Carlos Sainz Sabet Juara Rally Dakar 2020
19
Jan
2020
0 Comment Share Likes 242 View

Ajang balap ter-ekstreem di Dunia yaitu Rally Dakar baru saja dilaksanakan. Kali ini bukan lagi berlangsung di Amerika Selatan, tapi kali ini kawasan Timur Tengah yang menjadi trek yang harus dilalui oleh para pembalap Rally Dakar 2020.

Di Musim ini, salah satu pembalap senior yaitu Carlos Sainz berhasil meraih kemenangan untuk kesekian kalinya. Pereli senior asal Spanyol tersebut kembali menambah koleksi gelar juara Dakar miliknya tahun ini.

Carlos Sainz berhasil menjuarai Rally Dakar yang berlangsung di Arab Saudi tersebut dengan menggunakan X-Raid MINI. Di ajang tersebut ia mendapatkan banyak sekali perlawanan termasuk perlawanan dari Nasser Al-Attiyah. Gelar kali ini menjadi yang ketiga kalinya bagi Sainz, setelah sebelumnya juara pada tahun 2010 dan 2018.

Sainz yang didampingi co-driver Lucas Cruz, menyelesaikan reli sebanyak 12 etape tersebut dengan total waktu 42 jam 59 menit dan 17 detik. Dengan hasil tersebut, Sainz sukses unggul dengan selisih 6.21 menit dari Al-Attiyah yang mewakili Toyota Gazoo Racing.

Selain menambah gelar, Sainz juga mencatat rekor dengan menjuarai Dakar bersama tiga pabrikan berbeda, yaitu bersama Volkswagen pada 2010, lalu Peugeot pada 2018, dan kini bersama Mini. Dengan mobil Mini John Cooper Works Buggy, Sainz menangkan empat etape selama reli ini.

‘Senior’ di Dakar lainnya, yaitu Stephane Peterhansel, finish di posisi ketiga setelah Sainz dan Al-Attiyah. Peterhansel yang berjuluk Pangeran Dakar dan bermobil Mini, finish ketiga dengan selisih 9.58 menit dari Sainz.

Baik Sainz, Al-Attiyah dan Peterhansel seolah menegaskan statusnya sebagai para penguasa Dakar. Untuk Al-Attiyah sendiri, ini menjadi finish tiga besar enam kali beruntun baginya dalam tujuh edisi Dakar terakhir.

Yang mencuri perhatian pada Dakar kali ini adalah Fernando Alonso, melakoni debutnya tahun ini bersama Toyota. Alonso finish posisi ke-13, dengan selisih 4,5 jam lebih, bahkan sempat terguling pada paruh kedua reli ini.

Catatan lain dari Dakar 2020, yaitu ini menjadi pertama kalinya Peugeot gagal menembus tiga besar sejak tahun 2015. Tahun ini bahkan Peugeot gagal menembus sepuluh besar.

 

SAMPAIKAN KOMENTAR