Mazda Astina, Mobil Primadona Bermata ‘Genit’ Era 1990-an
25
Mar
2021
0 Comment Share Likes 552 View

Era 1990-an tentu menjadi salah satu era otomotif terbaik yang pernah ada. Bagi sebagian orang, mobil-mobil keluaran periode ini selalu punya daya tarik tersendiri. Bahkan, 2 tahun belakangan semakin banyak orang yang membeli mobil era 1990-an. Namun, setahun belakangan ada satu mobil di era 1990-an yang sebenarnya kurang digemari. Mobil tersebut adalah Mazda Astina. Mazda Astina sendiri merupakan mobil yang masuk kategori liftback

Salah satu keunikan dari Mazda Astina adalah lampu depan yang terlihat seperti mata yang ‘genit’. Sebab, lampu depannya masih menggunakan model pop up, alias bisa melipat ke atas saat lampu utama menyala. Di tahun 2000-an, mobil berkapasitas 5 penumpang ini bisa dibilang tidak dilirik. Tetapi sekarang banyak car enthusiast yang mulai mencari mobil ini. Apa alasannya banyak orang mengincar Mazda Astina ini, ya?

 

Sejarah Singkat Mazda Astina

Mazda Astina sendiri diluncurkan pada tahun 1991 oleh PT National Motors Co. Perusahaan tersebut menjadi salah satu bagian dari Indomobil Group. Saat peluncurannya, pihak National Motors memberi slogan ‘Mazda Hadirkan Teknologi Masa Depan Saat Ini’. Karena bodinya memakai model liftback dan lampu depannya memakai model pop up ala mobil sport 1980-an. Desain Mazda Astina ini sepintas terlihat seperti paduan antara Toyota Trueno dan Mazda RX-7 FC yang memakai lampu pop up

Disebut menghadirkan teknologi masa depan, Mazda Astina memang saat itu sudah dibekali dengan instrumen cluster digital. Padahal di era tersebut kebanyakan mobil masih memakai model analog.

Salah satu mobil yang memakai model tersebut adalah Toyota Cressida. Tetapi Cressida lahir di era 1980-an sedangkan Astina di era 1990-an. Jok yang digunakan juga memakai model semi bucket, sehingga cukup memberikan kesan sporty

 

Alasan Memakai Lampu Pop Up

 

sumber

 

Bukan tanpa alasan Mazda memberikan lampu pop up untuk Astina. Hal tersebut ternyata bertujuan untuk menambah aerodinamis dari mobil tersebut. Sayangnya, nilai koefisien drag dari mobil tersebut bisa dibilang juga kurang bagus. 

Bagi car enthusiast, lampu pop up seperti ini sekarang sangatlah diminati. Karena di tahun 2021 ini, cukup jarang bisa melihat mobil dengan lampu utama model pop up. Jika pun ada, biasanya hasil modifikasi. Mazda Astina yang punya lampu pop up ini ternyata menjadi sasaran empuk kalangan modifikator. Lampunya bisa dibuat seperti berkedip hanya satu sisi menggunakan relay yang sudah dimodifikasi.

Di Indonesia, Mazda Astina hadir dengan kapasitas mesin 1.800 cc, 4 silinder. Jujur saja, literasi tentang mobil ini bisa dibilang cukup sedikit, sehingga banyak orang kurang paham dengan basic mesinnya. Namun, Astina ini memakai mesin yang sama dengan Timor. 

Performa standarnya kala itu cukup kencang, ditambah lagi handlingnya yang cukup oke di kelasnya saat itu. Sayang, untuk mencari keberadaan Mazda Astina dalam kondisi segar saat ini terbilang sulit. Karena kurang diminati di tahun 2000-an, banyak Astina yang mengakhiri hidupnya di tempat kampakan mobil. 

Bagi kamu yang mau mencari Mazda Astina, rasanya sekarang waktu yang tepat. Karena prediksinya beberapa tahun lagi harganya bisa naik karena populasinya saat ini yang sudah makin sedikit.

Selain itu tidak lupa juga, faktor mata genit dari mobil ini juga cukup menarik. Oh iya, ada fun fact dari mobil ini. Biasanya sesama penggunanya akan bertegur sapa dengan memainkan lampu utama sehingga terlihat seperti orang yang sedang berkedip dari kejauhan.

SAMPAIKAN KOMENTAR