Mengenali Jenis dan Tips Seputar Sistem Pengereman pada Mobil
21
May
2021
0 Comment Share Likes 19 View

Salah satu komponen penting dalam berkendara adalah sistem pengeremannya. Nggak jarang, rem menjadi penyelamat utama hidup begitu banyak orang yang hobi banget berkendara. Maka dari itu, ketika kalian membeli atau mengendarai mobil, pastikan dulu keamanan rem dan kecanggihannya supaya kehidupan berkendara semakin aman. 

Rem adalah suatu peranti untuk memperlambat atau menghentikan gerakan roda. Karena gerak roda diperlambat, secara otomatis gerak kendaraan menjadi lambat. Energi kinetik yang hilang dari benda yang bergerak ini biasanya diubah menjadi panas karena gesekan. Rem merupakan bagian yang penting dalam kendaraan. Dan agar penggunaannya lebih optimal, mari kita bahas seluk-beluk pada rem sekarang. 

 

Jenis Rem

Meskipun fungsi rem pada kendaraan sudah jelas untuk menghentikan gerakan roda, ternyata rem juga memiliki jenis yang berbeda untuk setiap penggunaannya. Mengenali jenis-jenis rem pada kendaraan kalian sangat berguna supaya kalian nggak salah pakai jenis rem sesuai dengan kebutuhannya. Lalu ada berapa sih jenis sistem pengereman pada mobil?

 

Ada empat jenis rem kendaraan pada mobil, yaitu:

 

  • Rem parkir mobil tuas tarik
  • Rem parkir mobil tuas dongkrak
  • Rem mobil pedal
  • Rem mobil elektrik

 

Untuk rem tuas, fungsi dan penggunaannya digunakan untuk mengukuhkan kondisi diam mobil pada saat parkir. Rem pedal digunakan pada saat perjalanan berkendara. Rem parkir elektrik biasanya digunakan untuk parkir.

 

Merawat Rem Mobil

 

sumber

 

Sistem pengereman pada mobil perlu dirawat agar saat berkendara tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ada beberapa tips yang bisa Lo dilakukan untuk merawat rem mobil agar tetap dalam performa yang cemerlang. Perlu dicek pada rem mobil tersebut apakah ada tetesan air. Tetesan air bisa membuat rem mobil berdecit.

Usahakan ketika kaki-kaki mobil melewati atau terkena air, lo bisa melakukan sedikit pengereman sembari berjalan. Gunakan rem saja untuk menghilangkan bekas air yang dilewati atau tidak sengaja terkena air. Tujuannya agar air yang menempel pada kampas rem menjadi kering.

Cek juga bagian kampas pada rem mobil, bila sudah tipis, lakukan pergantian secara berkala untuk tetap membaharui kampas rem. Berikan juga pelumas pada pedal rem agar engsel rem tersebut tidak macet.

 

Gunakan Rem Mobil Dengan Benar

Terkadang, sebagai pengendara, kalian seringkali mengerem mobil secara berlebihan dan tidak perlu. Seperti mengulang-ngulang rem mobil, malas memindahkan posisi persneling ke posisi netral, dan sebagainya. Penggunaan rem mobil yang salah, selain bisa menguras kampas rem dan peranti rem lainnya, bisa juga merusak kopling pada mobil. Tak jarang, banyak keluhan sehabis liburan kopling mobil rusak.

Untuk menghindarinya, lakukan pengereman dengan benar. Sistem pengereman mobil yang dilakukan dengan benar seperti menekan pedal secara perlahan dan mengendurkan sedikit demi sedikit bisa membuat rem mobil awet.

 

Perhatikan ABS (Anti Brake Lock System) Saat Berkendara

ABS (Anti-lock Brake System) adalah sistem pengereman pada mobil yang menjadi standard harian. Tapi, biasanya para pengemudi tidak mengetahui cara kerja ABS sehingga keselamatan pengendara yang bergantung pada ABS malah berbalik.

Cara kerja ABS membantu rem mobil bekerja semaksimal mungkin untuk mencapai brake terbaik   supaya kendaraan bisa berhenti dalam keadaan ekstrim sekalipun. ABS selalu memiliki frekuensi pengereman puluhan kali per detik untuk menghindari ban terkunci (untuk menghasilkan brake terbaik), tapi konsekuensinya pada pedal rem akan timbul bunyi yang cukup keras, dan akan ada pergerakan dari pedal tersebut yang tidak kita alami sebelumnya.

Bunyi tersebut perlu dipahami sebagai bukti bahwa ABS bekerja, dan jangan takut untuk tetap mengerem mobil ketika terdengar suara decit karena ABS. Jika pedal rem diangkat, hal itu justru akan membahayakan pengendara.

 

Begitu tips dan jenis seputar sistem rem pada mobil. Semoga setelah membaca ini, Pria Intersport semakin aman saat berkendara, ya!

SAMPAIKAN KOMENTAR