Chevrolet Impala, Sedan Kenangan Keluarga yang Harus Tutup Usia
15
Apr
2020
0 Comment Share Likes 818 View

Chevrolet Impala dikabarkan telah berhenti diproduksi sebagaimana dilansir Carscoops beberapa waktu lalu. Unit terakhir Chevrolet Impala selesai dirakit pada dan menandakan akhir eksistensinya sejak 1958. Kiprahnya yang sudah sangat lama meninggalkan kenangan bagi para pemiliknya yang juga lintas generasi.

Penghentian produksi Impala ini kemudian menjadikannya sebagai model keenam mobil General Motors yang berhenti diproduksi. Sinyal kuat memang sudah mulai terasa oleh banyak pihak sebelum kabar resmi ini beredar. Sebelum Impala, mobil besutan GM lainnya yang sudah lebih dulu afkir adalah Buick LaCrosse, Chevrolet Cruze, Chevrolet Volt, Cadillac CT6, dan Cadillac XTS.

Penyetopan produksi Impala sendiri dinilai miris lantaran penjualannya yang enggak buruk-buruk amat meskipun memang mengalami penurunan. Penjualan Impala pada 2007 tercatat sebanyak 311.128 unit, kemudian hasil itu harus terjun bebas di angka 156.797 unit terjual pada 2013. Sementara pada tahun 2019 kemarin, GM hanya berhasil menjual Chevrolet Impala kurang dari 45.000 unit saja.

Selesainya produksi Chevrolet Impala menandakan bahwa GM kini akan fokus mengubah pabrik perakitan Detroit - Hamtramck menjadi fasilitas khusus untuk kendaraan listrik. Seperti dikabarkan dari sumber yang sama, GM berinvestasi sekitar 2,2 miliar (setara Rp37 triliunan) ke pabrik mereka untuk membangun pikap listrik GMC Hummer EV musim gugur 2021 mendatang.

Menarik untuk disimak, bagaimana perjalanan Chevrolet Impala di Indonesia, ya? Sedan ikonik yang jadi kenangan kuat para penggunanya, menjadi warisan lintas generasi dengan DNA muscle car.

Sejarah Chevrolet Impala

Chevrolet Impala merupakan sedan full-size yang dibangun Chevrolet pada tahun 1958-1985, 1994-1996, dan 2000-2020. Chevrolet menamainya dari nama antelop Afrika Selatan. Impala kemudian menjadi mobil penumpang paling mahal dari Chevrolet dan pada 1965 telah menjadi mobil terlaris di Amerika Serikat.

Impala dilucurkan dengan ubahan berbeda selama bertahun-tahun, misalnya pada lampu belakang tiga simetris. Caprice diperkenalkan sebagai model flagship Impla Sport untuk model tahun 1965 sebelum dipisahkan menjadi mobil yang lebih tinggi kelasnya dari pada Impala.

Impala terus berkembang menjadi model sedan full size yang paling populer dari Chevrolet sejak pertengahan 1980-an. Hingga pada rentang tahun 1994 hingga 1996, Impala dihidupkan kembali dengan bekalan mesin V8 5.7-liter. Pada tahun 2000, Impala pun kembali diperkenalkan sebagai pionir sedan front-wheel drive kelas menengah ke atas.

Chevrolet Impala di Indonesia, Mobil Mahal Seharga Rp5 Juta

Melihat sejarah Chevrolet Impala di dunia tidak bisa melewatkan eksistensinya di Indonesia. Sama seperti mobil Amerika lainnya, Impala di Indonesia kebanyakan hanya dipersenjatai mesin 6 silinder segaris. Mesin ini banyak digunakan karena terkenal lebih mudah dirawat serta lebih irit bahan bakar dibandingkan mesin V8. Mesin yang dipakai Impala ini sendiri merupakan mesin Chevrolet yang bernama Turbo Trift dengan konfigurasi OHV 6 silinder segaris berkapasitas sekitar 3.800 cc. Mesin ini diklaim sanggup menghasilkan tenaga sebesar 140 Hp. Angka tersebut dianggap sudah sangat besar di zamannya. Chevrolet Impala dibekali transmisi manual 4 percepatan Powerglide dengan tuas transmisi dikolom setir.

Hingga pada tahun 1963 sampai 1965, Indonesia mengalami hiperinflasi mencapai 600% sehingga membuat pemerintah melakukan redominasi rupiah dari Rp1.000 menjadi Rp1. Akibatnya, banyak masyarakat yang jatuh miskin dan serba kekurangan termasuk membeli bahan makanan. Di tengah situasi yang serba sulit, hanya sedikit mobil yang terjual di era tersebut. Jangankan mobil mewah, mobil entry level pun sulit terjual kala itu. Meski demikian masih saja ada orang Indonesia yang sanggup membeli mobil mewah waktu itu. Salah satu mobil termewah yang hanya bisa dibeli orang kaya pada zamannya adalah Chevrolet Impala generasi ketiga. Sedan ini dijual dengan banderol harga Rp5 juta rupiah.

Kini, Chevrolet Impala sudah menjadi salah satu koleksi mobil antik bernilai tinggi. Populasinya pada tahun 1990 hinga awal 2000 masih lumayan banyak meksipun banyak yang unit terbengkalai. Dulu, harga sebuah Impala bekas kondisi standar harganya hanya sekitar Rp10 jutaan namun sulit juga menjualnya.

Namun, kini keadaan seakan berbalik 360 derajat. Di pasar mobil bekas banyak permintaannya, sementara populasi Impala sudah berkurang. Di segmen mobil klasik, Chevrolet Impala kini harganya mahal sekali bahkan untuk bangkai mobilnya saja.

Spesifikasi Chevrolet Impala di Indonesia

Jenis

Sedan

Tipe

Impala (3rd gen)

Mesin

GM turbo thrift i6 3800cc

Bore X Stroke

98.43 X 82.55 mm

Sistem Bahan Bakar

Karburator

Transmisi

Manual 4 Speed

Wheelbase

3.025 mm

Panjang

5.315 mm

Lebar

N/A

Tinggi

N/A

Sources: http://ghatfandani.blogspot.com/2015/01/sejarah-chevy-impala.html, https://id.wikipedia.org/wiki/Chevrolet_Impala  

SAMPAIKAN KOMENTAR