Mengenal Modifikasi Ruang Mesin Dengan Wire Tucked Agar Terlihat Clean dan Simple
21
Nov
2020
0 Comment Share Likes 141 View

Inspirasi dalam sebuah modifikasi seolah tidak akan pernah ada habisnya. Selain mengubah tampilan di bagian interior dan juga eksterior, terkadang para modifikator juga turut memodifikasi sektor mesin untuk mendongkrak performa. Tidak hanya sampai disitu, tampilan ruang mesin juga menjadi perhatian khusus para modifikator.

Penampilan di dalam engine bay juga harus diperhatikan  agar terlihat rapi dan juga simple dengan meminimalisir kabel, komponen AC, aki dan juga selang-selang dengan cara wire tuck.

 

Apa Itu Wire Tuck ?

Beberapa diantara kalian mungkin ada yang belum familiar dengan wire tuck. Wire tuck adalah salah satu opsi modifikasi yang gunanya untuk mempercantik ruang mesin. Ruang mesin yang kotor atau berantakan bisa tampak lebih rapi dan necis dengan cara mengadaptasikan wire tuck atau merapikan kabel-kabel yang ada. Keberadaan kabel-kabel , aki, komponen AC, sampai dudukan strut shock yang disembunyikan membuat ruang mesin tampil minimalis.

Sistem wire tuck banyak menyisakan ruang kosong di tiap sisi dinding ruang mesin, yang sangat mungkin dikreasikan menjadi suatu karya indah untuk dilihat. Mulai dari mengecat warna yang berbeda di tiap sisinya, menggunakan cutting sticker, sampai yang cukup ekstrim dilapisi dengan airbrush.

Modifikasi sektor kabel di ruang mesin ini prinsipnya yaitu untuk mengefisiensikan rentetan kabel ke belakang fender, nantinya jalur perkabelan diubah melewati belakang fender, serta perangkat accu biasanya di pindahkan ke belakang kabin. Kabel melintang tersebut menjadi berubah jalur distribusinya, lebih jauh tangan dingin seorang tuner menentukan jalur kabel agar terhindar dari kondisi korsleting.

 

sumber: superstreetonline.com

 

Trend wire tuck sendiri berasal dari Amerika Serikat. Biasanya di acara meet up, mereka memarkirkan mobil dengan membuka kap mesinnya. Di Indonesia sendiri, trend 'rapi-rapi kabel' ini mulai masuk sekitar tahun 2013.

 

Syarat Dalam Memodifikasi Wire Tuck

Sesuai dengan namanya, "tuck" yang berarti "menyelipkan" mengharuskan kabel-kabel di ruang mesin tersembunyi. Biasanya kabel yang disembunyikan ini adalah kabel mesin, lampu, AC, hingga klakson. Secara teknis modifikasi ini akan membuat jalur khusus melewati bagian sasis dan bagian fender hingga melubangi firewall.

Ditambah lagi, aki yang secara normatif ada di samping mesin, pada proses modifikasi ini harus dipindah ke kabin belakang atau memindahkan box sekring ke bagian laci atau di bawah konsol tengah.

Meskipun kelihatannya mudah, wire tuck harus dikerjakan sangat hati-hati karena masalah perkabelan tidak hanya punya jalur yang rumit tapi juga berpotensi bahaya konsleting.

 

sumber: dsmtuners.com

 

Adapun posisi jalur baru kabelnya diusahakan memilih tempat yang mudah diakses, sehingga jika ada masalah, lebih mudah diketahui dan diperbaiki. Kabel lampu biasanya dialihkan lewat fender, jika kabel mesin tetap lewat firewall tapi jalurnya dibuat satu lubang saja, yang lebih gila-gilaan sampai selang AC juga di custom lewat bawah, jalur rem diubah membuat pipa baru lewat bawah.

 

Wire tuck juga bukan hanya sekedar menyembunyikan kabel-kabel, ada  hal lainnya yang menjadi kelanjutan, yakni menutup lubang-lubang di ruang mesin yang sudah tidak terpakai lagi untuk jalur kabel. Otomatis setelah menutupi lubang-lubang tersebut dengan pengelasan, ruang mesin juga perlu di cat ulang agar hasil maksimal secara estetika modifikasi, karena wire tuck merupakan bagian dari modifikasi total untuk meningkatkan tampilan di ruang mesin. Agar mempermudah pengerjaan wire tuck, mesin mobil sebaiknya harus diturunkan total.

 

Modifikasi ruang mesin dengan wire tuck ini harus membuat satu jalur khusus untuk kabel tanpa mengorbankan fungsionalitas dan keamanannya. Terkait persoalan safety, rata-rata pelaku wire tuck akan mengganti spesifikasi kabel dengan yang lebih berkualitas. Misalnya dari ukuran diameter 0,8 menjadi 1,2 milimeter. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas listriknya.

 

Tak mau ambil risiko, agar lebih aman lagi saat kabel disembunyikan, sebaiknya kabel dibungkus ulang dengan pelindung. Misalnya bisa pakai selang bakar untuk jadi sambungan kabel, lalu bungkus pakai selongsong spiral untuk meminimalkan panas di ruang mesin.

 

Rata-rata modifikator yang ingin tampilan wire tuck dengan hasil yang maksimal, maka seluruh komponen mobil dibongkar dahulu untuk dicat ulang, ibarat merangkai semuanya dari awal. Turun mesin, bongkar total sampai tinggal body kosong, kabel-kabel tersebut diurut ulang. Sedangkan lubang  yang tidak dipakai buat kabel lagi akan di tutup dengan proses pengelasan, didempul hingga dicat ulang sesuai keinginan para modifikator.

 

Mobil yang Biasa Mengadaptasi Wire Tuck

Modifikasi wire tuck sendiri biasa diadaptasikan pada mobil lansiran 90an namun tidak jarang juga mobil-mobil lansiran tahun 2000an yang melakukan hal itu. Namun biasanya mobil dengan tahun muda 2000an yang melakukan modifikasi wire tuck telah melakukan proses swap engine terlebih dahulu dan biasanya hal ini sering dilakukan oleh para pemilik mobil JDM.

Sistem wire tuck yang dilakukan biasanya dibuat super clean dengan tingkat attention to detail yang sempurna. Semua line selang dan kabel diperhatikan penempatannya dan disembunyikan tanpa mengurangi fungsinya. Beberapa parts besar pun diakali dengan dicarikan substitusinya untuk mendukung ubahan di engine bay.

Itulah beberapa informasi yang bisa kalian ketahui tentang wire tuck untuk modifikasi pada mobil kesayangan kalian. Namun harus diperhatikan sebelum melakukan wire tuck ada baiknya kalian mencari informasi bengkel atau tuner mana yang bisa melakukan hal tersebut. Jangan sembarangan dalam melakukan wire tuck karena efek yang dihasilkan sangat fatal jika kalian sembarangan melakukan hal tersebut.

Tetap ikuti informasi otomotif lainnya di website Intersport.id dan jangan lupa share serta berikan komentar jika informasi ini bermanfaat bagi kalian, Bro.

SAMPAIKAN KOMENTAR