Logo VW dan Audi Berubah Karena Virus Corona
30
Mar
2020
0 Comment Share Likes 469 View

Di tengah pandemi virus corona (COVID-19) membuat sejumlah produsen mobil memutuskan untuk meliburkan kegiatan produksinya selama dua minggu, bahkan ada pula yang hingga sebulan. Namun beberapa di antaranya memanfaatkan pabrik untuk memproduksi ventilator, respirator, dan masker guna memerangi virus corona. Di sisi lain ada pula pabrikan mobil yang mengkampanyekan social distancing atau menjaga jarak antara satu sama lain dalam salah satu upaya pencegahannya.

Untuk mengkampanyekan social distancing, Volkswagen (VW) dan Audi merilis video singkat, namun memiliki makna yang sangat berguna bagi semua orang. Kedua pabrikan otomotif asal Jerman itu memanfaatkan logo mereka dalam mengkampanyekan jaga jarak. Demikian seperti dilansir dari Autoindustriya.

Logo VW yang baru-baru ini diperbarui desainnya diberi jarak antara huruf “V” dan “W”. Demikian pula logo Audi, yang biasanya terlihat menyatu antara satu ring dengan lainnya, kini guna keperluan kampanye keempat ring dipisahkan. Kedua pabrikan mobil mewah itu juga telah memasang logo “social distancing” di situs masing-masing dan akun media sosial.

Volkswagen membuat video dengan kata-kata berbunyi “Di Volkswagen, kami berdiri bersama dalam semua krisis dan saling mendukung. Kami yakin bahwa bersama-sama akan menemukan cara dan solusi baru yang akan memungkinkan kami mengatasi krisis ini. Saat ini sangat penting bagi kita untuk mengikuti aturan perilaku bersih dan selalu jaga kebersihan. Tetap jaga jarak".

Demikian pula Audi yang  membuat video sederhana dengan mengatakan “Stay Home. Jaga jarak.” Logo terpisah hanya bersifat sementara selama wabah virus corona masih mencekam. Tetapi jangan berharap logo tersebut muncul di kendaraan mereka.

Volkswagen Group, produsen mobil terbesar di dunia, telah menangguhkan produksi mobil di Eropa karena wabah virus corona. Perusahaan mengalami gangguan pada rantai pasokan dan penurunan permintaan mobil yang amat cepat. Produksi diperkirakan berhenti selama dua minggu. Pekerja akan mendapat kompensasi penuh selama penutupan pabrik.

Ralf Brandstatter, Chief Operating Officer dari merek Volkswagen Passenger Cars, mengatakan bahwa selain masalah permintaan dan rantai pasokan terganggu, perusahaan mementingkan kesehatan dan keselamatan para karyawan yang semakin khawatir karena penyebaran corona.

SAMPAIKAN KOMENTAR