Mobil Legendaris dengan Julukan Lokal
27
Feb
2021
0 Comment Share Likes 201 View

Pria Intersport, terutama penggemar mobil klasik, pasti tidak asing lagi dengan sebuah gerakan dari para classic car enthusiast yang mencoba menghidupkan kembali era 80an. Era saat ada sebuah tempat di salah satu wilayah di Lintas Melawai, Jakarta. Pada artikel kali ini Intersport juga akan membawa Pria Intersport untuk bernostalgia lagi ke dunia otomotif di era 70-90an.

Namun berbeda dengan sebelumnya yang lebih membahas tentang lokasi nongkrong car enthusiast, kali ini kita akan membahas tentang julukan-julukan lokal Indonesia kepada mobil mobil ikonik yang masuk ke pasar negara ini, dan sempat menjadi primadona pada masanya. Penasaran? Check this out!

 

Daihatsu Taft (Taft Kebo)

Daihatsu Taft pertama kali diperkenalkan di 1976 saat peluncuran Taft F10 bermesin bensin 4 silinder 958cc. Untuk versi awal ini dijuluki sebagai Taft Kancil karena ukurannya yang mungil namun bermesin bandel. Meski demikian, mobil ini baru populer di generasi berikutnya, yaitu pada 1979 dengan kode sasis F50. Taft F50 muncul sebagai sosok SUV dua pintu 4×4 yang dikenal tangguh hingga dijuluki Taft Kebo. Tapi, julukan tadi muncul bukan cuman karena ketangguhannya seperti kerbau, namun juga karena hadirnya logo bergambar kepala kerbau di pintu belakang Daihatsu Taft F50.


Mobil ini naik pamor karena mesinnya sudah memakai diesel berkode DG 4 silinder segaris 2.530cc dengan transmisi 4 percepatan. Nama Taft ini dipercaya merupakan singkatan dari Tough Almighty Four-wheel Touring. Daihatsu Taft punya banyak nama lain di luar negeri. SUV ini juga dikenal dengan nama Daihatsu Wildcat, Daihatsu Scat, atau Daihatsu Rugger.

 

sumber

 

Nah, untuk versi Kei Car pada mobil ini, definisi Taft bergeser jadi Tough & Almighty Fun Tool. Melihat sejarah Daihatsu Taft Kebo, terkenal sebagai mobil yang tahan banting, irit, tidak rewel, dan tangguh dengan reputasi yang bagus sebagai jip kompak serba bisa. Mobil ini dahulu banyak dipakai instansi pemerintah sebagai kendaraan operasional atau dinas di berbagai proyek di Indonesia.

 

Mitsubishi Galant 1993 (Galant Lele)

Di antara sedan premium Jepang yang pernah masuk ke Indonesia pada pertengahan tahun 90-an, mobil ini merupakan kandidat terkencang dibandingkan dengan pesaingnya Honda Accord Cielo, Mazda Cronos ataupun Toyota Corona Absolute.

Mengapa? Karena mesin yang diusungnya cukup badak, walaupun kapasitasnya hanya 2 liter, namun salah satu varian mesinnya telah menggunakan konfigurasi V6 ini mampu memberikan tenaga yang besar.

Sangat jarang ada sedan premium Jepang dengan spesifikasi mesin V6 yang masuk ke Indonesia karena pada saat itu mesin dengan konfigurasi ini hanya dipasok oleh pabrikan Jerman, seperti Mercedes-Benz ataupun BMW. Galant generasi ketujuh ini lebih dikenal di Indonesia dengan nama Galant Lele atau Galant Paus. Hadir pada 1993 untuk menggantikan posisi market Mitsubishi Eterna yang saat itu hadir bersama Mitsubishi DanGan.

 

sumber

 

Datsun Curut

Orang Indonesia dulu terkenal tidak suka dengan nama rumit dan sulit diucapkan. Seperti halnya Datsun 120Y (B110) yang menggunakan gabungan antara angka dan huruf hingga terkadang sulit diingat.

Demi memudahkan namanya, masyarakat malah mengenal mobil Datsun ini dengan istilah 'curut', yang merupakan nama jenis tikus. Penamaan tersebut rupanya diidentikkan dengan model moncong depan mungil dengan mata bulat serta lekuk tubuh melandai persis seperti wujud tikus curut. Nama besarnya sebagai salah satu varian Datsun selaras dengan kejayaan produsen tersebut yang pernah berjaya di tahun 1970-an.

 

sumber

 

Kijang Gen 2 1981 (Doyok)

Kesuksesan yang dicapai oleh Toyota Kijang generasi pertama yang diperkenalkan pada 1977 mendorong PT Toyota Astra Motor untuk meluncurkan Kijang generasi kedua. Bahkan, di antara para pesaingnya di kategori Kendaraan Bermotor Niaga Serbaguna (KBNS) saat itu, hanya Toyota Kijang yang masih bertahan dan melahirkan generasi kedua pada tahun 1981.

Nama Kijang sendiri diambil dari singkatan Kerjasama Indonesia Jepang. Mobil kijang doyok ini menjadi mobil yang sangat ikonik dan dikenal oleh lintas generasi. Bagaimana tidak, mobil yang dikenal sebagai mobil yang tangguh dan tahan banting ini, beberapa kali masih sering terlihat di jalan-jalan ibukota dengan kondisi yang sehat.

Sampai hari ini, Toyota Kijang generasi kedua ini populer dengan sebutan Kijang “Doyok”. Tak pernah ada penjelasan pasti mengapa julukan itu tumbuh di masyarakat dan melekat di Toyota Kijang 1981 ini. Bisa jadi, julukan itu muncul lantaran sosok Kijang generasi kedua yang kerempeng ini identik dengan tokoh kartun Doyok di harian Pos Kota. Namun ada juga yang berpendapat bahwa julukan itu muncul karena mobil ini sering muncul di kartun Doyok yang pada masa itu menjadi salah satu rubrik favorit.

 

sumber

 

Jimny Jangkrik

Sejak generasi pertama hadir di Indonesia pada 1979, Jimny dikenal sebagai mobil berbentuk kotak yang sederhana namun menawarkan performa off-road, serta memiliki kelincahan di berbagai medan jalan. 

Jimny sendiri menjadi salah satu mobil SUV paling laku di pasaran, terbukti dengan nilai penjualan sebanyak 130.334 unit sejak 1979 hingga saat ini. Setiap seri Jimny yang diluncurkan di Indonesia selalu membangkitkan kembali memori historis dan fenomenal terhadap mobil legendaris ini. Bahkan, saking legendarisnya mobil ini, akhirnya pihak Suzuki kembali menghidupkan tipe Jimny baru-baru ini dan menjadi trending di kalangan Car Enthusiast.

Jimny generasi pertama yang diluncurkan pertama kali di tanah air adalah LJ80 pada 1979. Kemudian mendapat sebutan "Jimny Jangkrik". Setelah sambutan positif, Jimny LJ80 kemudian dirakit di Indonesia dengan kapasitas mesin 800cc. Mobil off-road 4x4 itu awalnya dihadirkan untuk keperluan mobilitas pertambangan dan sempat jadi mobil dinas kepolisian. Lalu mendulang sukses di pasar dan menjadi salah satu mobil ikonik di Indonesia. Jimny Jangkrik juga memiliki model turunan yang diproduksi hingga 1981, yaitu LJ-80V dan LJ-80Q dengan pintu berbahan metal.

 

sumber

 

Punya daftar lain yang belum masuk dalam daftar Intersport kali ini? Tulis di kolom komentar, ya!

SAMPAIKAN KOMENTAR