Nissan Fairlady Z Modifikasi ala Drifting
01
Mar
2020
0 Comment Share Likes 811 View

Pada era 1960-an, Nissan memiliki mobil berbadan roadster dengan nama Datsun Sports, atau Datsun Fairlady di negara kelahirannya Jepang.

Namun, pada hari ini penerusnya di Negeri Matahari Terbit berubah menjadi Fairlady Z, dengan nama alternatif 370Z untuk seluruh dunia. Lantas, apa makna embel-embel 'Z' pada nama Fairlady? Mari kita bahas sedikit tentang sejarah lahirnya Nissan Fairlady Z

Kelahiran Nissan Z berawal pada saat Nissan hendak melahirkan penerus dari Datsun Fairlady untuk diluncurkan di tahun 1970.

Pada tahun 1960-an, Datsun Fairlady memiliki konsep mobil roadster berukuran kecil. Namun, sang desainer yang bertanggung jawab atas penerus Fairlady, Yoshihiko Matsuo, merombak drastis konsep Nissan Fairlady menjadi mobil GT.

Bahkan, penerus Datsun Fairlady tersebut tidak memiliki model atap terbuka, dimana Datsun Fairlady selalu hadir tanpa atap.

Hal tersebut diambil mengingat mobil berdesain roadster mungil sedang lesu dan kalah dari mobil hatchback, sedang mobil GT sedang digemari, namun harganya sedikit tinggi.

Maka dari itu, Matsuo bermaksud untuk melahirkan mobil GT dengan harga terjangkau, dengan ukuran mesin beserta dimensi lebih besar ketimbang Datsun Fairlady.

Akibat berubahnya segmentasi tersebut, pihak Nissan pun menambah huruf Z, dan melahirkan Nissan Fairlady Z.

Hanya saja, ketika Nissan Fairlady tersebut sudah jadi, rupanya bos Nissan Amerika Serikat saat itu, Yutaka Katayama, kurang menyukai nama Fairlady, karena dianggap terlalu feminim dan tidak menjual.

Awalnya, seluruh dunia bakal mendapat mobil yang bernama Nissan Fairlady Z, namun langkah yang diambil Katayama membuat mobil berjuluk Fairlady Z hanya dilego di Negeri Bunga Sakura, sedangkan seluruh dunia mendapat nama lain.

Bahkan, Katayama rela menyingkirkan emblem tulisan "Fairlady" dari mobil-mobil Nissan Z yang pertama datang dari Jepang dengan tangannya sendiri.

Akhirnya diputuskan, berhubung Nissan Fairlady Z pertama mengusung mesin berkapasitas 2.400 cc, maka seluruh dunia kecuali Jepang mendapatkan Nissan 240Z, dan tradisi tersebut berlangsung hingga hari ini dengan Nissan 270Z bermesin V6 3.7 liter.

Mobil ini sangat digemari oleh banyak orang, bahkan kebanyakan dari mereka memilih mobil ini untuk drifting. Di Indonesia pun juga banyak penggemar dari Fairlady Z ini apa lagi seri 350Z yang menjadi mobil balap drifting impian mereka.

Kali ini kita akan membahas tentang modifikasi Nissan Fairlady 350Z milik “Aldy Bosar”, Mobil 350Z ini menggunakan body kit Rocket Bunny dengan desain wide body yang sangat keren dan berbahan full karbon. Di bagian velg depan mas Aldy menggunakan velg Lenso Project D dengan lebar 10.5” dibalut dengan Ban GT Radial dengan Lebar 265 35. Dibagian kaliper ia menggunakan merk AP Racing dan gap dengan velg sangat tipis sekali.

Untuk velg belakang menggunakan merk yang sama dengan lebar 11” dibalut dengan GT Radial dengan ukuran yang sama. Cuma velg belakang dicat dengan warna hitam, dan didalamnya menggunakan dobel kaliper dengan merk AP Racing dan kaliper aslinya 350Z.

Di bagian belakang 350Z ini menggunakan ducktail dari Rocket Bunny dengan bahan karbon juga yang membuat mobil ini terlihat lebih keren. Diffuser belakang tidak dipasang karena mobil ini menggunakan base bar.

Kemudian masuk ke dalam interior, mobil ini dimodifikasi khusus untuk drifting sehingga interior juga terlihat kosong tidak ada apa-apa, hanya dipasangkan part-part penting saja bahkan mobil ini tidak menggunakan AC lagi. Setir dan panel panel sudah dimodifikasi sehingga menjadi mobil drifting yang layak untuk sirkuit.

Kemudian di sektor mesin, mobil ini menggunakan mesin 2JZ VVTI tapi bukan 2JZ biasa, mesin ini sudah di stroke up menggunakan braincrower stroke up kit 3400, menjadikan cc mobil ini menjadi 3400cc, wow sekali. Tentu saja semua part di mobil ini sudah diganti dengan part aftermarket, melihat mesin dengan cc sebesar ini kemungkinan besar mobil ini memiliki tenaga diatas 600hp.

Memang Nissan Fairlady Z series ini mendukung untuk kebutuhan drifting dengan desain bodynya yang lebar-lebar membuat mobil ini digemari banyak orang pecinta drifting, di Indonesia sendiri juga banyak orang menggunakan Z series untuk kebutuhan drifting mereka, walaupun kebanyakan dari mereka memakai mesin yang bukan standar dari Nissan lagi. Biasanya mereka menswap dengan mesin Toyota Supra atau lebih dikenal dengan kode 2JZ, karena mesin tersebut sangat mudah dimodifikasi hingga cc tinggi.

Menurut kalian apakah kalian juga ingin memiliki mobil Nissan Z series ini?

SAMPAIKAN KOMENTAR