itu, Mitsubishi masih mempertahankan posisi ketiga dengan membukukan penjualan 161.765 unit, juga mengalami penurunan dibandingkan 2018 yang sempat tembus 194.331 unit.

Setelahnya di posisi keempat ada Honda yang membukukan penjualan 2019 sebesar 137.339 unit, lalu dibayangi oleh Suzuki dengan penjualan 100.383 unit.

Selama Januari-Desember 2019 penjualan mobil mencapai 1.026.921 unit, atau turun 10,8% dari 1.151.413 unit pada 2018.

Pada Desember 2019 penjualan mobil juga mengalami penurunan, tercatat pada Desember 2018 penjualan mobil masih 87.846 unit, lalu pada Desember 2019 menjadi 86.582 unit atau turun tipis sebesar 1,4%.

Bisa dibilang penjualan Honda ini sangatlah naik drastic dan Honda berhasil menguasai pasar Luar Pulau Jawa. Meski begitu Honda tetap menjadi primadona di pulau jawa terutama di ibukota Jakarta walaupun kemarin sempat terkendala oleh banjir dan merebaknya virus corona.

SAMPAIKAN KOMENTAR