Kejar Performa Dengan Bedah Otak Mesin Lewat Remapping ECU
11
Dec
2020
0 Comment Share Likes 74 View

Mendapatkan hasil maksimal dalam hal kinerja mesin adalah impian dari setiap car enthusiast, namun kerap kali kita sering menemui kendala untuk mendapatkan performa terbaik dari mobil yang kita miliki. Banyak dari kita yang masih beranggapan bahwa untuk mendapatkan performa maksimal dari sebuah mobil, harus melalui berbagai rangkaian pekerjaan yang sulit, serta menghabiskan waktu berbulan-bulan lamanya.

 

Bedah Otak / Remapping ECU

Walaupun anggapan diatas tidak sepenuhnya salah, namun ada cara lain bagi Pria Intersport untuk mendapatkan performa paling optimal dari mobil yang kalian miliki dengan cara membedah otak dari kendaraan kalian. 

Dalam sebuah mobil, kita dapat menganalogikan bagian-bagian dari mobil seperti bagian tubuh pada makhluk hidup, seperti bagian roda yang merupakan kaki, kaca depan dan lampu sebagai mata atau indera penglihatan, dan komponen mesin sebagai bagian dalam tubuh makhluk hidup.

Untuk otak yang berfungsi sebagai penerima dan penyalur informasi kepada keseluruhan tubuh, mobil juga memiliki satu part yang dapat dianalogikan sebagai otak tersebut, bagian itu adalah ECU pada kendaraan kalian. ECU sendiri merupakan singkatan dari Electronic Control Unit, yang berfungsi untuk melakukan optimalisasi kerja pada mesin kendaraan.

ECU juga memiliki peranan besar dalam mengatur kontrol injeksi bahan bakar (untuk kendaraan dengan sistem injeksi), kontrol waktu pengapian serta kontrol waktu pada tiap valve yang dimiliki pada ruang mesin mobil.

Sebagaimana telah disebutkan diatas, bahwa Pria Intersport dapat melakukan optimalisasi pada mobil kalian dengan melakukan bedah otak, bedah otak disini dimaksudkan sebagai pemetaan ulang program pada ECU atau biasa dikenal dengan istilah Remapping.

 

sumber

 

Sisi Positif Remapping ECU

Remapping, atau penyetelan ECU, adalah pengubahan setelan (ECU) mobil untuk meningkatkan beberapa area kinerja kendaraan. Dengan memasukkan pengaturan baru berupa data yang dapat memprogram ulang mobil untuk mengelola injeksi bahan bakar, aliran udara, sensor, dan lain-lain.

Saat melakukan Remapping, perangkat lunak ECU lama akan berubah saat perangkat lunak telah disesuaikan dengan dicolokkan ke port serial mobil (biasa disebut sebagai port OBD). Remapping memungkinkan Pria Intersport untuk mengubah performa mobil kalian dengan mengubah cara mesin menggerakkan sebuah mobil.

Setiap setelan yang digunakan dalam Remapping ECU dapat menentukan efek apa yang akan dimiliki oleh mobil itu sendiri. Sebagai hasil dari Remapping ECU, mobil biasanya mengalami peningkatan daya, yang dapat mengakibatkan konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi. 

Di sisi lain, jika pengemudi memilih untuk mengubah kebiasaan mengemudinya untuk memaksimalkan peningkatan tenaga dan torsi selama 'rentang putaran' dan pergantian gigi, maka penghematan bahan bakar dapat ditingkatkan. Ini benar-benar tergantung pada bagaimana pengemudi memilih untuk menggunakan mobil yang disetel untuk menentukan seberapa ekonomis penggunaannya. 

Remapping ECU pada mobil juga dapat berdampak langsung pada kecepatan dan tenaga yang dimiliki oleh masing-masing mobil.

Remapping juga memungkinkan mobil menangani situasi yang membutuhkan torsi lebih banyak tanpa turun ke gigi yang lebih rendah saat kebutuhan menyalip pada daerah perkotaan yang padat,  dengan kata lain Remapping dapat membantu meningkatkan penghematan bahan bakar karena mesin akan berputar pada RPM yang cenderung rendah walaupun sedang dalam keadaan menyalip.

Haruskah Pria Intersport melakukan Remapping pada mobil kalian? Banyak dari penggiat otomotif yang mungkin bertanya-tanya mengenai pro dan kontra saat melakukan Remapping ECU ini, sama seperti halnya semua kegiatan modifikasi dan pemeliharaan mobil, memetakan ulang kendaraan memang memiliki risiko dan kerugian, jadi tentunya Pria Intersport harus mempertimbangkan hal-hal ini sebelum memutuskan untuk melakukan Remapping ini.

 

Hal Yang Harus Diperhatikan Jika Melakukan Remapping ECU

Pertama, penting untuk diingat bahwa tidak semua mobil dapat melakukan Remapping ECU. Biasanya karena faktor usia mobil itu sendiri. Misalnya, mobil yang diproduksi sebelum tahun 2000an sudah terlalu tua dan tidak dapat menampilkan perangkat lunak Remapping mobil yang diperlukan untuk mengoptimalkan kinerja kendaraan.

Memilih bengkel tuning yang memiliki reputasi baik untuk melakukan Remapping adalah cara yang baik untuk mengurangi risiko terjadinya kesalahan seperti engine failure. Bengkel tuning yang baik  biasanya menyediakan layanan Remapping akan menawarkan garansi yang cukup panjang, bahkan beberapa diantaranya menawarkan garansi seumur hidup.

Pada dasarnya, Remapping ECU merupakan langkah yang tepat jika dilakukan oleh bengkel profesional dengan peralatan-peralatan yang memadai pula. Walaupun kini telah banyak beredar video tutorial step by step yang beredar dengan ulasan yang baik, bukan berarti Pria Intersport akan 100% berhasil dalam menyelesaikan tutorial tersebut tanpa ada masalah.

Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan? Remapping ECU merupakan cara paling cepat dalam meng-upgrade mobil kalian tanpa harus mengganti banyak part yang harus diganti. Remapping ECU juga bersifat mengirimkan data ke piranti lunak yang akan sangat sulit diperbaiki jika sudah timbul kerusakan. 

 

Dyno Test Untuk Mengetahui Peningkatan Performa Mesin

Untuk melakukan Dyno Test terhadap ECU yang telah di-upgrade, ada baiknya Pria Intersport dapat mengecek sebelum dan sesudah Remapping pada ECU, agar dapat terukur seberapa besar peningkatan performa yang didapat serta juga dapat mengetahui data kinerja terbaru pada mesin mobil kalian. Karena setelah Remapping ECU biasanya akan berdampak pada waktu peningkatan power, jadi kalian akan dapat mengetahui di RPM berapa mobil kalian akan mendapatkan torsi terbaiknya.

 

 

Maka dari itu bagi para Pria Intersport yang ingin melakukan Remapping pada ECU ada baiknya bijak dalam memilih bengkel atau tuner yang akan mengerjakan mobil kalian, Bro.

SAMPAIKAN KOMENTAR