Kelebihan dan Kekurangan Mesin Turbo, Gak Seseram yang Dikira
03
Jun
2021
0 Comment Share Likes 243 View

Mesin turbo merupakan salah satu mesin yang cukup populer dalam 5 tahun belakangan. Padahal di era awal 2000-an mesin turbo menjadi salah satu mesin yang dijauhi. Mesin dengan komponen turbocharge dinilai gampang rusak dan punya perawatan yang sulit. 

Padahal, sebenarnya nggak seseram yang dikira kok. Justru mesin turbo punya kelebihan yang jarang diketahui oleh banyak orang. Salah satu perbedaan mesin mobil dengan turbo dan non turbo ada pada tenaganya. Yup, harus diakui mesin mobil yang ditanamkan turbo memiliki tenaga yang lebih ‘nendang’.

 

Cara Kerja Turbo

 

sumber

 

Bagaimana cara kerja komponen yang berbentuk seperti keong ini? Turbo menggunakan udara yang dialirkan dari hasil pembakaran dari saluran buang. Udara tersebut nantinya akan dipaksa masuk ke dalam mesin lewat turbin yang berjumlah 2 buah. 

Turbin pertama berfungsi sebagai pemutar, dan kedua diputar oleh turbin yang pertama.

Turbin pertama bertugas menciptakan udara lebih cepat agar masuk ke dalam ruang mesin. Semakin banyak udara yang masuk ke mesin, semakin besar juga tenaga yang dihasilkan.

Sumber tenaga ini dihasilkan dari gas buang mesin itu sendiri. 

Gampangnya, turbo bertugas untuk memaksimalkan gas buang untuk dimasukkan kembali ke dalam ruang bakar dan dikonversi menjadi tenaga. Semakin tinggi putaran mesin, semakin besar tenaganya. Saat turbo sedang bekerja, panas dalam komponen tersebut sangat tinggi.

Sehingga dibutuhkan pelumas mesin yang mampu menahan panas yang cukup tinggi. Untuk itu sangat penting menggunakan oli mesin khusus turbo bagi mobil bermesin turbo.

 

Kelebihan Mesin Turbo 

Tenaga Mantap

 

sumber

 

Bagi penyuka kecepatan dan mesin berperforma, mesin turbo jadi solusi. Ditambah lagi nih, mesin turbo punya sensasi berkendara yang berbeda. Di putaran mesin tertentu saat turbo sedang aktif akan terdengar suara siulan. 

Sensasi inilah yang disukai para penikmat mesin turbo. Umumnya mobil yang dibekali dengan turbo punya tenaga yang jauh lebih besar. Hal tersebut berkat adanya dorongan tenaga tambahan yang diberikan oleh turbo pada putaran mesin tertentu. 

 

Bahan Bakar Irit

Kelebihan kedua, mesin turbo biasanya lebih irit bahan bakar. Ingat, yang dimaksud ini adalah mesin dengan bawaan pabrik alias standard. Kalau sudah dimodifikasi ya jelas bisa lebih boros walaupun memakai turbo ya, Bro.

Pembakaran yang dihasilkan jauh lebih optimal. Sebab gas buang yang tadinya terbuang dimasukkan kembali ke dalam ruang mesin oleh turbo. Hal inilah yang membuat bahan bakarnya jadi lebih irit. 

Efisiensi yang dihasilkan oleh turbo ini bisa mencapai 20% lebih baik untuk mobil bermesin bensin. Sedangkan mobil bermesin diesel efisiensinya bisa jauh lebih baik, mencapai 40%.

Namun, harus diingat juga efisiensi ini bisa didapatkan dengan angka berbeda. Sebab cara berkendara setiap orang bisa sangat berbeda walaupun jarak tempuhnya sama. 

 

Ramah Lingkungan

Mesin mobil yang memakai turbo bisa menghasilkan emisi lebih sedikit. Misalnya turbo yang dipasang pada mesin mobil yang ada di 1.200 cc bisa mengurangi emisi hingga 87 gram per km. Jika tidak menggunakan turbo, angka emisinya bisa mencapai 2 kali dari tersebut atau sekitar 180 gram per km.

Di Eropa seluruh mobil dibatasi gas buangnya hanya di angka 125 gram per km. Sehingga seluruh pabrikan otomotif harus mencari cara bagaimana bisa menghasilkan emisi yang sangat rendah.

 

Kekurangan Mesin Turbo

Butuh Oli Mesin Khusus

 

sumber

 

Kekurangannya ada pada perawatan. Perawatan mesin turbo bisa dibilang harus lebih diperhatikan. Salah satunya adalah penggunaan oli mesin. Usahakan memakai oli mesin yang memang didesain untuk mesin dengan turbo. 

Sebab mesin mobil yang memakai turbo umumnya punya temperatur yang lebih panas. Sehingga oli mesinnya juga butuh spesifikasi yang bisa mendinginkan mesin dan turbonya. Sayangnya, banyak orang awam yang belum tahu tentang hal ini, bro!

 

Tak Bisa Dipacu Terus 

Kekurangan kedua yang paling mendasar adalah kesalahan para penggunanya. Sering banget nih pengguna mesin turbo selalu memacu kendaraannya terus menerus hingga turbonya bekerja ekstra keras. 

Padahal hal tersebut sangatlah tidak baik untuk keawetan mesin. Bukan berarti ia dibekali turbo namun bisa dipacu terus menerus. Sering menginjak pedal gas hingga boost turbo aktif dalam jangka waktu panjang dan sering bisa menyebabkan kerusakan mesin dan turbo itu sendiri. 

 

Harga Spare Part Mahal 

Jika sudah rusak, komponen mesin dengan turbo cenderung punya harga lebih mahal. Misalnya untuk repair kit turbonya bisa mencapai Rp5-8 jutaan tergantung jenis mobil. Itu baru harga spare partnya saja, belum komponen lain jika ditemukan adanya kerusakan. 

Sayangnya hal ini jarang diketahui oleh kebanyakan pengguna mobil di Indonesia. Masih banyak yang beranggapan jika mobil dengan turbo bisa dipacu hingga terus menerus. 

 

Padahal kebiasaan tersebutlah yang membuat mesin menjadi cepat rusak. Buat lo yang baru mau mencoba mesin turbo, perhatikan dulu kelebihan dan kekurangannya. Jangan sampai bisa membeli tapi tidak bisa merawat mobilnya ya!

SAMPAIKAN KOMENTAR