Imbas COVID-19, Event Otomotif Batal Digelar
28
Sep
2020
0 Comment Share Likes 307 View

Pria Intersport, pandemi COVID-19 yang muncul sejak akhir 2019 memberikan dampak luas. Selain melumpuhkan aktivitas, pandemi pun membuat sejumlah hajatan tahunan otomotif batal digelar.

Bertujuan untuk memutus rantai penularan COVID-19, para penyelenggara memilih menunda atau bahkan membatalkan pameran. Maklum, pameran otomotif memang melibatkan pengunjung yang jumlahnya bisa mencapai ribuan tiap harinya.

Lalu, pameran otomotif apa saja yang batal digelar?

 

Geneva Motor Show

Ini adalah salah satu event otomotif yang paling ditunggu tiap tahunnya. Sejumlah merek ternama, khususnya pabrikan mobil performa memanfaatkan hajatan yang satu ini untuk membuka selubung produk terbaru.

Sayangnya, pandemi membuat pameran batal. Geneva Motor Show 2020 sedianya bergulir pada 5 hingga 15 Maret itu dibatalkan menyusul regulasi pemerintah Swiss yang melarang kegiatan yang melibatkan kerumunan.

(ilustrasi Geneva Motor Show/ wikimedia)

 

Meski absen untuk tahun 2020, Car of The Year 2020 yang menjadi rangkaian dari penyelenggaran Geneva Motor Show tetap bergulir dan Peugeot 208 menjadi mobil yang mendapat nilai tertinggi. 

Sementara itu, pihak penyelenggara berencana mengadakan Geneva Motor Show untuk edisi tahun 2021. Hanya saja itupun masih perlu dikaji.

 

Detroit Auto Show Hingga Paris Auto Show

Selain Geneva Motor Show, pameran New York International Auto Show, dan North American International Auto Show atau yang dikenal juga dengan Detroit Auto Show batal akibat pandemi.

Detroit Auto Show bisa dibilang sebagai agenda besar dalam kalender otomotif dunia. Pameran yang sudah berlangsung selama lebih dari 30 tahun ini pun menjadi saksi lahirnya Toyota Supra tahun 2019 lalu. Menariknya, arena untuk Detroit Auto Show, TCF Center, dialihfungsikan sebagai rumah sakit darurat penanganan pasien COVID-19.

Dari tanah Prancis, gelaran akbar Paris Motor Show pun hilang dari agenda otomotif tahun 2020. Pameran yang pernah mencatatkan 1,2 juta pengunjung pada tahun 2016 itu sedianya bergulir bulan September hingga Oktober 2020.

Namun, penyelenggara Paris Motor Show tak menghentikan seluruh agenda pameran. Sejumlah agenda yang tidak diselenggarakan di Paris Expo, masih diselenggarakan dan pesertanya hanya para pelaku industri atau Bussiness to Bussiness (B2B).

 

Goodwood Festival of Speed

Para pria Intersport untuk tahun ini juga tak bisa melihat keseruan yang terjadi di Goodwood Festival of Speed. Ya, agenda yang menampilkan mobil balap retro ini menjadi salah satu event yang wajib disinggahi bagi yang plesir ke Sussex Barat, Inggris.

Di sini, kalian bisa berjumpa dengan para legenda balap, melihat mobil-mobil yang biasanya hanya ada di galeri atau garasi kolektor hingga peluncuran mobil baru atau yang masih dalam proses pengembangan dan muncul perdana di hadapan publik.

Pada Goodwood Festival of Speed edisi 2019 misalnya, Aston Martin DBX yang masih diselimuti kamuflase diperlihatkan. 

“Dengan berat hati, kami memutuskan untuk tidak menyelenggarakan Festival of Speed dan Revival tahun ini. Bagi yang telah membeli tiket bisa melakukan penukaran atau refund,” tulis penyelenggara di situs resminya.

 

GIIAS dan IIMS

Dua pameran ini menjadi barometer industri otomotif Indonesia. Lewat hajatan itu pula, pecinta otomotif nasional bisa melihat sejumlah mobil baru atau yang masih dalam bentuk konsep.

Lebih dari itu, dua pameran ini pun merangkai acara bukan sekadar pameran dan unjuk mobil baru tapi juga melibatkan komunitas untuk memeriahkan pameran.

Seperti Geneva Motor Show, gelaran IIMS dan GIIAS untuk tahun ini memilih vakum. Dyandra Promosindo, selaku event organizer membatalkan IIMS 2020 yang rencananya digelar 9-19 April 2020.

Rencananya, pameran IIMS akan kembali digelar pada tahun depan di JIExpo Kemayoran pada 18-21 Februari 2021 mendatang.

Kemudian pameran GIIAS 2020 di ICE BSD, Tangerang Selatan. Meskipun sempat ditunda waktu penyelenggaran dari 7-17 Agustus 2020 menjadi 22 Oktober, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) memilih membatalkan pameran tahun tersebut.

"Pada setiap penyelenggaraan GIIAS, membutuhkan persiapan yang kompleks, detail dengan waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu, melihat waktu yang semakin pendek, Gaikindo mengambil keputusan untuk membatalkan penyelenggaraan GIIAS 2020 – BSD City," kata Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi dalam keterangan resminya.

Di luar pameran tersebut, acara-acara otomotif yang menyasar komunitas pun urung diselenggarakan. Sejumlah pabrikan pun memilih saluran digital untuk tetap merilis mobil-mobil terbaru mereka.

Semoga pandemi ini cepat berakhir, ya, Pria Intersport.

SAMPAIKAN KOMENTAR