Drifter Formula Drift Bikin Toyota AE86 Bermesin Honda
12
Nov
2019
0 Comment Share Likes 531 View

Bagi para penggemar drifting, siapa yang tidak kenal dengan sosok Dai Yoshihara. Drifter yang berasal dari Jepang ini telah mengikuti ajang Formula Drift sejak 2004 silam. Selama karir yang panjang tersebut Dai sudah berganti-ganti mobil beberapa kali hingga pada saat ini ia mengendarai  Subaru BRZ. Pengalaman membangun banyak mobil drift mengarahkannya pada momen sekarang, dimana ia membangun Toyota AE86 yang cukup menghebohkan.

Proyek AE86 ini merupakan proyek spesial bagi Dai Yoshihara, dikarenakan AE86 memiliki sejarah dan kenangan tersendiri baginya. Sebelum Dai meraih kesuksesannya di Formula Drift, di kampung halamannya, Jepang, Dai yang masih berumur 17 tahun sudah melakukan banyak pekerjaan untuk membiayai sekolah dan juga hobinya.  Hobi tersebut tentu saja adalah drifting, dan pada saat itu ia mengendarai AE86 sebagai mobil drift nya. Mobil tersebut akhirnya harus ditinggalkan, mengingat pada 2013 karir drifting Dai di Formula Drift Amerika sudah cukup stabil. Dengan kesuksesannya sekarang, Dai yang tak melupakan mobil drift yang mengawali karir driftnya memutuskan untuk membangun AE86 kembali.

AE86 yang dibangun oleh Dai untuk drifting ini menggendong mesin yang tak umum di gunakan, bahkan bisa dibilang murtad. Umumnya mobil drifting bakal melakukan swap engine dengan mesin bertenaga seperti LS atau 2JZ, tetapi mobil buatan Dai Yoshihara ini justru memakai mesin K20C1. K20C1 adalah mesin yang umumnya dipakai oleh Honda Civic Type R FK8. Mesin ini memiliki kapasitas 2.0 liter dan jika dikombinasikan dengan turbo bakal mampu menghasilkan tenaga sekitar 306HP.

Setelah mesin standart 4A-GE dipindahkan, mesin K20C1 turbocharged ini dipasang dengan produk Honda lainnya yaitu transmisi yang diambil dari S2000. Dibantu oleh Eimer Engineering, AE86 ini diperkirakan mampu menghasilkan tenaga sekitar 350-400 horsepower ke roda belakang. Pihak Eimer juga menambahkan rem dari StopTech, fuel cell dari Radium engineering, dan kemudian untuk suspensi menggunakan coilovers dari KW Suspension. Untuk pelek, Dai memilih untuk menggunakan pelek 15 inci BBS.

Untuk bodykit nya, Dai mendapat bantuan dari teman dekatnya, Kei Miura dari TRA-Kyoto, yang membuatkan body kit Pandem untuk AE86. Bagian lampu depan pun mendapat ubahan custom dari Vision Autoworks. Pada bagian buritan pun dapat ditemuka spoiler yang cukup besar.

 

 

SAMPAIKAN KOMENTAR