Ini Dia Pelopor Mobil Mazda Pertama Di Indonesia
20
Feb
2020
0 Comment Share Likes 325 View

Pada masa transisi pemerintahan dari Orde Lama ke Orde baru di tahun 1965-1966, dunia otomotif Indonesia juga cukup mengalami transisi yang sifatnya perlahan. Sebelum era 60-an, jalanan Indonesia banyak dipenuhi brand mobil Amerika dan Eropa dengan bodi bongsor dan mesin berkapasitas besar, misalnya saja nama Ford, Buick, Opel, Plymouth, Chevrolet, Chrysler, Pontiac, Holden, Renault, Paccard, Mercedes-Benz, Volskwagen, sampai Borgward pernah menjadi "raja jalanan" di era Orde lama tersebut.

Kemudian pada awal tahun 1960-an barulah mulai brand mobil Jepang masuk ke Indonesia secara impor utuh. Merek mobil Jepang yang pertama kali masuk ke pasar Tanah Air ialah Toyota Land Cruiser Canvas Top & Toyopet Tiara (1961), kemudian dilanjutkan dengan Daihatsu "bemo" Midget, dan Mazda B600. Inilah para pelopor mobil di era 60-an yang bisa dikatakan menjadi batu pijakan dominasi mobil Jepang di Indonesia.

Berbeda dengan kawan senegaranya, untuk Mazda B600, kisahnya termasuk salah satu yang cukup unik. Jika Toyota Land Cruiser Canvas yang didatangkan sebagai mobil operasional militer, atau Daihatsu "Bemo" Midget yang menjadi mobil transportasi umum di Jakarta, Mazda B600 justru digunakan untuk kendaraan dinas keseharian kalangan Pegawai Negeri Sipil dan instansi negara, seperti Sekretariat Negara, Dirjen Keuangan, serta Departemen PUTL (Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik). Dan jika mengacu pada sejarah Mazda, Mazda bisa dibilang sedang memasuki fase "transisi" dari menciptakan motor dan kendaraan roda tiga, menjadi kendaraan roda empat dan mobil penumpang. Mobil penumpang pertama Mazda di Jepang ialah Mazda R360 Coupe (1960), dan Mazda B600 masuk ke dalam keluarga Mazda Porter yang merupakan mobil jenis kei car yang basisnya sama persis dengan R360. Yuk, kita cari tahu lebih dalam tentang mobil yang satu ini.

 

EKSTERIOR MAZDA B600 1965

Dari bagian wajah mobil ini, terlihat bahwa desain Mazda B600 1965 masih cenderung sederhana. Mengikuti konsep pada masanya, pada area lampu depan menggunakan lampu keluaran Stanley. Grille juga memiliki akses ruang udara yang besar karena mobil ini masih menggunakan mesin dengan pendingin angin. Pada area depan, kita akan melihat adanya lampu kabut tambahan yang dipasang di area roof rack, dimana pada era 1960-an menjadi aksesoris yang sering dipasang pemilik mobil Mazda B600 1965. Selain itu ciri khas yang unik juga bisa dililhat dari posisi kaca spion yang ditempatkan jauh di dekat lekuk headlight, dan logo Mazda juga masih berbentuk tulisan dan desainnya masih klasik.

Jika melihat bagian samping Mazda B600 1965, maka kita akan melihat tarikan lis bodi yang memanjang dari area headlight depan sampai belakang. Mobil ini hanya tersedia dengan dua pintu saja, sehingga akses untuk ke dalam kabin 4 penumpang layaknya mobil coupe yang mengharuskan jok depan direbahkan terlebih dahulu. Berdasarkan spesifikasi resmi Mazda, mobil ini menggunakan ban tebal berlapis pelek dengan dop berukuran 10 inci.

Bodi bagian belakang Mazda B600 1965 ini juga tergolong unik. Karena fungsi mobil jenis kei car ini diperuntukkan untuk membawa barang bawaan banyak, akses pintu bagasi dibuat dua pintu atas dan bawah. Selain itu, pada bumper belakang terdapat lis chrome.Dari sisi belakang ini pun terlihat format suspensi belakang mobil ini yang menggunakan per daun.

 

INTERIOR MAZDA B600 1965

Jika kita melihat bagian interiornya, kesan sederhana bisa kita rasakan pada area dashboard Mazda B600 1965. Di area dashboard hanya tersedia speedometer dengan odometer, serta satu ruang slot tersimpan. Selebihnya tersedia ruang terbuka di bawah jok. Untuk tuas transmisi ditempatkan di belakang setir di sisi kiri, dan setir orisinal Mazda B600 1965 memiliki format palang 2 dengan tombol klakson mungil di tengah setir. Karena mobil ini tidak memiliki AC, untuk akses udara dari luar masuk ke dalam kabin melalui kaca pintu yang bisa dibuka dan ditutup dengan mekanisme engkol

Sedangkan untuk joknya sendiri, Mazda B600 1965 memiliki format jok dua baris. Jok baris depan terpisah untuk sisi pengemudi dan penumpang depan, dan bisa dilipat untuk akses penumpang masuk ke jok belakang. Untuk jok belakang posisinya tegak dan tidak bisa direbahkan. Dan baik jok depan dan belakang di masanya masih menggunakan model tanpa ada headrest.

 

FITUR MAZDA B600 1965

Salah satu fitur unggulan yang terdapat pada mobil Mazda B600 1965 ialah luasnya ruang bagasi yang besar. Salah satu cara memperbesar ruang bagasi dengan cara melipat jok baris belakang, dimana bagian dudukan dilipat dan ditempatkan sebagai pembatas antara jok depan dan ruang bagasi, serta sandaran jok belakang dilipat menjadi rata lantai. Alhasil, bagasi mobil ini tidak hanya terasa besar, tetapi juga mudah dalam proses pengangkutan dan penurunan barang bawaan.

 

SISTEM OPERASI MAZDA B600 1965

Mazda B600 1965 menggunakan mesin yang basisnya adalah mesin motor. Mobil yang satu ini menggunakan mesin 600 cc OHV V-twin 2 silinder dengan tenaga 28 hp dan torsi 41.2 Nm. Tenaga disalurkan ke roda belakang lewat transmisi manual empat percepatan. Selain itu, mesin ini hanya menggunakan sistem pendingin udara sehingga tidak ditemukan adanya radiator di dalam ruang mesin.

Kebanyakan orang mungkin mengenal Mazda saat ini sebagai mobil Jepang dengan perpaduan karanter dinamis dan sporty, serta dibalut teknologi mesin Skyactiv yang sangat responsif. Dan bagi yang hanya mengenal Mazda di masa sekarang mungkin akan kaget melihat mobil jadul berusia lima dekade ini. Tidak heran, karena Mazda sendiri pada saat awal lahirnya memang lebih berfokus pada pengembangan kendaraan roda dua, yang teknologinya diaplikasikan ke ranah passenger car. Perkembangan yang luar biasa dari brand mobil Mazda, khususnya di Indonesia, membuat Mazda B600 sebagai pionir mendapat tempat spesial di mata pecinta mobil Mazda di Indonesia. Mobil seperti ini pun akan jarang bisa ditemui jalanan karena jumlahnya yang kini semakin terbatas.

SAMPAIKAN KOMENTAR