Jangan Malas Cek Air Filter, Filter Kotor Bikin Tekor, Bro!
23
Mar
2021
0 Comment Share Likes 129 View

Mesin mobil sejatinya membutuhkan udara dan bensin untuk melakukan pembakaran. Kedua elemen tersebut harus ada agar mesin bisa menghasilkan performa yang maksimal. Udara yang masuk biasanya tersaring lebih dahulu melewati filter udara. Karena filter udara punya peranan penting, terkadang banyak orang melupakan komponen ini. Banyak pemilik mobil kerap melupakan kebersihan dari filter udara. Padahal filter udara yang kotor bisa berpotensi memberikan kerugian bagi mobil dan pemiliknya. Sayangnya, hal ini sering tidak disadari para pemilik mobil tersebut. Apa saja kerugian dan bagaimana solusi ketika menghadapi filter udara yang kotor? Yuk, simak tipsnya di artikel ini. 

 

Tenaga dan Akselerasi Menurun

Filter udara yang kotor terkadang membuat tenaga mobil menjadi menurun. Hal ini karena suplai udara bersih yang masuk ke dalam mesin menjadi terbatas dan secara otomatis, performa mesin menjadi tidak maksimal. Jika performa mesin menurun, maka akselerasinya terasa lebih berat. Untuk itu, melakukan pembersihan filter udara dan penggantian filter udara secara berkala sangatlah penting. Kalau sudah terlalu kotor, lebih baik diganti dengan yang baru. 

Bagi pecinta modifikasi, filter udara bawaan pabrik sering diganti dengan model open filter. Open filter ini bisa dibilang lebih mudah lagi dalam hal perawatannya. Performa mesin juga jadi terdongkrak pastinya.

 

sumber

 

Kerak di Ruang Bakar 

Filter udara yang kotor memberi efek negatif pada ruang pembakaran. Dalam hal ini, ditakutkan adanya penumpukan kerak dalam ruang bakar. Sebenarnya memang tidak terlalu berbahaya dan signifikan. Tetapi proses pembakaran pada dapur pacu menjadi kurang maksimal. Efek lainnya adalah kendaraan menjadi lebih boros bahan bakar dibanding biasanya. Pasti sebel kan kalau mobil jadi boros bahan bakar? Penumpukan kerak karbon ini dikarenakan adanya debu yang tidak tersaring filter udara. Debu tersebut tersedot ke dalam ruang bakar dan komponen lainnya di dalam mesin. Biasanya kerak ini menempel di piston, klep, dan busi.

 

Asap Pada Knalpot 

Filter udara yang kotor biasanya menimbulkan asap yang agak kehitaman pada knalpot. Hal ini karena ruang bakar menjadi lebih kotor dari biasanya. Seperti yang sudah dijelaskan sedikit di atas, dan efeknya berimbas pada knalpot yang agak kehitaman. Asap ini juga bisa menandakan bahwa ada sesuatu yang salah dengan mesin kendaraan. Kalau sudah begini, lakukan pemeriksaan di bagian filter udara pada mesin ya. Jangan sampai mobil kesayangan kamu menjadi boros dan asapnya kehitaman.

 

Suara Mesin Kasar

Saringan udara yang kotor adalah suara mesin yang menjadi agak kasar. Ketika saringan udara tidak lagi mampu menyaring udara, kotoran akan bebas masuk ke dalam mesin. Dalam jangka waktu lama, kotoran yang ikut terbawa dalam proses pembakaran akan mengendap pada komponen utama mesin. Apabila hal ini terjadi, maka kinerja mesin akan terganggu terutama mesin akan terasa nyendat atau brebet pada RPM tertentu.

 

Cek Fisik Filter Udara

 

sumber

 

Lalu, bagaimana cara yang paling mudah untuk memastikan dan melihat apakah filter udara di mobilmu sudah perlu dibersihkan, Bro? Sudah pasti dengan mengecek tampilannya. Cek filter dalam kondisi cahaya yang cukup, kalau warna aslinya yang putih sudah berubah menjadi coklat tua atau kehitaman, itulah saat yang tepat untuk membersihkannya.

 

Lampu Check Engine Menyala

Resiko lain saat filter udara kotor adalah indikator check engine bisa menyala. Indikator ini terletak di bagian instrumen cluster. Jika menyala, mungkin saja hanya filter udaranya yang kotor. Tapi terkadang filter udara yang kotor cukup jarang sampai membuat indikatornya menyala.

Hanya saja pada beberapa kasus indikator check engine ini bisa menyala. Jika sewaktu-waktu menyala, kalian jangan khawatir, Bro! Coba periksa sendiri dengan membuka rumah bagian filter udaranya dan bersihkan dulu filternya. Membersihkan filter udara bisa dengan angin bertekanan atau cairan khusus pembersih filter udara. 

 

Sensor MAF Bisa Rusak

Potensi terakhir yang bisa dihasilkan dari filter udara yang kotor adalah rusaknya sensor MAF dan MAF itu sendiri. MAF merupakan mass air flow atau komponen yang membaca berapa besaran udara yang masuk ke dalam mesin. Filter udara yang kotor seringkali membuat MAF dan sensornya menjadi sedikit ngaco. 

Ciri-ciri MAF mulai rusak adalah idle mesin biasanya tidak stabil. Jika filter udaranya kotor cukup lama, jangan lupa bersihkan komponen ini dengan MAF cleaner. Jangan bersihkan MAF dengan sikat ataupun cairan lainnya! Karena di dalam MAF terdapat kawat halus yang bisa rusak jika terkena sikat. 

MAF memang tidak boleh dibersihkan dengan sikat, kecuali dengan cairan MAF cleaner. Jika memang kurang yakin, kalian bisa membawa ke bengkel untuk memeriksa MAF ini dan melakukan scan ulang agar tidak ada indikasi fault pada komponen mesin. 

 

Solusi

Lalu, bagaimana solusinya agar performa mesin tetap terjaga? Sebisa mungkin lakukanlah servis rutin setiap 4 bulan untuk mobil yang sering dipakai dan 6 bulan untuk mobil yang jarang dipakai. Saat servis, biasanya bengkel akan melakukan pengecekan pada filter udara. 

Filter udara yang kotor akan dibersihkan saat sedang servis rutin. Sebenarnya hal ini bisa dilakukan sendiri, karena cukup mudah juga untuk membersihkan filter udaranya. Kalau memang malas dan kurang paham, kalian bisa langsung membawa mobil ke bengkel langganan.

Cara kedua adalah bisa menghindari rute jalan yang berdebu. Rute yang berdebu tentu berpotensi membuat filter udara menjadi lebih cepat kotor. Karena mobil yang melintasi jalanan berdebu berpotensi menyedot debu hingga masuk ke dalam mesin.

Usahakan pilih rute jalan yang tidak terlalu berdebu layaknya gurun pasir. Namun jika memang itu adalah rute harian, usahakan untuk lebih sering melakukan pembersihan filter udara. Cara terakhir yang paling mudah dan cepat adalah rutin mengganti filter udara dengan yang baru.

Harga filter udara dari sebuah mobil biasanya tidak terlalu mahal kok. Seringkali kita melupakan filter udara dan merasa lebih baik dibersihkan saja. Padahal, jika filternya sudah benar-benar kotor, itu tandanya sudah wajib diganti bukan dibersihkan.

 

Dari penjelasan di atas, mana yang pernah kamu alami? Jika kamu pernah mengalaminya, segera lakukan service seperti ganti oli, busi, dan tune up mesin untuk membersihkan serta menghindari kerak pada dapur pacu mobil kamu dan tetap membuat kinerja mesin kamu optimal ya, Bro! Untuk menghindari itu, pastikan membersihkan atau mengganti filter udara di mobil secara berkala agar kamu tidak perlu mengeluarkan biaya berlebihan untuk servis yang lebih serius.

SAMPAIKAN KOMENTAR