Ini Hasilnya Kalau Yenko Camaro 2020 Dituning Sve Cars
31
Mar
2020
0 Comment Share Likes 296 View

Yenko Super Camaro merupakan sebuah mobil Chevrolet Camaro hasil modifikasi yang disiapkan oleh Yenko Chevrolet, dan dikembangkan oleh pemilik dealership sekaligus pembalap, Don Yenko. Ketika Chevrolet Camaro melakukan debutnya, maklumat resmi dari korporat General Motors mencegah mobil ini menggunakan mesin yang ukurannya lebih besar dari V8 berkapasitas 6,6 liter. Hal ini tentu menempatkan Camaro di posisi yang kurang menguntungkan jika dibandingkan dengan Ford Mustang, Plymouth Barracuda dan juga Dodge Dart, karena baik Ford maupun Plymouth/Dodge memiliki pembatasan seperti itu. Don Yenko dan yang lainnya tahu bahwa ada pasar untuk Camaro yang lebih bertenaga dan berhasil mengakali pembatasan yang dilakukan oleh General Motors. Nah, kalau mau tahu lebih banyak soal mobil hasil tuning yang satu ini, kita simak saja informasinya berikut ini.

 

PERJALANAN YENKO CAMARO

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa akibat maklumat resmi yang dikeluarkan oleh General Motors, mobil Chevrolet Camaro tidak bisa menggunakan mesin yang kapasitasnya lebih besar dari 6,6 liter. Hal ini pun diakali oleh Don Yenko. Ketika itu, Don Yenko memesan sebuah mobil SS Camaro dengan mesin L78 dan mengganti mesinnya dengan mesin V8 L72 7,0 liter dari Chevrolet Corvette. Mobil ini hanya diproduksi sebanyak sekitar 106 unit saja. Yenko juga memasangkan sebuah atap fiberglass untuk menggantikan atap yang mirip dengan atap Stinger yang digunakan pada model-model Corvette big-block keluaran tahun 1967. Mobil-mobil ini dilengkapi dengan transmisi M21. Sedangkan untuk tenaga yang dihasilkannya sendiri mencapai 450 hp (336 kW).

Menyusul kesuksesan dari model tahun 1967, Yenko terus memproduksi mobil-mobil Yenko Super Camaro untuk model tahun 1968. Mobil Yenko Super Camaro keluaran tahun 1968 memulai perjalanannya sebagai Super Sports dengan mesin L78 396 cube-inch bertenaga 375 hp (280 kW) dan transmisi Muncie empat percepatan. Yenko juga memesan mobil-mobil dengan COPO 9737 yang memiliki speedometer 140 mph (230 km/h), anti sway bar depan yang lebih besar dengan ukuran 1 1/8 inci, dan sebuah trim tag khusus. Yenko mengganti mesin short-block berkapasitas 396 cube-inch bawaan pabrik dengan mesin short-block L72 427 cube-inch bertenaga 450 hp (336 kW). Dia juga mengganti atapnya dengan twin-snorkel fiberglass hood dan menambahkan steel whel ukuran 14"x6" dari Pontiac dengan Yenko cap khusus. Emblem Yenko menghiasi bagian front grill, front fender dan tail panel. 427 emblem ditambahkan ke bagian tail panel dan front fender. Jumlah model mobil yang diproduksi pada tahun tersebut adalah sekitar 64 mobil.

Beberapa model Yenko Camaro ini terus diproduksi pada tahun 1969 dan 1981. Uniknya, untuk Yenko Camaro model tahun 1981 ini ada sedikit perbedaan dengan model sebelumnya. Yenko Turbo Z keluaran tahun 1981 ini merupakan model yang berbasis Camaro tahun 1981. Don Yenko mengatakan bahwa mobil yang satu ini menggunakan mesin low compression untuk mengakomodir bensin dengan oktan rendah. Mobil ini juga tidak menggunakan sistem priority valve sehingga tidak ada turbo-lag. Dan karena seluruh bahan bakar yang masuk ke dalam mesin diproses melalui turbo, mobil ini akan lebih efisien bahan bakar dan memiliki performa yang lebih baik.

Kemudian pada tahun 2010, sebuah mobil Yenko Camaro baru yang berbasis Camaro tahun 2010 diperkenalkan dalam ajang SEMA yang digelar pada tahun sebelumnya, yakni tahun 2009. Mesin barunya merupakan mesin LS3 dari General Motors yang sudah dilengkapi dengan supercharger, yaitu mesin delapan silinder berkapasitas 6,2 liter yang hadir standar dengan Camaro SS. Karena mobil ini adalah mobil Yenko Phase I, Yenko Phase II dan Phase III diprediksi untuk hadir dengan mesin LS7 berkapasitas 427 cube-inch yang berasal dari Z06, atau bahkan menggunakan mesin LS9.

TENTANG SVE CARS DAN YENKO CAMARO 2020

Jika para pecinta otomotif ingin sebuah mobil Chevrolet Camaro yang bisa menghasilkan tenaga keluaran maksimal hingga 1.000 hp, maka Specialty Vehicle Engineering (SVE) bisa menjadi salah satu perusahaan tuning terbaik yang bisa kita andalkan. Terlebih, belum lama ini mereka melakukan tuning pada salah satu model mobil terbaru, yakni Yenko Camaro 2020. Para pecinta mobil dijamin akan dibuat tergoda dengan Yenko/SC Camaro 2020, dan kabar baiknya adalah karena produksinya sudah berjalan.

Bagi yang belum tahu, SVE memiliki hak untuk melakukan tuning pada model-model Yenko modern. Setiap kali pihak SVE memasang tuning package pada sebuah unit Camaro baru, perusahaan menyediakan garansi powertrain, sementara General Motors masih menyediakan garansi dasar kendaraan. Hal ini juga berlaku pada Yenko SC Camaro 2020, yang hadir dengan Yenko/SC Stage 2 package yang dipasang di dalamnya.

Pada dasarnya, tuning package ini adalah tuning package yang sama dengan yang pernah dipasang pada Yenko Camaro keluaran tahun 2019. Karena itu, perbedaan yang dimiliki oleh Yenko/SC Camaro 2020 hanya akan terletak pada bagian tampilannya, khususnya pada bagian front end. Kendati demikian, hal ini bukanlah masalah, karena daya tarik utama dari Yenko Camaro bukan terletak pada tampilannya, melainkan pada performanya.

Dalam versinya yang paling bertenaga, model Chevrolet Camaro 2020 ditenagai oleh mesin delapan silinder LT4 berkapasitas 6,2 liter yang dilengkapi dengan supercharger. Mesin ini bisa menghasilkan keluaran tenaga hingga 650 hp. Tetapi SVE beranggapan bahwa mesin bawaan pabriknya ini belum cukup, dan kemudian menawarkan dua tingkatan tuning bagi para pecinta mobil bertenaga. Stage 1 package bisa meningkatkan tenaganya hingga sekitar 825 hp, tetapi hal ini sepertinya biasa saja jika dibandingkan dengan Stage 2 package yang bisa menghasilkan tenaga hingga 1.000 hp.

Tuning package Stage 2 mengandalkan mesin delapan silinber berbasis mesin small-block LT1 dan memiliki kapasitas mesin 6,8 liter. SVE juga menambahkan sebuah supercharger besar untuk memaksimalkan performanya. Dengan tenaga keluaran 1.000 hp yang tentu sangat mengagumkan, mesin V8 yang sudah dituning oleh Yenko/SC ini bisa menjadi cepat panas. Hal itulah yang membuat SVE memasang radiator dual outboard dan meningkatkan oil cooler pada mesinnya. Selain itu, SVE juga meningkatkan transmission cooler dan rear differential cooler pada mobil ini.

Mobil ini tersedia di diler-diler resmi Chevrolet. Tetapi, tentu saja SVE ingin membedakan kreasinya ini dengan mobil-mobil Camaro buatan Chevrolet. Untuk mewujudkan hal ini, Yenko/SC Camaro menggunakan carbon fiber hood dengan scoop dan grille non-fungsional, hood dan side stripe, serta badges dan graphic Yenko yang bermacam-macam. Hanya ada 25 unit Yenko/SC Camaro 2020 yang tersedia di pasaran. Mobil-mobil ini bisa dipesan melalui diler-diler resmi Chevrolet dengan harga mulai di bawah USD 70,000.

Sources: https://www.hotcars.com/stage-2-tuned-2020-yenko-camaro-1000-hp/ 

SAMPAIKAN KOMENTAR