Nissan Skyline GT-R R34: Mahakarya Sempurna dari Mine’s Motorsport
07
Sep
2020
0 Comment Share Likes 518 View

Merek otomotif roda empat asal Jepang, Nissan, pernah jadi salah satu pabrikan yang terkenal akan sedan-sedan kencangnya pada era 1990an hingga awal 2000an. Salah satu mobil sedan Nissan yang terkenal dan melegenda hingga saat ini tentu adalah Skyline GT-R R34.

Mobil yang banyak dikenal dengan sebutan Godzilla itu sukses meraih eksistensi berkat kehadirannya di beberapa judul film ternama seperti 2 Fast 2 Furious, Initial D serta di game balap Gran Turismo.

Berkat berbagai eksistensinya itu, tak heran Skyline GT-R R34 kini menjadi salah satu sedan kencang era 1990an yang banyak diburu. Hanya saja, karena mobil tersebut memang tak pernah masuk ke Indonesia melalui pabrikan resmi, melainkan hanya lewat Importir Umum (IU), maka populasinya pun jadi sangat terbatas.

Salah satu orang yang cukup beruntung memiliki Nissan Skyline GT-R R34 di Indonesia, yakni adalah Rian Risky. Bahkan yang lebih spesialnya lagi, dirinya tidak hanya memiliki R34 biasa, melainkan R34 versi Mine’s Motorsport.

Ya, sedan berkelir midnight purple itu, memang asli digarap langsung modifikasinya oleh rumah modifikasi Mine’s Motorsport Jepang.

“Jadi memang awalnya pada 2013 lalu, saya order langsung ke Mine’s Jepang via Hans dari bengkel ART di Jakarta.  Saat itu ditawarin, mau dibangun dengan spek full race atau street car, akhirnya ya sudah saya pilih spek street car,” ucap Rian kepada Intersport.

Lanjut Rian, setelah proses pembicaraan awal itu, R34 kesayangannya itu langsung digarap dan diubah sedimikian rupa oleh Mine’s Motorsport. Seluruh proses pengerjaan modifikasi itu, mulai dari eksterior, interior, hingga mesin, dikerjakan langsung di Jepang.

“Iya, semua pekerjaan modifikasi itu langsung di Jepang. Sampai di Indonesia tinggal di fine tune sama Mr. Nakayama di bengkel ART. Mr. Nakayama ini Head Mechanic Mine’s langsung,” jelas Rian.

 

Ubahan di Bagian Eksterior

Mengusung konsep street car, tampilan luar dari GT-R R34 ini pun dibuat ala racing look yang nyaman untuk dipakai harian. Beberapa panel bodi berbahan carbon pun jadi salah satu pembeda yang diberikan oleh Mine’s pada R34 ini.

Panel bodi berbahan carbon itu terdapat pada bagian sayap belakang dan pintu bagasi. Tak hanya itu, Mine’s juga turut melakukan menyematkan air scoop pada bagian kap mesin mobil ini yang bertujuan untuk memberikan aliran udara lebih pada mesin buas R34.

Guna memberikan identitas Mine’s pada mobil ini, Rian pun menyiram sekujur tubuh dari R34 ini dengan sentuhan warna midnight purple yang dilengkapi dengan livery Mine’s.

Terakhir, untuk memberikan kesan sedan bertenaga, Nissan GT-R R34 ini pun dibekali dengan velg Volk Rays TE37 berbahan almunium dengan ukuran ring 18 inci. Velg itu dibalut dengan ban Advan Neova AD08.

 

Upaya Mempertahankan Kesan OEM Pada Bagian Interior R34

Masuk bagian dalam, ubahan yang dilakukan pada R34 ini memang tidaklah banyak. Rian hanya mencopot jok standar dari R34 dan menggantinya dengan jok balap keluaran Recaro SP-GT II untuk sisi pengemudi dan Recaro SR IV Tomcat untuk sisi penumpang.

Jok balap itu dipadukan dengan sabuk keselamatan dari Takata dan side protector dari Recaro. Setir bernuansa balap dari OMP juga turut dibenamkan oleh Rian pada mobil ini, tujuannya tentu saja utk membuatnya terkesan sedikit berbeda dan menampilkan aura sedan kencang.

“Jadi memang saya tidak mau menghilangkan kesan nuansa OEM dari Japanese Car mobil ini. Makanya ubahannya hanya sebatas jok, setir, serta penambahan beberapa indikator saja, supaya tidak terlalu mengganggu kenyamanan berkendara saja,” ujar pria yang juga aktif di ajang balap mobil touring dan drag race itu.

 

Mesin Semakin Buas Berkat Ubahan Signifikan

Berbeda dari bagian eksterior dan interior yang hanya mendapatkan sedikit ubahan. Mesin R34 ini justru menjadi bagian yang paling totalitas mendapatkan peningkatan.

Mesin legendaris berkode RB26 yang terbenam di mobil ini pun dirombak habis oleh Mine’s. Berbagai komponen jeroan kelas satu pun disematkan pada mesin mobil ini, seperti seperangkat piston, conrod, crankshaft, gasket, hingga Cam dari Tomei, paket intercooler dari HKS, hingga turbine turbo dari HKS.

 

“Sektor mesin memang jadi fokus utama yang ditingkatkan ya. Tapi meski mesinnya di upgrade cukup signifikan, tentu saya requestnya supaya mobilnya tetap masih enak untuk dipakai harian. Karena orientasi saya memang gimana supaya R34 ini dimodifikasi dalam hal peningkatan performa tapi tanpa mengurangi kenyamanan dalam berkendara,” beber Rian.

Meski sudah terlihat cukup sempurna, Rian mengaku masih ada beberapa ubahan yang akan dirinya lakukan pada mobil kesayangannya itu. Rencananya, sektor ECU pun akan jadi fokus berikutnya yang dirinya tingkatkan.

“Rencana terdekat mau ganti ECU. Karena ECU aftermarket ini hampir tiap tahun selalu update dan fitur yang ditawarkannya untuk meningkatkan performa mobil itu semakin lengkap,” papar Rian.

Dengan berbagai ubahan yang sudah terjadi pada R34 kesayangannya itu, Rian mengaku sudah sangat puas. Bahkan dengan statusnya yang cukup langka, yakni Mine’s version, membuat R34 nya menjadi buruan banyak orang. Tidak hanya dalam negeri saja, namun juga internasional.

“Ya ini mobil memang sangat istimewa ya karena rare dan susah didapatnya. Saya malah sudah dapat penawaran dari 3 orang luar, dari Uni Emirat Arab dan Oman,” tutur Rian.

Walaupun sudah mendapatkan banyak tawaran menggiurkan, Rian mengaku masih mikir-mikir untuk melepas mobil kesayangannya itu. Maklum, dirinya merasa sudah sangat jatuh cinta dengan R34 nya itu.

 

Spesifikasi Nissan Skyline GT-R R34 Mine’s Motorsport:

Engine

  • TOMEI RB28 kit (non cooling channel model)
  • TOMEI Forged Piston (87)
  • TOMEI Forged H-Beam conrod
  • TOMEI Forged 8-Counter crankshaft
  • Conrod bearing WPC machined
  • NISMO Main Bearing for crankshaft
  • TOMEI Pro-camshaft IN/EX 260 lift 10.8mm
  • TOMEI strengthened metal head gasket
  • TOMEI oil cap
  • MINES triple flow cam cover baffle plate
  • HKS vernier sprocket IN/EX
  • Valve lightweight machined
  • Strengthened valve spring
  • Berrylium seat ring replacement
  • Phospor bronze valve guide replacement
  • Valve seat cutting
  • Modification of port machined
  • Combustion chamber machined
  • NISMO GT block
  • Block balancing plane research
  • Main stod bolt (reinforced bolts)
  • HKS exhaust manifold
  • HKS T 04Z turbine kit
  • HKS front pipe (for T 04Z)
  • MINES silence VX Pro Titan II 90 (no catalizer)
  • MINES carbon radiator shroud
  • ARC radiator
  • APEXI radiator separator
  • ESSENTIAL oil catch tank
  • HKS S type oil coller
  • BLITZ sus power air filter
  • NAPREC 50 throttle
  • HKS R type intercooler
  • HKS intercooler piping kit
  • NISMO intake collector 50
  • Air flow sensor less (air pressure sensor)
  • SARD big capacity injector 800cc
  • SARD fuel delivery pipe
  • NISMO big capacity fuel pump for in tank, SARD fuel pump (270L/hx2) for collector tank
  • NGK racing plug no 9
  • ATS carbon triple plate cluct / CCM processing
  • MINES carbon propeller shaft

ECU

  • APEXI Power FC + FC commander

EXTERIOR

  • MINES carbon trunk spoiler
  • MINES Carbon rear wing stay (adapter)
  • MINES air scoop
  • NISMO License Plate Frame
  • Midnight Purple painting

RIMS & SUSPENSION

  • MINES ESTA fullspec suspension III FR = 12.5 K  ;  RR = 12.5 K
  • NISMO suspension link, circuit link
  • CUSCO fr pillow ball tension rod
  • MINES aluminium rigid suspension member bush
  • BREMBO 8 POT caliper kit 380discs pad winmax N844
  • BREMBO 4 POT caliper kit 332discs pad winmax N844
  • RAYS TE37 aluminium 10,5J x 18 + 18
  • ADVAN neova AD08 wheels
  • Front strut tower brace aluminium

INTERIOR

  • RECARO SP-GT II (Driver's seat) - RECARO SR IV Tomcat (Passenger's seat)
  • TAKATA safety belt
  • RECARO side protector
  • OMP steering
  • NISMO speed meter
  • NISMO Maruti function display
  • DEFI-link meter
  • DEFI Fuel pressure meter
  • DEFI Exhaust temp meter
  • DEFI Water temp meter
  • DEFI Boost meter
  • DEFI Oil temp meter
  • HKS EVC IV
  • Billion fan controller

SAMPAIKAN KOMENTAR