Kisah Sukses Hirotoshi Honda
21
Oct
2020
0 Comment Share Likes 345 View

 Kisah Sukses Mugen Dalam Kancah Otomotif Internasional

“Anak Sultan”, sebutan tersebut biasanya disematkan kepada seseorang yang cukup beruntung dengan memiliki orangtua yang sukses dan kaya raya, namun tak semua “Anak Sultan” berakhir hanya dengan memanfaatkan harta dan nama besar sang orang tua. Banyak juga yang berhasil membangun kerajaannya sendiri dan menciptakan nama besarnya sendiri.

Salah satunya ialah Hirotoshi Honda. Dari nama keluarganya kita pasti akan tahu siapa dia, ia merupakan anak laki-laki dari Soichiro Honda. Soichiro sendiri merupakan pendiri dari raksasa otomotif asal Jepang, Honda Motor Company.

Keberhasilan sang ayah tak menjadikan Hirotoshi puas dengan harta yang dimiliki ayahnya, dengan kegemaran yang sama dengan sang ayah, Hirotoshi memulai bisnisnya sendiri dengan menciptakan bengkel tuning khusus pabrikan Honda.

 

Lepas Dari Bayang Sang Ayah

Cerita ini bermula saat Perusahaan Honda memulai untuk menciptakan kendaraan roda empat pada tahun 1964, setelah tahun 1948 Perusahaan Honda berhasil dengan menjadi perusahaan manufaktur kendaraan sepeda motor yang terkenal akan mesin yang tahan banting.

Sejak saat pertama pabrikan Honda telah berhasil menguasai industri otomotif Jepang, Honda berhasil mendapatkan nama baiknya. Di masa itu selain memberikan sepeda motor yang baik, Soichiro Honda juga berhasil menjadi seorang ayah dari satu anak laki-laki yang ia beri nama Hirotoshi Honda.

Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya, kecintaan ayahnya terhadap dunia otomotif nampaknya memberikan motivasi terhadap sang anak untuk ikut terjun dan mencintai dunia otomotif. Kecintaan Hirotoshi akan dunia otomotif juga yang menjadikan Soichiro berfikir untuk mengajak Hirotoshi untuk masuk kedalam kerajaan otomotif ayahnya.

Namun tidak disangka, Hirotoshi menolak niatan sang ayah untuk membawanya ke dalam perusahaan miliknya. Hirotoshi lebih memilih untuk berkeliling dunia dan mengikuti ajang balapan motor. Usai puas dengan pelariannya Hirotoshi lanjut menyelesaikan studi kuliahnya.

Hirotoshi memulai debut otomotifnya dengan mengerjakan proyek mobil balap milik ayahnya yaitu Honda S800, dari proyek tersebut Hirotoshi menemui dirinya semakin memiliki ketertarikan terhadap dunia otomotif khususnya pada bagian tuning mesin.

 

Unlimited Power

Pada tahun 1973 Hirotoshi memutuskan untuk mendirikan perusahaan Tuning miliknya yang diberi nama Mugen Company Limited of Japan.

Dalam bahasa Jepang sendiri, Mugen memiliki arti “tidak terbatas”. Atas dasar itulah Mugen akhirnya dikenal publik dengan nama Mugen Power (kekuatan tanpa batas).

Mugen memulai bisnisnya dengan mengembangkan mesin mobil balap asal pabrikan jepang, Hirotoshi merekrut mantan Mekanik dan R&D divisi balap Honda, Masao Kimura, untuk dijadikan sebagai kepala desainer dan mekanik.

Masao merupakan salah satu aset terbaik pabrikan Honda. Ia mengembangkan lebih dari 15 motor dan mobil balap milik Honda dengan total memperoleh lebih dari 50 kemenangan. Pengalaman cemerlangnya tersebut yang menginspirasi Hirotoshi untuk mengajaknya bergabung pada perusahaan miliknya.

 

Dominasi Mugen Pada Ajang Motorsport

Mugen mengembangkan mesin balap pertamanya yang diberi nama MF318. Berbasis mesin honda 1169cc 4 silinder, Mugen berhasil meng-upgrade mesin tersebut hingga memiliki 133 daya kuda yang sebelumnya hanya memiliki tenaga sebesar 68 daya kuda.

Pada Desember 1973, Mugen mulai mengikuti ajang balap resmi pertamanya dengan membawa MF318 racikan Mugen ke ajang Formula FJ1300. Mereka berhasil membawa pulang kemenangan pertamanya dan membuat mesin MF318 menjadi senjata utama Mugen hingga 5 tahun mendatang.

Kesuksesan mesin MF318 mendapatkan perhatian khusus dari perusahaan ayahnya, Honda yang saat itu sedang menghadapi kesulitan dalam ajang balap, melihat kesuksesan perusahaan anaknya dapat memberikan wajah baru bagi Honda pada ajang balap.

 

Sumber : King Motorsport

 

Mugen kembali mengembangkan mobil asal pabrikan Honda, kali ini Mugen mengembangkan Honda Civic pada tahun 1975, kali ini tidak hanya upgrade mesin saja, Mugen melihat kesempatan pasar dengan menjual part balap serta aksesoris balap, sehingga kali ini Mugen mencoba untuk menjual Body Kit pertamanya, yang dibuat khusus untuk model Civic.

Dari hasil penjualan Body Kit serta kesuksesannya dalam ajang FJ1300, Mugen berhasil mendapatkan profit besar yang membuatnya berani mengekspansi ajang motocross dengan membawa 2 motor besutannya yaitu ME125 serta ME250 yang berbasis dari Honda CR250 Elsinore.

Dari kedua motor tersebut Mugen berhasil menjuarai kompetisi nasional yang diikuti oleh berbagai rakasasa otomotif jepang lainnya seperti, Yamaha, Suzuki, bahkan perusahaan sang ayah, Honda. Semua kemenangan itu lahir dari sebuah perusahaan yang baru berumur 2 tahun.

Setelah berbagai keberhasilan Mugen pada ajang balap, nama Mugen yang sebelumnya tidak pernah terdengar, kini menjadi buah bibir di kalangan antusias otomotif. Kepopulerannya tersebut membuat Mugen mulai menjual Engine Power Up Kit untuk motocross.

Pada tahun 1979, Mugen akhirnya membangun pabriknya sendiri di Jepang. Setahun berselang Mugen mencoba untuk mengembangkan perusahaannya hingga negeri Paman Sam. Mereka menandatangani kontrak kerjasama dengan pembalap Jhonny O'Mara untuk mengemudikan motor ciptaan mereka ME125RZ pada ajang balap di Amerika. Jhonny menggunakan atribut serba putih pada ajang Grand Prix of the World GP Motocross Series dan berhasil menjuarai ajang tersebut, dengan ME125RZ milik Mugen.

Terbilang sangat sukses pada ajang motocross, Mugen tetap tidak melupakan kecintaannya terhadap kendaraan roda empat. Mugen tetap menjadi merek aftermarket terbaik untuk Honda Civic. Para penggemar dapat upgrade Civic mereka dan siap menjajal trek balap hanya dengan Upgrade kit besutan Mugen tersebut.

Tahun 1984, Mugen secara resmi menjual part upgrade untuk Honda, bahkan part Mugen siap di-install langsung sebelum mobil keluar dari dealer resmi Honda. Sesuai dengan kebutuhan pembeli, part yang disediakan meliputi bodykit, ban, serta suspensi.

Lalu pada tahun 1985, Mugen mulai menggarap mesin Honda CRX untuk bersaing di ajang SCCA GT4 Class. Mugen memulainya dengan mengambil mesin 1.5 liter EW dan mengembangkannya dari hanya 76 daya kuda, menjadi 165 daya kuda. Luar biasa.

 

Sumber : King Motorsport

Mugen yang sukses pada ajang FJ1300, SCCA bahkan ajang motocross, belum juga merasa puas. Kali ini Mereka menjajal ajang Formula 3000 Championship menggunakan mesin V8 racikan mereka sendiri yang diberi nama MF308. Memiliki kapasitas mesin sebesar 3 liter, 32 valve, mampu menghasilkan 500 daya kuda pada 10.500 rpm.

Mesin tersebut digunakan hingga 17 tahun lamanya, membuktikan bahwa mesin tersebut sangat baik dan dapat mendominasi ajang balap Formula 3000.

Di tahun 1991, Mugen juga mengembangkan mesin untuk ajang balap prestisius Formula 1. Kali ini Mugen membawa mesin MF351-8  3.5 liter, 40 valve dengan konfigurasi V10 yang dapat menghasilkan 700 daya kuda. Namun sungguh sayang, mesin ini hanya bertahan sebentar saja dalam ajang Formula 1 dikarenakan pada tahun 1992 Mugen angkat kaki dari ajang tersebut.

Hirotoshi telah membuktikan dirinya bahwa ia merupakan seseorang yang harus dipertimbangkan di berbagai ajang balap. Ia juga berhasil mematahkan pemikiran banyak orang bahwa kepopuleran ayahnya tidak membuat dirinya bertahan pada zona nyaman.

Hingga saat ini Mugen terus mengembangkan potensi terbaik dari pabrikan asal Honda. Mereka juga memberikan kehebohan dengan mobil-mobil konsep besutannya di berbagai ajang automotive exhibition, sehingga dapat disimpulkan bahwa Mugen merupakan salah satu In House Tuner terbaik hingga saat ini.

SAMPAIKAN KOMENTAR