Mesin 2JZ Sangat Digemari Para Pecinta Drifting, Kenapa?
19
Feb
2020
0 Comment Share Likes 836 View

Popularitas mesin 2JZ buatan Toyota memang bukan barang asing lagi bagi para tuner. Dalam beberapa balapan, seperti drift, touring, drag, dan speed offroad. Banyak pebalap drifting terutama, yang menggunakan mesin ini sebagai jantung pacu mobil mereka. Setidaknya ada dua hal yang menjadi alasan bagi para tuner untuk menggunakan mesin tersebut. Sebelum membahas mengenai kenapa mesin 2JZ begitu populer, ada baiknya Anda mengenal lebih dekat dulu dengan mesin 2JZ ini.

Sejarah awal dari mesin ini, model mesin 2JZ ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari seri sebelumnya yang memiliki kode mesin 1JZ. Untuk mesin 2JZ memiliki tiga varian yaitu 2JZ GE, 2JZ-GTE dan 2JZ-FSE. Ketiga varian mesin tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dari satu sama lain. Model yang paling dasar adalah 2JZ-GE bisa dibilang mesin standar dimana performa yang dihasilkan tidak terlalu besar, berbeda dengan varian 2JZ-GTE yang memang diperuntukan untuk kendaraan dengan kemampuan High Performance.

Dari beberapa pengaplikasiannya, kebanyakan mobil drifting di Indonesia menggunakan mesin ini sebagai jantung pacu untuk memberikan performa yang lebih besar daripada mesin asli mobilnya. Jika kalian penggemar dari Garasi Drift, mobil drifting mereka semuanya menggunakan mesin 2JZ ini berbeda dengan mobil harian mereka yang menggunakan mesin yang aslinya.

Mengapa mesin 2JZ ini begitu menjadi primadona bagi drifter, apa spesialnya?. Ada dua hal yang menjadi latar belakang penggunaan mesin tersebut, yang pertama adalah dari segi harga yang relatif lebih murah dan komponen racingnya yang mudah didapatkan dan tentu saja harganya murah daripada mesin lain. Peranan harga di sini juga sangat penting. Karena, dengan biaya yang lebih murah menjadikan pemilik mobil drifing lebih cocok untuk mengoprek mobil mereka dengan biaya yang cukup murah, sehingga perawatan mobil merekapun juga termasuk murah.

Awalnya, mesin 2JZ-GTE merupakan mesin yang menjadi jantung pacu bagi mobil Toyota Aristo V (JZS147) pada tahun 1991 sebelum menjadi mesin andalan Toyota untuk model mobil Toyota Supra RZ (JZA80). Basis mekanisnya adalah 2JZ-GE yang sudah ada, tetapi yang membedakannya adalah penggunaan sequential twin turbochargers dan an air-to-air side-mounted intercooler. Engine block, crankshaft, dan connecting rod dari mesin 2JZ-GE dan 2JZ-GTE yang ada pada Toyota Supra memang pada dasarnya sama.

Teknologi VVT-i variable valve timing dari Toyota ditambahkan pada mesin ini pada awal September tahun 1997, kemudian menyalip mesin aslinya. Torsi maksimum dan tenaga keluaran yang ditingkatkan menjadi salah satu nilai jualnya di pasaran. Model 2JZ-GE VVT-i sayangnya memiliki kekurangan pada connecting rods-nya yang lebih lemah.

Sedangkan untuk ketersediaan komponen racing, juga memiliki poin penting. Tidak jarang tuner sering direpotkan karena jika mengadopsi mesin lain komponen racing yang beredar dipasaran sangat sulit untuk ditemukan sehingga, dalam pengaplikasiannya baik tuner ataupun pemilik mobil akan lebih tenang jika menggunakan mesin 2JZ ini.

Di samping dua hal tadi perihal bobot yang dihasilkan pun menjadi alasan bagi tuner untuk mengaplikasikan mesin 2JZ tersebut. Karena dalam dunia balap, tidak mungkin menggunakan komponen yang mempunyai bobot yang berat. Pada dasarnya, untuk drifting biasanya dibuat seringan mungkin namun tentu tetap ada batas minimum berat yang ditentukan.

Jika kalian ingin menswap mesin 2JZ ini ke mobil harian kalian, kalian harus berfikir dua kali. kenapa? Karena akan banyak biaya yang dibutuhkan untuk mengaplikasikan mesin ini ke mobil kalian dan tentu saja banyak ubahan yang harus dilakukan agar mesin ini plug n play dipasang di mobil kalian. Selain itu kalian akan pusing memperpanjang stnk mobil kalian jika harus cek fisik, karena nomer mesin tidak sesuai dengan stnk mobil kalian.

Tetapi jika kalian mempunyai mobil balap sendiri dan ingin menswap mesin 2JZ ini, sangatlah rekomended sekali mesin 2JZ ini menjadi jantung bagi mobil drifting kalian. Perawatan mesin ini bisa dibilang cukup murah juga dan perawatannya pun juga tidak terlalu susah-susah amat kok. Kalian jangan khawatir bila akan susah mencari mesin ini, di jawa barat sendiri banyak

pengepul mesin-mesin copotan dan banyak juga varian mesin 2JZ yang tersebar diseluruh Indonesia, harganya pun bervariatif dari 5jutaan hingga 10-15jutaan tergantung kondisi mesin copotan tersebut.

Selain hal-hal yang kami sebutkan diatas, kelebihan dari mesin ini adalah Blok mesin yang dibuat sangat solid, material blok mesin yang sangat tebal membuatnya tahan akan ledakan dari piston yang dimodifikasi hingga 1000 hp sekalipun. Selain itu mesin ini sangat mudah dipaksa mengeluarkan 700 hp dari kedua rodanya. Meskipun standar pabrikan merekomendasi maksimal di 320hp. Namun nyatanya modifikasi hingga 700 hp tidak membuatnya rentan jebol.

Bagaimana menurut kalian pria intersport? Apakah kalian juga ingin sekali menswap mesin kalian menjadi mesin 2JZ, pikirkan lagi secara matang ya.

SAMPAIKAN KOMENTAR