Evolusi Toyota Corolla, Mobil Kompak yang Merebut Hati Masyarakat Dunia
25
Jan
2021
0 Comment Share Likes 423 View

Nama Toyota Corolla tentu sudah tidak asing di Indonesia bahkan di dunia. Sedan asal salah satu pabrikan raksasa Jepang itu memiliki banyak penggemar fanatik dan juga memiliki penjualan yang cukup tinggi di dunia. Bisa dibilang salah satu mobil terlaris di dunia yang digemari masyarakat dunia seperti VW Beetle. Lalu, seperti apa sejarah awal kemunculan Toyota Corolla? Langsung kita bahas saja di artikel ini, Bro.

 

Gempuran Toyota pada Industri Otomotif

Para pabrikan asal Jepang mulai memperlihatkan taring mereka lewat model-model mobil kompak mereka yang memiliki reliabilitas yang juga hebat serta value to money yang luar biasa. Salah satunya adalah raksasa otomotif Jepang, Toyota.

Pada tahun 1960 Toyota mengejutkan pecinta otomotif dunia dengan memperkenalkan salah satu model terbaru mereka yang sengaja diciptakan untuk merebut hati masyarakat lewat sisi ekonomis serta ketahanan. Mobil ini diberi nama Toyota Publica, mobil compact murah yang berbekalkan mesin 2 silinder 697cc boxer ini dapat menghasilkan tenaga sebesar 27 Hp yang disalurkan ke 2 roda pada bagian belakang.

 

sumber

 

Toyota Publica berhasil merebut hati masyarakat sebagai mobil yang dapat dimiliki oleh berbagai golongan ekonomi. Toyota Publica pada masanya adalah idola untuk para masyarakat yang menginginkan mobil pertamanya.

 

Perebutan Takhta dengan Kompetitor 1 Negara dan Lahirnya Corolla

Namun bukan industri otomotif namanya jika tidak adanya persaingan. Melihat kesuksesan Toyota dalam meraup keuntungan lewat Publica, para kompetitor asal negara jepang mencoba untuk merebut takhta sebagai mobil rakyat itu. Datsun mengeluarkan model Sunny, serta Subaru yang memperkenalkan model 1000, yang dimana, masing-masing model memiliki konfigurasi mesin sebesar 1000cc dari mesin 4 silinder datar, alih-alih 2 silinder boxer engine seperti Toyota Publica.

Sempat merasa terancam dengan persaingan ketat dari rivalnya, menjadikan Toyota Harus berusaha mempertahankan posisinya. Toyota memberikan jawaban atas gempuran dari kompetitor satu negaranya, dengan mengeluarkan model terbaru yaitu Toyota EK 10 a.k.a Toyota Corolla. Nama Corolla sendiri sebenarnya memiliki arti crown (mahkota) namun dalam bahasa latin, mengingat Toyota sebelumnya juga memiliki produk yang lebih mewah yaitu Toyota Crown.

Tidak sekedar meramaikan bursa persaingan mobil kompak asal Jepang, Toyota memiliki visi yang jauh lebih tinggi dari itu, Toyota benar-benar tidak ingin melepaskan takhta pada kompetitornya.

Sehingga Toyota membekali Corolla dengan ukuran mesin yang lebih besar yaitu 1100cc yang dapat menghasilkan 60 hp dari konfigurasi mesin 4 silinder datar. Walaupun memiliki kapasitas mesin yang lebih unggul 100cc dari para pesaingnya, Toyota tetap membuktikan bahwa mobil mereka lebih baik dalam konsumsi BBM dan pastinya memiliki tenaga dan respon yang lebih unggul pula.

 

sumber

 

Generasi Kedua: Benchmark Mobil Perkotaan Dunia

Tidak berhenti disana, walau hampir menang telak, Toyota terus melakukan pengembangan dan inovasi. Sehingga berselang sekitar 10 tahun kemudian, Toyota kembali memperkenalkan generasi kedua Corolla, dengan update terbaru Toyota Corolla E20.

Kali ini Toyota Corolla memiliki bentuk eksterior baru yang disertai juga dengan mesin berkapasitas 1200cc terbaru dengan konfigurasi 4 silinder segaris yang dapat menghasilkan power sebesar 73 hp. Dengan model kedua Toyota Corolla ini, Corolla semakin melesat jauh meninggalkan para kompetitor satu negaranya. Hal ini juga memberikan tamparan keras kepada para kompetitor global seperti pabrikan Amerika dan Eropa, terlebih disaat gas crisis pada tahun 1972 yang membuat konsumen lebih memilih mobil dengan kehematan bahan bakar seperti yang ditawarkan oleh Toyota.

 

sumber

 

Generasi Ketiga: Banyak Varian, Banyak Penggemar

Pada tahun 1974 Eiji Toyoda (CEO & Founder Toyota Motor) memberikan kesempatan kepada anaknya Shoichiro Toyoda untuk memimpin kerajaan otomotif miliknya. Terbukti bahwa keputusan Eiji ternyata tepat, di bawah kepemimpinan Shoichiro, Toyota berhasil menjual produknya di lebih banyak negara. Tidak hanya meningkatkan scope penjualan, Shoichiro juga turut memperkenalkan generasi ketiga dari Corolla pada tahun 1974.


Pada generasi ketiga ini, Corolla memberikan 5 varian yang dapat dipilih sesuai dengan selera. Dimulai dari versi basic dengan mesin 1200cc, Corolla untuk keluarga lewat model station wagon, hingga Corolla yang dikhususkan untuk pembeli yang lebih sporty lewat versi liftback SR-5 1600cc yang menjadi favorit intersport, karena memiliki bentuk yang mirip dengan mobil-mobil muscle car ala Amerika.

 

sumber

 

Generasi Keempat: The Boxer Corolla

Pada tahun 1980an tren desain pada sebuah mobil berubah ke arah yang lebih kotak dengan beberapa aksen tajam dan tegas. Toyota juga memperkenalkan Corolla generasi keempat tahun 1984 dengan kode AE80 yang memiliki pembaharuan besar-besaran dari penggantian chassis yang kini memungkinkan Corolla untuk memiliki lebih banyak space pada bagian interior, serta mounting mesin yang dibuat secara transverse (seperti yang dilakukan Mini Cooper & Lamborghini Countach).


Berbekal mesin 1600cc kini untuk pertama kalinya Corolla memiliki roda penggerak depan. Corolla generasi keempat ini menjadi kurang menarik untuk beberapa kalangan termasuk kalangan remaja. Hal itu dijawab oleh Toyota dengan membuka buku lama lewat generasi SR5 yang diberikan update dengan gaya khas tahun 80an. Lahirlah Toyota Corolla AE86 yang menjadi salah satu mobil paling iconic di kalangan pecinta otomotif di seluruh dunia. Namun sangat disayangkan tidak dapat masuk ke pasar Indonesia.

 

sumber

 

Generasi Kelima: Evolusi Mobil Rakyat - Sedan Mewah

Lalu pada penghujung dekade 1980an, Toyota mencoba untuk membuat branding baru pada lini Corolla, dimana sebelumnya Corolla yang dikenal sebagai mobil rakyat, kali ini Toyota ingin memberikan kesan sebagai mobil mewah dengan harga murah. Sehingga dibawah kontrol Dr. Akihiko Saito, Toyota memperkenalkan generasi kelima Corolla lewat tipe E100, yang memiliki bentuk body lebih tumpul dan futuristik.

 

sumber

 

Rebranding yang diinginkan Toyota berhasil diterima oleh masyarakat di seluruh dunia dan menjadikannya salah satu mobil paling favorit juga paling laris. Hingga saat ini Corolla masih diproduksi dan meraja pasar sedan kompak “mewah dan murah” yang saat ini telah mencapai generasi ke 12 dari total keseluruhan model Corolla.

 

Bagaimana pendapat Pria Intersport perihal Toyota Corolla? Dan generasi mana yang jadi favorit kalian? Silahkan tulis di kolom komentar ya!

SAMPAIKAN KOMENTAR