Honda Beat, Kei Car Terakhir yang Mendapat Restu dari Soichiro Honda
25
Dec
2020
0 Comment Share Likes 537 View

Selayaknya memilih pakaian yang akan digunakan, ukuran menjadi penting karena dapat menentukan gaya atau mode apa yang disenangi. Tidak jauh berbeda dalam pemilihan sebuah kendaraan, ukuran atau dimensi pada kendaraan, selain dari tingkat akomodasi yang dibutuhkan, juga dapat mencerminkan gaya pada penggunanya.

Beberapa dekade ke belakang tren mobil dengan ukuran besar mulai menjadi pilihan banyak konsumen otomotif, seperti model SUV atau pun MPV 7 seater. Namun ada kalanya tren model mobil mengarah juga ke mobil dengan dimensi yang sangat kecil, yang bahkan lebih kecil dari mobil hatchback LCGC yang marak kita temui hari ini.

 

Tren Kei Car Asal Negara Jepang

Tepatnya pada tahun 1990-an awal dimana para perusahaan otomotif raksasa asal Jepang, seperti Suzuki dengan model Cappucino, serta Mazda dengan model Autozam AZ1 berhasil merebut hati para konsumen Jepang berkat dimensi yang kecil dan cocok untuk lalu lintas perkotaan.

Hal ini juga menginspirasi Honda untuk mengeluarkan lini model yang diberi nama Honda Beat, mobil mungil yang sering disebut sebagai Kei Car merupakan mobil kecil dengan penggerak roda belakang, mobil Kei roadster dua tempat duduk ini menggunakan konfigurasi mesin tengah yang diproduksi dari Mei 1991 hingga Februari 1996. 

Menariknya ketika berbicara mengenai mobil-mobil Honda yang melegenda, kita tak akan bisa melupakan jasa sang pendiri dari perusahaan otomotif tersebut yaitu Soichiro Honda.  Pria yang lahir di Iwata-gun (kini Tenryu City) ini ternyata bukanlah sosok yang jenius sejak kecil, terbukti pada masa-masa sekolahnya ia sama sekali tak menonjol secara akademik di sekolah. Bahkan, guru-gurunya mendapati Soichiro sebagai anak yang selalu bernilai jelek. Namun berkat ketekunan serta “The Power of Dream”, Soichiro berhasil menjadi salah satu sosok paling penting dalam industri otomotif bahkan dalam dunia engineering di seluruh dunia.

 

sumber

 

Restu Terakhir sang Founder Soichiro Honda

Honda dikenal sebagai pribadi yang ambisius serta perfeksionis dalam setiap pembuatan kendaraan yang keluar dari pabrik otomotifnya. Sehingga menjadi salah satu pertanyaan besar ketika Soichiro memberikan izin penuh terhadap pembuatan mobil mini atau Kei Car yang dianggap kontroversial itu.

Honda Beat adalah mobil terakhir yang disetujui oleh Soichiro Honda sebelum ia meninggal pada tahun 1991.

Mobil yang didesain oleh perusahaan desainer otomotif ternama dunia Pininfarina. Honda Beat adalah salah satu dari banyak mobil yang dirancang untuk memanfaatkan kelas mobil Kei yang hemat pajak di Jepang. Ada dua model utama Beat (PP1–100 dan PP1–110) dan beberapa versi edisi terbatas, sehingga terhitung sekitar 33.600 unit telah diproduksi dan digunakan oleh para konsumennya.

 

sumber

 

Dengan gaya khas Honda, mesin Beat tidak menggunakan turbocharger atau supercharger melainkan mesin naturally aspirated dengan mesin mini 656 cc milik produk motornya yang dimodifikasi dengan sistem MTREC (Multi Throttle Responsive Engine Control), dengan badan throttle individu yang masing-masing dari tiga silinder, untuk menghasilkan 64 PS (63 bhp) pada 8100 rpm dengan kecepatan maksimum yang dibatasi secara elektronik pada kecepatan 135 km / jam (84 mph). 

Mobil ini hanya memiliki satu opsi transmisi yaitu transmisi manual 4 percepatan. Dianggap sebagai mobil murah yang tetap menyenangkan saat dikemudikan, ukuran yang kecil membuat mobil ini juga memiliki bobot yang ringan pula, sehingga walaupun hanya memiliki mesin yang kecil mobil ini tetap dapat melaju dan dikemudikan seperti mobil sport pada masa itu.

 

Impresi Berkendara Honda Beat

Dari segi kepraktisan, Honda Beat tertinggal dari para pesaingnya. Tidak ada ruang penyimpanan di depan karena di situlah tangki bensin dan ban serep ditempatkan. Meskipun ada bagasi belakang, ukuran dan ruang yang diberikan sangatlah minim bahkan untuk menaruh ransel ukuran besar saja tidak akan cukup karena pada bagasi belakang bertengger juga  tempat penyimpanan baterai atau aki kendaraan. 

Walaupun begitu, interior pada mobil ini memiliki ruang yang lapang lebih dari yang kalian duga. Walaupun, ruang pinggul cukup sempit mengingat kelebaran pada mobil ini yang kecil, tapi kabinnya sendiri akan dirasa sangat cukup dan nyaman. 

Untuk ruang kepala sepertinya tidak akan menjadi masalah, karena mobil ini mobil ini bertipe convertible. Plus, meski terbilang mobil yang sederhana, namun Honda Beat menawarkan fitur AC dan jok bermotif sebagai standar, sementara perangkat radio dan entertainment adalah opsional.

Secara keseluruhan Honda Beat merupakan mobil yang sangat menyenangkan dan dapat diandalkan, mobil ini juga menjadi suksesor dari mobil-mobil ikonik seperti s660 dan s2000, dimana tetap mempertahankan dimensi dan mesin yang cenderung kecil namun tetap dapat diandalkan untuk kebutuhan sehari-hari bahkan kebutuhan trek.

 

sumber

SAMPAIKAN KOMENTAR