Cara Mudah Tingkatkan Performa Mesin Tanpa Swap Engine
15
Nov
2020
0 Comment Share Likes 515 View

Para Pria Intersport khususnya seorang car enthusiast, pasti sering kali berada dalam posisi tidak puas dengan hasil dari performa mesin yang dimiliki dan terus mencari cara agar bisa meningkatkan performanya. Pada tulisan kali ini, Intersport Auto menyajikan beberapa trik yang bisa dilakukan untuk meningkatkan performa mesin tanpa perlu mengeluarkan effort lebih seperti melakukan swap engine.

Berbagai teknologi modern seperti saat ini bisa memberikan banyak sekali kesempatan kepada speed freak untuk bisa memodifikasi mobil mereka dengan raihan performa yang melebihi kemampuan standar mesin pabrikan. Berikut tips modifikasi simple untuk meningkatkan performa mobil kalian secara optimal.

 

 

  • Knalpot

Meskipun bukan sebuah upgrade yang bisa memberikan lonjakan performa besar, mengganti knalpot akan membantu mobil bisa bernafas jauh lebih efektif. Mengganti knalpot merupakan sebuah cara yang harus dilakukan agar performa dapat meningkat secara instan. 

Mengganti sistem knalpot standar ini dengan versi racing pada umumnya dapat meningkatkan antara 5-10% pada tenaga mobil. Namun tentunya kualitas knalpot itu sendiri harus yang terjamin dan bukan produk palsu dan asal-asalan.

Jika memilih mengganti knalpot, ada baiknya mengubanya secara menyeluruh dari header, downpipe, resonator, hingga tail pipe. Dengan begitu, lonjakan performa yang meningkat dapat dirasakan langsung dibandingkan dengan penggunaan knalpot pabrikan.

 

sumber: ellismotors.co.uk

 

Konfigurasi header umumnya 4-2-1 atau 4- 1. Artinya gas buang dari blok mesin disalurkan ke empat saluran, kemudian dua saluran, dan bermuara ke satu saluran

Sedangkan 4 – 1, berarti gas sisa pembakaran disalurkan ke empat saluran dan langsung bermuara ke satu saluran, jika konfigurasi dan desain lubang dan lekukan pipa benar-benar tepat. Teknisnya, semakin lancar gas hasil pembakaran terbuang maka semakin besar tenaga yang didapat.

 

 

  • Filter Udara

Memaksimalkan suplai udara dengan mengganti filter udara, juga menjadi kunci utama agar performa mobil menjadi meningkat. Namun tipe air filter sendiri terbagi dua, pertama  adalah replacement yang masih menggunakan desain boks bawaan mobil, dan yang kedua adalah  tipe open filter

Filter udara dengan jenis replacement banyak tersedia dengan beberapa merek aftermarket. Jika menggunakan filter udara jenis ini, kalian tinggal pasang saja tanpa ada ubahan apapun, asal yang produk dibeli sesuai dengan jenis atau tipe mobil yang digunakan.

Sedangkan untuk tipe open filter, kalian tidak akan menggunakan boks saringan udara namun tetap menggunakan elemen filter udara dengan bentuk berbeda. Bentuk open filter ada yang berbentuk seperti jamur dengan bahan busa ataupun bentuk cone atau kerucut dengan bahan kain.

Kelebihan dari menggunakan filter udara berjenis terbuka adalah sanggup memasukkan udara ke dalam mesin sebanyak-banyaknya karena tidak adanya hambatan dari boks saringan udara. Selain itu, filter udara jenis open memiliki elemen yang lebih banyak. Akan tetapi banyak juga kelemahannya, yakni mudah kotor karena cipratan air dan debu yang ikut tersedot.

Posisi open filter juga harus ditempatkan di posisi yang pas agar hisapan udara yang disalurkan ke mesin lebih baik dan terhindar dari hawa panas mesin.

 

 

  • Weight Reduction

Kalian mungkin pernah merasakan perbedaan performa mobil saat sedang menyetir sendirian tanpa penumpang dan ketika semua kursi terisi penuh, terutama pada mobil yang dimensinya kecil. Weight reduction adalah cara memangkas bobot mobil yang populer dilakukan di dunia balap. 

Metode ini juga bisa diterapkan pada mobil jalan raya, meski tidak se-ekstrem melepas semua bagian interior mobil atau mengganti beberapa panel bodi dengan material yang lebih ringan seperti serat karbon. Karena jika kalian ingin merubah panel bodi dengan material carbon fiber bisa mengurangi bobot parts hingga 80%.

Selain merubah beberapa panel bodi, weight reduction juga bisa dilakukan pada bagian interior dengan melepas jok belakang, konsol boks, door trim, atau menurunkan karpet serta ban serep.

 

  • Memaksimalkan Sistem Pengapian

Guna memastikan pembakaran pada mesin berjalan dengan maksimal, mobil membutuhkan sistem pengapian yang lebih optimal dimulai dari busi. Jenis busi yang direkomendasikan adalah busi iridium. Sebab selain lebih tahan lama, busi iridium juga mampu menghasilkan percikan api yang lebih baik untuk pengapian di ruang bakar mesin.

 

sumber: championautoparts.com

 

 

  • Remap ECU Mobil

Remap atau juga dikenal dengan istilah tuning dan reflash adalah sebuah pengkalibrasian ulang ECU (Electronic Control Unit) mobil. Hal ini dapat mengeluarkan performa mesin hingga 100%. Karena tanpa kalibrasi ulang, ECU mobil hanya akan memerintahkan mesin mobil mengeluarkan 60 sampai 75 persen potensi mesin.

Namun kalian harus selektif dalam melakukan remap. Untuk meningkatkan performa mobil injeksi, kalian harus mencari tuner remap yang berpengalaman, berkompeten, dan menggunakan software asli sehingga aman untuk mobil.

Adapun hasil yang didapatkan setelah melakukan remap adalah meningkatnya angka tenaga serta torsi, juga bertambahnya akselerasi dan kecepatan mobil.

 

 

  • Piggyback

Fungsi pemasangan piggyback pada mobil adalah untuk memanipulasi data pada ECU agar mendapatkan porsi bahan bakar, dan timing pengapian sesuai kebutuhan mesin. Dengan memanipulasi data ECU tersebut, variabel seperti timing pengapian, sensor oksigen, udara, dan debit bahan bakar pun dapat diatur sesuai dengan keinginan.

Cara kerja piggyback adalah dengan mendeteksi sinyal yang ditransfer dari ECU, sinyal-sinyal asli yang terdeteksi tersebut dicegat oleh piggyback. Piggyback kemudian mengirimkan sinyal baru yang telah dimanipulasi sesuai dengan keinginan pemilik mobil ke sistem bahan bakar dan pengapian mesin.

Cukup banyak piggyback aftermarket yang beredar di pasaran mulai dari Dastek Unichip, Race Chip, GReddy, dan HKS. Jadi untuk hasil performa yang lebih efisien & efektif, dapat melakukan pemasangan piggyback dan tuning sesuai dengan mesin mobil.

 

 

  • Porting Polish

Cara lain untuk meningkatkan performa kendaraan adalah dengan melakukan porting polish. Dengan melakukan porting polish, tenaga dari mesin mobil dapat meningkat tanpa harus ditambahkan spare part racing lain.

Porting adalah sebuah usaha untuk membentuk kembali lubang intake dan exhaust cylinder head agar volume udara dan bahan bakar yang masuk jadi bertambah besar dan lebih bebas hambatan.

Sementara polishing adalah usaha untuk menghaluskan bagian-bagian yang sudah di porting dan beberapa bagian lain di mesin agar hisapan udara dan bahan bakar yang masuk jadi semakin lancar.

Selain itu praktik porting polish ini juga berguna untuk mereduksi baret yang biasa ada di kepala silinder. Sebab bagi banyak kalangan, baret inilah yang menjadi salah satu faktor mengapa kepala silinder tidak dapat bekerja secara maksimal.

 

 

  • Strut Bar

Strut bar saat ini merupakan part performa yang relatif mudah ditemukan di pasaran. Strut bar dipasang melintang yang mengikat kedua belah kanan dan kiri shockbreaker, dengan fungsi utama adalah untuk menstabilkan mobil ketika melibas tikungan dalam kecepatan tinggi.

 

 

Selain menjaga keseimbangan tekanan pada bagian suspensi, strut bar juga mengurangi gejala body roll yang diakibatkan perubahan camber saat hard cornering. Namun disisi lain dari penggunaan strut bar akan membuat bantingan mobil menjadi lebih keras, selain itu semakin stabil dan rigid mobil, akan membuat mobil semakin kurang nyaman untuk dipakai-sehari. 

Jadi penggunaan strut bar lebih cocok untuk mobil-mobil balap yang sering melakukan cornering. Tapi jika kalian mau menambahkan kosmetik ke ruang mesin bukan suatu kendala.

 

  • Ban dan Sistem Pengereman

Performa tidak selalu tentang power dan akselerasi. Jika rem mobil tidak bekerja optimal juga akan memperlambat sistem pengereman. Tentunya secara keseluruhan akan memperlambat gerak dan performa mobil kalian dalam jarak jauh.

Kalian bisa merubah sistem pengereman dengan menggunakan Big Brake Kit atau sering disingkat BBK, yang merupakan sebutan lain dari komponen pengereman aftermarket. Peranti ini kerap dipasang sejalan dengan peningkatan performa mesin. Fungsinya jelas agar performa pengereman lebih baik karena penggunaan big brake kit meningkatkan performa pengereman sekitar 40% hingga 60% dibandingkan standarnya.

 

Satu paket big brake kit biasanya terdiri dari kaliper, cakram, center hub, adaptor (pegangan kaliper belakang), selang rem, dan minyak rem. Di pasaran banyak tersedia merek-merek BBK, mulai dari Brembo, AP Racing, Fella, WP Pro, K Sport dan lainnya.

Dalam melakukan penggantian parts satu ini, biasanya ukuran pelek yang digunakan jadi patokan awal para modifikator untuk menentukan ukuran yang sesuai. Pasalnya, BBK tersebut memiliki banyak pilihan ukuran kaliper dan diameter cakram.

Kaliper dengan ukuran lebih kecil dan medium, biasanya dipakai untuk pengereman belakang. Sedangkan untuk ukuran besar, sudah bisa dipastikan untuk pengereman depan. Penggantian kampas rem juga harus diperhatikan, pastikan menggunakan yang sesuai dengan merek BBK yang digunakan. 

Untuk bagian ban, penggunaan ban standar dengan performa mobil yang telah meningkat tentu akan sia-sia. Pastikan menggunakan ban berkualitas tinggi dan dimensinya cukup lebar. Hal tersebut tentu membantu mobil mencengkram aspal dengan baik yang secara keseluruhan tentu akan meningkatkan performa mobil kalian.

 

Itu adalah beberapa tips sederhana yang bisa kalian terapkan jika ingin meningkatkan performa mobil tanpa harus melakukan swap engine. Jangan lewatkan informasi otomotif lainnya di situs Intersport.id dan jangan lupa share serta berikan komentar jika informasi ini bermanfaat bagi kalian.

SAMPAIKAN KOMENTAR