Mengenal Lebih Dalam Rotary Engine
14
Jan
2020
0 Comment Share Likes 881 View

Kalian pasti sudah tidak asing mendengar mesin yang di gunakan oleh pabrikan Mazda untuk mobil mobilnya, Rotary engine adalah mesin yang di gunakan oleh sebagian mobil dari mazda lalu apakah rotary engine itu? Ok mari kita bahas.

Mesin Rotary adalah jenis awal dari mesin pembakaran internal atau internal combustion , biasanya mesin rotary dirancang dengan jumlah ganjil per baris dalam konfigurasi radial di mana crankshaft tetap diam saat mesin  beroperasi, dengan seluruh komponen crankase dan silinder yang terpasang berputar bersumbu pada cranksaft . Mesin ini dahulu di aplikasikan untuk mesin pesawat atau penerbangan, namun seiring berkembangnya jaman mesin tipe ini juga di gunakan oleh beberapa sepeda motor seperti Norton Rotary RC588 dan mobil mazda RX series.

Jenis mesin ini banyak digunakan sebagai alternatif untuk mesin inline konvensional baik mesin mesin standart lurus atau V engine selama Perang Dunia I dan beberapa tahun sebelum konflik PD 1. Mesin ini juga di gambarkan sebagai "solusi yang sangat efisien untuk masalah output daya, berat, dan keandalan" pada saat itu. Tetapi seiring berkembagnya jaman mesin ini mulai di tinggalkan.

Berikut ini kita akan bahas Keuntungan dan kelemahan mesin Rotary

ada tiga faktor yang berkontribusi pada kesuksesan mesin rotary yaitu,

  • Kelancaran : Mesin Rotary delivery powernya sangat halus karena tidak ada bagian yang saling bergantian menyalurkan power, dan massa putaran karter / silinder yang relatif besar sebagai Flywheel.
  • Pendinginan mesin : ketika mesin bekerja, karter / silinder yang berputar menciptakan aliran udara pendinginan yang bergerak cepat, bahkan saat kendaraan dalam keadaan diam.
  • Berat Mesin : banyak mesin konvensional yang harus memiliki Flywheel berat guna meredam getaran dan menyalurkan power yang halus. Dengan mesin rotary akan mendapatkan keuntungan power to weight ratio yang substansial dengan tidak memerlukan Flywheel tambahan. Keuntungan lainya berasal dari crankcase kecil, datar, dan sistem pendingin udara yang efisien, silinder dapat dibuat dengan dinding yang lebih tipis dan sirip pendingin yang lebih pendek, yang ber akibat mengurangi bobot mesin.

 

Sang pembuat mesin ini selalu menyadari banyak keterbatasan dari mesin rotari sehingga ketika mesin konvensional menjadi lebih dapat diandalkan dan memberikan bobot yang lebih ringan dan konsumsi bahan bakar yang hemat serta perawatan yang mudah memnuat mesin rotary kian di tinggalkan. Itu menjadi plot kelemahan mesin rotary lalu kelemahan lainya adalah

  • Mesin rotary memiliki sistem minyak oli total-loss yang pada dasarnya sangat tidak efisien. Untuk mencapai ke seluruh bagian mesin, pelumas diperlukan untuk memasuki bak mesin melalui hollow crankshaft tetapi gaya sentrifugal dari bak mesin berputar secara langsung membuat oli tidak bisa ber sirkulasi. Satu-satunya solusi praktis adalah pelumas disedot dengan cara mencampurkan bahan bakar atau sistem caranya mirip dengan mesin motor 2tak.
  • Peningkatan power juga berakibat pada ukuran dan getaran yang di hasilkan sehingga membuat mesin ini kurang stabil
  • Output daya yang besar semakin digunakan untuk mengatasi hambatan udara dari mesin.
  • Kontrol engine yang sangat rumit, sehingga mengakibatkan pemborosan bahan bakar.

Mesin rotary untuk mobil paling tenar adalah mesin mazda rx 7 seri 13B, adalah mesin yang paling banyak diproduksi oleh Mazda. Mesin ini adalah platform untuk semua mesin Mazda Wankel, dan diproduksi selama lebih dari 30 tahun. 13B memiliki rotor setebal 80 mm (3,1 in). Di desain dengan 2 rotor, dengan masing-masing ruang menghasilkan power 654 cc per rotor sehingga akumulasi dari 2 rotor menjadi 1,3 L (1.308 cc). nama seri ini juga di ambil dari cc yang di hasilkan 13B/1300cc.

Di Amerika Serikat, mesin 13B ada dari tahun 1974 hingga 1978 dan kemudian berhenti untuk mobil sedan tetapi dilanjutkan lagi pada 1984–1985 di Mazda RX-7 GSL-SE. Kemudian digunakan lagi pada tahun 1985-1992 di Mazda RX-7 FC, dengan dukungan mesin Naturally Aspirated atau Turbocharged, kemudian sekali lagi pada Mazda RX-7 FD dalam bentuk twin turbocharged tahun 1992. Mesin serta mobil ini menghilang lagi dari pasar AS pada tahun 1995, ketika spesifikasi mazda RX-7untuk AS terakhir dijual. Tetapi Mesin itu terus digunakan di Jepang dari tahun 1972 untuk Mazda Luce / RX-4 dan tahun 2002 untuk mazda RX-7.

Versi twin-turbocharged dari 13B adalah 13B-REW, mesin ini menjadi terkenal karena output powernya yang tinggi dan bobot yang ringan. Dua turbo dari Hitachi HT-12 dioperasikan secara berurutan, dengan raihan utamanya hingga 4.500 ini adalah sistem turbocharger kembar sekuensial produksi pertama di dunia. Menurut sumber output mesin 13B-REW ini mencapai 280 PS (206 kW atau setara 276 hp) di jepang, tetapi tidak menutup kemungkinan bisa melebihi itu saat di tes menggunakan Mazda RX-7 Gen 8.

SAMPAIKAN KOMENTAR