Pasang Velg Aftermarket, Perhatikan Ini Sebelum Pasang
20
Feb
2020
0 Comment Share Likes 1114 View

Mengganti Velg aftermarket memang sudah menjadi hal wajib bagi penyuka modifikasi mobil. Biasanya diameter velg diganti dengan ukuran yang lebih besar. Misalnya, velg bawaan berukuran ring 16 dan akan diganti ke ukuran velg ring 18 bahkan 20.

Nah, penggantian velg ini pastinya akan diikuti dengan penggantian ban ke diameter yang lebih besar juga. Tetapi ingat, untuk kenyamanan, penggantian velg dan ban juga ada syaratnya, bukan asal main diganti begitu saja. Perhatikan beberapa aturan main mengganti velg mobil yang benar.

 

  1. Perhatikan Diameter Luar Ban Yang Akan Dipakai

Yang paling utama adalah perhatikan outside diameter (od) atau diameter luar ban yang akan dipakai ketika mengganti velg ke diameter yang lebih besar. Sebisa mungkin diameter luar ban harus tetap sama meski ukuran velg diubah menjadi lebih besar. Kesimpulannya ketika mengganti velg juga harus memperhatikan ukuran ban yang akan dipakai juga.

 

  1. Perhatikan Aspek Rasio Ban Tersebut

Yang paling penting adalah memperhatikan aspek rasio ban, atau tebal tipisnya ban. Aspek rasio dihitung dari persentase section width (ukuran antara sisi ban, diukur dari bagian dalam ban) dibandingkan dengan section height (tinggi dari tapak ban ke bead ban atau dasar ban yang memegang velg).

Misal pada ukuran berikut ini, 225/35R19. “225” adalah section width, sedang aspek rasio ada pada angka “35”. Semakin kecil angka aspek rasionya maka ban akan semakin tipus dan sebaliknya, bila angkanya semakin besar ban akan semakin tebal pula.

 

  1. Perhatikan Resiko Penggantian Ukuran Velg

Bila mengganti velg berdiameter terlalu besar, pada akhirnya harus menggunakan ban dengan angka aspek rasio kecil. Tentunya hal ini berhubungan langsung dengan kenyamanan mobil nantinya.

Makin tipis ban tentunya sangat kecil defleksinya, sehingga kemampuannya untuk membantu menyerap getaran jadi agak berkurang. Efeknya bukan hanya kenyamanan yang berkurang tapi juga bisa memperpendek umur kaki-kaki juga.

Diameter lebih besar, otomatis beban putar sistem kemudi akan lebih berat juga. Roda gigi kemudi akan cepat aus. Bahkan tie-rod end, ball-joint dan bearing roda juga akan berumur pendek.

 

  1. Perhatikan Lebar Velg

Penggantian velg memberikan sejumlah dampak pada mobil tersebut. Hal pertama yang perlu diingat adalah, semakin besar ukuran velg maka semakin besar pula lebar velgnya. Contoh velg 15 inci itu lebarnya antara 6-7 ini. Nah, velg 17 inci biasanya memiliki lebar yang bisa mencapai 7,5 - 8 inci.

Semakin lebar ukuran velg, bidang cengkeram ban pun semakin besar. Hal ini akan menyebabkan meningkatnya body roll dan gejala understeer dari mobil tersebut.

Body roll adalah pergerakan bodi kendaraan kea rah luar tikungan. Sementara understeer adalah gejala mobil cenderung lurus walau setir sudah dibelokkan.

 

  1. Idealnya Naik 2 Inci Dari Ukuran Standar

Maka dari itu untuk kenyamanan idealnya velg naik 2 inci saja dari standar. Dengan penggantian velg yang tidak terlalu besar, selain tetap bisa menggunakan ban dengan aspek rasio yang memenuhi standar kenyamanan juga tidak perlu repot melakukan kalibrasi ulang speedometer.

 

  1. Perhatikan Perubahan Titik Tumpu Mobil

Ketika mobil memakai velg yang lebih besar dan lebar akan menyebabkan titik berat atau titik tumpuan di roda akan bergeser. Selain itu, perubahan titik tumpu roda itu juga bisa dipengaruhi oleh pemakaian velg dengan offset yang berbeda dari standar.

Offset velg itu menandakan seberapa besar permukaan tengah velg menjorok ke dalam atau ke luar. Semakin kecil angka maka penampang tengah velg makin celong ke dalam dan bibir velg lebar.

 

  1. Perhatikan Kemampuan EPS Mobil

Velg besar dan tapak ban lebar juga bisa memperpendek usia Electronic Power Steering (EPS). Jadi, sesuaikan dengan kemampuan EPS. Terutama jika model EPS kecil. Usahakan agar tidak kelebihan beban.

Selain, maksimal menaikan dua inci -seperti yang dijelaskan di atas, kamu juga bisa memakai strategi plus satu atau plus dua, yaitu meningkatkan ukuran lebih besar satu step atau dua step dari standar pabrikan.

Misalnya ukuran ban 185/60/15. 185 menunjukan kode lebar ban, 60 tinggi ban, dan 15 diameter pelek. Jadi jika naik satu step bisa menggunakan ukuran 205/60/16. Sedangkan untuk yang dua step bisa menggunakan ukuran 205/60/17.

 

Kesimpulannya kalian tetap harus memperatikan ukuran ideal dari velg yang kalian butuhkan untuk mobil kalian sendiri. Semuanya tergantung budget dari kantong kalian masing-masing, jika kalian berkantong tipis kalian bisa membeli atau menggunakan velg KW, namun sudah pasti ada resiko yang harus kalian terima jika menggunakan velg KW, velg kalian bisa pecah saat mobil kalian melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi.

Namun ada opsi lain selain membeli velg KW yaitu membeli velg bekas, nah untuk menghemmat kalian juga bisa membeli velg bekas guys, nah opsi ini adalah opsi yang paling aman jika kalian berkantong tipis.


Selamat berburu velg ya guys!

SAMPAIKAN KOMENTAR