Mengenal Lebih Jauh Hybrid Swap Engine
23
Jul
2021
0 Comment Share Likes 390 View

Di dunia modifikasi selain mengoprek tampilan atau area eksterior, adalah suatu hal yang wajar juga buat memodifikasi area mesin, apalagi jika tema/konsep modifikasinya mengarah ke gaya racing atau street. Modifikasi mesin yang biasanya dilakukan memang cenderung ringan, upgrade di tahap stage 1 atau stage 2 saja karena biaya modifikasi mesin cukup mahal.

Untuk upgrade mesin stage 3 biasanya dilakukan buat mobil yang memang peruntukkan balap, namun gak jarang juga ada beberapa modifikator yang nekat bermain mesin stage 3 demi memuaskan hasrat modifikasinya. Pada tahap upgrade mesin stage 3, selain menambahkan tenaga tambahan seperti turbo atau NOS, biasanya modifikator mulai main ke area blok mesin yang dikenal dengan swap engine. Selain itu dalam modifikasi juga “halal” buat menggabung-gabungkan beberapa komponen dari mesin yang berbeda atau yang dikenal dengan istilah hybrid swap engine

 

Apa Itu Hybrid Swap Engine?

Jika mesin yang sudah rusak parah alias bobrok, daripada habis biaya dan waktu untuk rebuilt/ bangun ulang mesin, maka terkadang Pria Punya Selera lebih pilih beli mesin baru yang sama buat mobilnya. Tapi tidak sedikit swap engine ini dilakukan untuk meningkatkan performa mobil dengan mengganti mesinnya ke mesin yang memiliki power atau potensi modifikasi yang lebih. Beberapa blok mesin favorit yang saat ini beredar untuk swap engine yaitu Honda B Series (B16, B17, B18, B20), Nissan RB Series (RB20, RB24, RB25, RB26) & Mitsubishi 4G6 series (4G63T).

Jika swap engine dengan deretan blok favorit di atas dirasa masih kurang, ada beberapa modifikator yang gatal dan melakukan hybrid swap engine. Istilah ini juga dikenal dengan sebutan mesin frankenstein (frankenstein engine) di mana modifikasi mesin dilakukan dengan mengkombinasikan dua bagian berbeda pada engine head dan blok bawah mesin. Sama halnya seperti monster Frankenstein yang dikenal tercipta karena menggabungkan beberapa organ tubuh yang dari orang-orang yang berbeda. Kira-kira seperti itulah gambaran hybrid swap engine

 

Hybrid swap engine yang umumnya dilakukan biasanya mengkombinasikan cylinder head B16A dengan blok mesin B20B.

 

 

sumber

 

Mengapa Harus Hybrid Swap Engine?

 

sumber

 

Terms hybrid swap engine sebenarnya cukup populer di kalangan pengguna mesin Honda, khususnya penggila B series. Gak heran kalau pilihan mesin B16 series dan B20 series makin digandrungi oleh para Honda freaks dan juga para penggila drag race Honda atau Kanjo racer di jalanan tol ibu kota. Dengan hybrid swap engine seperti perpaduan antara head dari B16 series dan blok B20 series, lonjakan HP (horsepower) sangat mungkin terjadi. 

Standar tenaga B16 series sekitar 160 HP - 180 HP, jika dikombinasikan dengan blok bawah dari B20 series maka tenaga akan terdongkrak menjadi sekitar 200 HP (bahkan bisa mencapai 300 HP jika didukung oleh part-part lain yang mumpuni). Jika perpaduan hybrid swap engine ini diaplikasikan di mobil hatchback Honda seperti CRX atau Civic hatchback (EF9, EG6 atau EK9) maka bisa dipastikan mobil akan bisa melesat kencang di sirkuit balap. Alasan ini lah yang menjadikan hybrid swap engine menjadi pilihan utama saat modifikator ingin menaikkan tenaga mesin mobilnya.

 

Daftar Mesin Buat Hybrid Swap Engine

 

 

Pria Intersport, kalau ngomongin soal hybrid swab engine, otomatis yang terlintas di pikiran adalah mesin B series yang menjadi andalan dan sangat terkenal di kalangan pemuja Honda. Mesin B series dianggap sebagai cikal bakal terbentuknya istilah B “frankenstein” yang merupakan perkawinan antara head B16 dan blok mesin B20.

Boleh dibilang kalau B series adalah mesin pengganti D series dengan harga yang lebih ekonomis. B series lebih fokus pada performanya yang menggunakan dua overhead camshaft (DOHC) + Vtec (variable valve timing), dibandingkan dengan D series yang masih SOHC. Beberapa variasi mesin Honda B series di antaranya tipe B16 (kapasitas 1600cc), B17 (kapasitas 1700cc), B18 (kapasitas 1800cc), dan B20 (kapasitas 2000cc). Tapi, seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa mesin yang umum untuk terms hybrid swap engine adalah B16 dan B20. 

 

Honda B16 Series

B16 series adalah pilihan swap mesin ini sangat digemari dengan basic mesin 1600cc (81mm X 77.4mm) buat standaran saja sudah mengeluarkan tenaga 150 HP - 185 HP dan torsi 111 NM tergantung tipe yang digunakan. Hampir semua merek aftermarket pasti mengeluarkan product untuk Honda B16, tapi sayang di indonesia ini harga B16 sudah sangatlah tinggi jadi membuat engine builder berpikir untuk menggunakan mesin ini karena investasi awalnya yang sudah cukup berat.

 

B16A

Dengan kapasitas 1595cc, generasi pertama B16A ini menggunakan 16 valve dan 4 silinder, rasio kompresi 10.2:1, serta memuntahkan tenaga sebesar 158 HP pada 7.600 RPM dan torsi 112 NM. 

 

B16A3/A5

Di mesin ini, rasio kompresi ditingkatkan menjadi 10.4:1 sehingga bisa menghasilkan tenaga hingga 170 HP pada 7.600 RPM. 

 

B16B

Mesin bawaan Honda Civic Type R ini memiliki sedikit perbedaan pada panjang connecting rod, yaitu 142,42mm sementara untuk B16A adalah 132mm. Inilah yang membuat mesin ini lebih agresif dan tenaga yang dikeluarkan gak main-main. Buat standaran saja sudah tembus di 185 HP pada 8.200 RPM dan torsi 116 NM pada 7.500 RPM. 

 

Honda B20

Awalnya mesin B20 gak terlalu terkenal, karena kapasitasnya 2000cc tapi gak punya cylinder head yang pakai sistem Vtec, Bro. Tapi seiring berjalannya waktu banyak engine builder yang nge-push mesin B20 dengan pakai head dari B16, dan lahirlah frekenstein engine. Tenaga dan torsi yang dimuntahkan jauh lebih besar ketimbang B16. Inilah the ultimate B series engine, tetapi buat bangun mesin ini harus merogoh kocek lebih dalam. Bayangin aja lo harus beli head B16 dan blok B20, jadi otomatis beli dua mesin trus dikawinin. 

Selain membuat mesin mobil lebih bertenaga, pilihan hybrid swap engine juga mampu menjadikan mesin lebih modern. Yang tergolong paling sering melakukan swap engine adalah Honda Civic. Dikarenakan popularitas Honda Civic lawas di kalangan pehobi modifikasi semakin naik daun terutama sektor performa. Salah satu pemainnya dari skena lokal adalah Riswan Rusdiansyah dengan Honda Civic Estilo yang ikonik. Blok mesin bawahnya pakai B20 dikawinkan dengan head B16 A biar dapat DOHC-nya. Benar-benar definisi Pria Punya Selera!


Ada yang mau berbagi pengalaman tentang hybrid swap engine? Ditunggu ceritanya di kolom komentar ya, Bro!

SAMPAIKAN KOMENTAR