Mobil Jarang Dipakai Karena WFH, Hal Ini Yang Akan Terjadi
08
Apr
2020
1 Comment Share Likes 831 View

Pemerintah menghimbau bahwa kita harus tetap dirumah dan bekerja serta belajar juga dirumah, hal ini diberlakukan agar masyarakat terhindar dan penyebaran virus covid-19 berhenti. Tentu saja karena masyarakat sekarang beraktivitas di rumah dan Work From Home (WFH), bisa membuat mobil lebih banyak menganggur atau parkir karena jarang di pakai.

Hal ini bisa menjadikan mobil kita menjadi rusak akibat parkir atau dongkrok terlalu lama, dan akan membuat kita menjadi banyak pengeluaran perbaikan hanya karena mobil yang rusak akibat parkir terlalu lama.

Yang Pertama adalah, Aki Drop Bahkan Mati. Aki berguna untuk menyuplai arus tegangan ke semua kelistrikan mobil, aki malah bisa menurun performanya bila mobil jarang dipakai, dan bahkan bisa mati akibat terlalu lama tidak digunakan.

Karena mobil yang jarang digunakan tetap membutuhkan asupan listrik untuk beberapa komponen. Di sisi lain daya aki tidak terisi optimal karena mobil jarang digunakan. Lama-lama daya aki akan habis dan berujung drop. Bila itu terjadi, mobil tidak akan bisa di-starter.

Menjaga performa aki pada mobil yang jarang dipakai bisa dengan mengecek ketinggian air aki agar tegangan bisa bertahan lebih lama. Tapi kalau mobil benar-benar tidak akan dihidupkan dalam waktu lama, sebaiknya konektor aki dilepas saja sehingga daya aki tidak akan habis.


Yang Kedua, Ban mobil akan kempes dan bisa rusak. Mobil yang jarang dipakai atau lama tidak bergerak akan memberi tekanan terus-menerus pada ban mobil. Alhasil, tekanan angin pada ban bisa berkurang.

Bila tekanan angin berkurang, ban akan kempes. Bila kondisi ini dibiarkan terus-menerus bisa merusak ban, terutama pada bagian dinding ban yang tertekuk. Jadi untuk menjaga kondisi ban mobil tetap optimal, pastikan tekanan angin selalau sesuai dengan rekomendasi. Malah kalau bisa boleh dilebihkan sedikit tekanannya bila kendaraan berencana lama tidak akan digunakan.

Ketiga, Oli akan mengental bahkan mengendap. Meski mesin tidak dihidupkan bukan berarti kondisi oli akan baik-baik saja. Mesin yang tidak bergerak justru membuat oli tidak bisa bersirkulasi melumasi komponen-komponen dalam mesin kendaraan. Mengabaikan cara merawatkan mobil yang jarang dipakai bisa membuat oli jadi mengental.

Caranya, sesekali cek kondisi oli melalui dipstick yang tersedia. Kalau oli mulai mengental seperti jelly dan warnanya juga ikut berubah, sebaiknya segera lakukan penggantian oli sesuai spesifikasi kendaraan.

 

Keempat, Wiper mobil akan mengeras dan kering. Ya, tentu saja hal kecil seperti wiper ini tidak diperhatikan oleh kita. Apabila mobil diparkirkan di luar atau ruangan yang panas, tentunya akan berakibat kaca mobil menjadi panas. Hal ini akan merusak karet wiper yang menempel pada kaca yang panas tersebut, sehingga akan lebih baik apabila karet wiper diangkat agar tidak cepat rusak atau getas.

 

Beberapa hal diatas adalah kemungkinan besar yang akan terjadi bila mobil terlalu lama dongkrok atau parkir, Kemudian kami akan memberikan sedikit tips untuk merawat mobil kita selama Work From Home atau DirumahAja.

  1. Panaskan Mesin Setiap Hari

Untuk menjaga kondisi mesin tetap optimal, mobil yang jarang dipakai sesekali tetap harus dinyalakan. Idealnya malah setiap hari mesin dinyalakan atau dipanaskan. Tak perlu lama-lama, maksimal 5 menit saja cukup.

 

Hal ini dilakukan agar oli bisa bersirkulasi melumasi komponen-komponen di dalamnya. Selain itu ketika mesin hidup komponen di luarnya juga banyak yang ikut bergerak seperti pompa bensin, sensor-sensor, dan lain-lain. Dengan begitu kondisinya akan tetap terjaga.

 

  1. Mencuci Mobil Seminggu Sekali

Cara terakhir adalah dengan menjaga kebersihan mobil. Jarang dipakai tetap bisa membuat mobil dipenuhi debu. Tak ada salahnya dilakukan cuci mobil, apalagi bila kendaraan akan didiamkan cukup lama. Termasuk juga bagian interior, sampah-sampah yang ada baiknya dibersihkan agar tidak menjadi sarang serangga atau bahkan tikus yang bisa membahayakan kabel-kabel pada sistem mobil.

 

Setelah cuci mobil selesai dilakukan, untuk menjaga kendaraan tetap bersih dan menjaga kualitas cat, tak ada salahnya mobil ditutupi dengan cover. Terutama bila mobil tidak akan digunakan dalam waktu lama. Pastikan juga menggunakan bahan cover mobil yang tidak merusak cat, apalagi luntur.

Itulah beberapa hal yang akan terjadi dan tips bila mobil kita mendongkrok atau terlalu lama parkir, semoga bisa bermanfaat buat kalian. Jangan lupa tinggalkan pendapat lain di kolom komentar.

SAMPAIKAN KOMENTAR