Mengenang Sosok Bersejarah Dunia Motorsport, Kentucky Cobra: Carroll Shelby
26
Jan
2021
0 Comment Share Likes 296 View

Jika diminta untuk memilih salah satu tokoh otomotif Amerika yang paling ikonik dan memiliki segudang prestasi, pasti tidak akan bisa luput dari nama Carroll Shelby. Berbagai prestasi dalam bidang otomotif telah ia raih, bukan hanya sebagai pembalap ataupun mekanik, Shelby merupakan seorang pebisnis otomotif, mekanik handal, serta kepala tim balap Shelby American.

 

sumber

 

Early Life of Carroll Shelby

Shelby lahir pada tahun 1923 di Texas, Amerika Serikat dari keluarga yang kurang berkecukupan. Shelby lahir sebagai putra tunggal dari pasangan Warren Shelby yang bekerja sebagai tukang pos dan ibunya Eloise sebagai ibu rumah tangga. Sebagai anak yang periang, Shelby memiliki keterbatasan fisik akibat penyakit jantung yang ia derita sejak lahir. Penyakit jantung bawaannya tersebut mengharuskan dirinya untuk lebih banyak berdiam diri dirumah dan terpaksa harus mengabaikan kehidupan sosialnya.

Shelby yang baru menginjak usia remaja, dinyatakan sembuh total dari penyakit jantung yang dideritanya. Sehingga Shelby kini dapat lebih leluasa menikmati keindahan dunia tanpa bayang-bayang dari penyakit yang lama ia derita. Sejak pengumuman bahwa dirinya sudah tak lagi menderita penyakit, Shelby mulai menggeluti kembali hobby meng”oprek” barang-barang di sekitarnya, sampai dimana ia menemukan dan berkesempatan untuk mengulik lebih dalam sebuah unit gokart di rumahnya.

Sejak saat itu Shelby mulai memiliki kecintaan terhadap kendaraan balap khususnya kendaraan roda 4. Namun, saat ia mulai menemukan passion dalam dirinya, keadaan dunia sedang memanas. Pecahnya perang dunia ke-2 yang juga melibatkan negara asalnya, Amerika Serikat. Hal itu mengharuskan Shelby sebagai remaja yang sehat mengikuti wajib militer yang diperuntukkan perang dunia ke-2.

Sebagai warga yang taat Shelby harus berangkat dan menunjukkan baktinya kepada negara lewat angkatan udara Amerika Serikat. Shelby diutus menjadi seorang pilot pesawat tempur yang bertugas untuk menjalankan berbagai misi untuk menyelesaikan peperangan. Jiwa “pemberontak” atau gejolak masa remaja Shelby yang tidak sedikitpun pudar, memberikan salah satu cerita yang paling menarik dalam kehidupannya.

Pada suatu hari ketika ia sedang tidak bertugas, Shelby melihat kesempatan dengan adanya pesawat yang sedang tidak digunakan, dan tidak dijaga ketat oleh para rekannya. Sontak ia menggunakan pesawat tersebut untuk mendatangi rumah kekasihnya, menggunakan pesawat yang ia curi dan melemparkan sepucuk surat cinta kepada kekasihnya langsung dari pesawat tempur yang ia kemudikan.

 

sumber

 

Ajang Motorsport Carroll Shelby : Pembalap

Setelah perang dunia berakhir, Shelby menikahi kekasihnya, dan mencari pekerjaan yang layak untuk menghidupi keluarganya, berbagai pekerjaan telah ia lakukan, mulai dari mekanik kendaraan hingga bekerja pada perusahaan tambang dimana ia harus bekerja kasar dengan bayaran yang tidak seberapa. Berhenti dari pekerjaan sebelumnya, Shelby mencoba peruntungan dengan kembali ke tanah kelahirannya, dan memulai bisnis peternakan ayam.

 

sumber

 

Dan siapa sangka, bahwa peternakan ayam miliknya menjulang kesuksesan yang luar biasa. Dengan keuntungan yang ia dapat selama menjadi “bos” peternakan ayam, Shelby mencoba untuk menghidupkan kembali passion yang ada pada dirinya yaitu kendaraan balap.

Namun kali ini, alih-alih menggunakan gokart, kini Shelby mencoba untuk mengikuti ajang yang lebih serius, yakni balap mobil dengan ukuran normal. Dan mobil pertama yang pertama kali digunakan adalah mobil MG TC Streetcar “standard” milik salah satu rekannya dan mengikuti balapan yang didominasi oleh mobil-mobil lebih siap dalam segala aspek dibandingkan dengan mobil yang digunakan Shelby.

Namun nampaknya bakat natural yang dimiliki Shelby memang terlalu besar sehingga, Shelby berhasil memenangkan perlombaan tersebut dan langsung mengikuti ajang balap lainnya beberapa jam kemudian yang dimana kali ini didominasi oleh mobil-mobil Jaguar XK-120 yang secara data memiliki jumlah horsepower sebanyak 2 kali lipat dari mobil yang shelby gunakan. Dan ternyata lagi-lagi ia berhasil untuk memenangkan ajang balap tersebut dan sontak Shelby memiliki reputasi yang luar biasa dari kedua ajang balapnya tersebut.

Selain ajang balap sirkuit, Shelby juga pernah memecahkan rekor dunia dengan sebuah mobil merek Aston Martin yang berhasil mencapai kecepatan maksimal pada Bonneville Land Speed. Hingga akhir dekade 1950an Shelby terus mengikuti setiap ajang balap yang ia temui termasuk menjadi co driver pada ajang Le-Mans dan berhasil menjadi juara bersama tim Aston Martin. Sampai di akhir tahun 1959 ketika ia mengikuti ajang balap di Continental Divide Raceway, dimana pada ajang itu merupakan ajang final dari rangkaian kegiatan yang ada.

Naas Shelby harus kembali dihantui oleh penyakit yang ia derita saat kecil, sehingga Shelby harus balapan dengan kondisi sakit dan terpaksa meminum (mengunyah) obat Nitroglycerin yang ia taruh dibawah lidahnya selama perlombaan untuk meredakan rasa sakit pada dadanya. Bagi manusia normal mungkin hal itu akan mustahil, namun karena ini adalah cerita tentang Shelby, maka benar saja ia dapat menyelesaikan ajang balap ini, bahkan berhasil menjuarai ajang balap tersebut.

 

Ajang Motorsport Carroll Shelby : Kepala Tim

Walaupun berhasil memenangkan balapan dengan rasa sakit yang luar biasa di dadanya, demi kesehatan dirinya, Shelby memutuskan untuk berhenti menjadi pembalap dan mengakhiri karir gemilangnya. Namun bukan berarti ia harus berhenti pula terhadap kecintaannya pada ajang mobil sport, Shelby memutuskan untuk menciptakan mobil garapannya sendiri. Shelby yang memiliki kecintaan terhadap desain dan engineering British, memutuskan untuk menghubungi partner lamanya di Aston Martin untuk memberikan chassis dan body untuk dirinya, Namun hal itu ditolak mentah-mentah oleh Aston Martin.

Tanpa berlarut dalam kekecewaan Shelby melanjutkan pencariannya, dan menemukan sebuah perusahaan otomotif asal british yang sedang mengalami masalah finansial yaitu AC. AC setuju untuk memberikan salah satu prototype mobilnya (tanpa mesin), yang dibawa langsung menuju workshop miliknya, Shelby memiliki inspirasi untuk mengawinkan desain struktural ala british dan mesin V8 milik American Muscle.

Hal tersebut membawa shelby ke dalam pencarian mesin V8 yang akan digunakan pada mobil AC miliknya. Singkat cerita, Shelby menjalin kerjasama dengan raksasa otomotif Amerika, Ford. sehingga lahirlah salah satu mobil paling ikonik di dunia asal Amerika AC Cobra.

Pernah berhasil menjuarai Le-Mans sebagai pembalap, kini Shelby mencoba untuk menjuarai ajang itu sebagai kepala tim (Shelby American, namun karena jam terbang dan spesifik-nya trouble pada sisi aerodinamika, Shelby American gagal menyelesaikan ajang tersebut dan kalah telak oleh sang penguasa Le-Mans pada masa itu, Ferrari.

 

sumber

 

Most Historic Motorsport Moment

Hingga akhirnya Shelby mendapatkan kesempatan untuk membalaskan kekalahannya saat ia mendapat ajakan kolaborasi dari Ford Motor Company yang merasa kesal terhadap sikap Ferrari yang secara kurang etis menolak Ford dalam kesepakatan akuisisi Ferrari terhadap Ford. sehingga seperti kata pepatah “Enemy of my Enemy is My Friend”.

Kesempatan antara Shelby dan Ford dalam mengalahkan Ferrari ini menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah otomotif serta motorsport di dunia. Momen-momen ini juga menjadi saksi dari kerjasama antara berbagai pengemudi berbakat seperti Ken Miles dan McLaren, hingga peperangan engineering yang saling berinovasi untuk mendapatkan kejayaan di salah satu ajang motorsport paling prestisius (untuk lebih lengkapnya, silahkan ditonton Ford Vs Ferrari).

 

sumber

 

Hingga akhirnya Ford dan Shelby berhasil menjuarai ajang Le-Mans tahun 1991 dengan mobil Ford GT-40. Yang semakin membawa nama besar Shelby dalam dunia otomotif. Shelby mendapatkan penghargaan tertinggi Automotive Hall of Fame atas segala dedikasinya terhadap kegiatan motorsport dunia, Shelby juga memberikan dunia, mobil-mobil ikonik berperforma tinggi seperti Shelby Daytona, Dodge Viper, atau GT-500. Hingga akhir hayatnya, Shelby terus mendedikasikan hidupnya pada kegiatan motorsport. Rest In Peace Mr. Kentucky Cobra.

SAMPAIKAN KOMENTAR