BMW 320i: Tampil Proper Lewat Aliran Hellaflush
11
Nov
2020
0 Comment Share Likes 217 View

Bicara tentang seri 3 BMW memang tidak ada habisnya, mobil yang memiliki sejarah panjang positif dalam kancah motorsport internasional. Seri 3 sendiri diciptakan pada awalnya untuk menyudahi dominasi Mercedes Benz pada ajang DTM. Salah satu ajang motorsport paling prestisius di Jerman.

Seri 3 juga merupakan mobil yang mengawali slogan “Sheer Driving Pleasure” menjadi nyata dan dapat dibuktikan pada dunia lewat keasyikan berkendara dan handling yang sangat baik di kelasnya. BMW seri 3 juga membuktikan pada dunia bahwa  kendaraan dengan fitur yang memanjakan pengemudi juga dapat menjadi kendaraan yang buas saat dibutuhkan.

Di Indonesia sendiri, BMW seri 3 ini memiliki sangat banyak penggemar. Tampilan sporty luar dalam serta banyaknya kehadiran mobil ini pada game balap serta film ikonik Catatan Si Boy yang menampilkan mobil BMW seri 3 sebagai kendaraan harian sang pemeran utama kian menjadi sorotan tersendiri

 

Hadiah dari sang Ayahanda

Kali ini adalah BMW seri 3 type 320i  milik Bimo. Bimo yang merupakan seorang pengusaha di bidang digital marketing asal Depok ini memang telah mengidolakan mobil sedan sport kompak asal Jerman ini sejak lama. Mobil yang merupakan hadiah dari sang ayahanda berkat prestasinya selama masa studi lanjutan, menjadi kendaraan harian yang sering digunakan hingga hari ini.

Seri 3 model 320i e90 ini memang telah dipesan oleh Bimo kepada sang ayah sebagai hadiah ketika ia menyelesaikan studinya. Tampilan sporty serta performa yang luar biasa, menjadi alasan bagi Bimo untuk memilih mobil tersebut yang kelak akan menjadi tunggangan hariannya.

Pada seri 320i yang Bimo miliki, mobil tersebut dibekali dengan konfigurasi mesin inline 4 2.000cc yang memiliki power sebesar 148 bhp dan torsi sebesar 200nm, mobil ini memiliki konfigurasi penggerak roda belakang matic 6 percepatan.

Bimo telah mendapatkan BMW 320i miliknya sejak tahun 2005 dalam kondisi baru dari dealer. Namun belum genap satu tahun ia memutuskan untuk memberikan perubahan pada tampilan mobilnya tersebut.

 

 

Gonta-ganti Fitment Velg

BMW seri 3 dengan aliran modifikasi Hellaflush milik Bimo tersebut ternyata memiliki kisah yang cukup panjang hingga menjadi tampilan seperti sekarang ini. Tantangan terbesar dalam projek BMW 320i milik Bimo memang ada pada fitment kaki-kaki mobilnya.

Aliran modifikasi Hellaflush sendiri telah menjadi komoditas populer dikalangan modifikator dunia sejak tahun 2000an. Hellaflush sendiri biasanya menitikberatkan pada fitment yang digunakan pada velg dan ban pada mobil.

Fitment velg yang maksimal (width & offset) juga diiringi tampilan yang ceper (pendek) serta hanya menyisakan celah yang tipis dari ban serta fender mobil. Menjadi ciri-ciri umum bagi aliran modifikasi Hellaflush sendiri.

 

 

“BMW 320i tahun 2005 pada dasarnya memang sudah memiliki tampilan serta tongkrongan yang sudah keren, gimana cara kita untuk ngasih identitas pada mobil ini aja, supaya mobil kita jadi beda sama 320i yang lain.” Jelas Bimo saat ingin memulai project 320i miliknya.

Sudah sebanyak 5 kali ia mencoba untuk gonta-ganti fitment pada kaki-kaki mobil 320i miliknya, namun belum juga Bimo merasa puas. Sampai akhirnya salah satu temannya memberikan rekomendasi dari sebuah gambar yang ia dapatkan di internet.

Beruntung bengkel velg langganan Bimo kebetulan mengetahui spesifikasi dari gambar velg yang diberikan oleh temannya. Sampai akhirnya Bimo memesan velg tersebut pada bengkel velg langganannya itu.

 

 

Berselang waktu 3 bulan, akhirnya yang lama dinanti telah hadir, velg yang ia bayangkan dapat memuaskan seleranya, ternyata melebihi ambang ekspektasinya, sontak dalam kondisi kegirangan, Bimo meminta pihak bengkel untuk langsung dipasangkan pada mobilnya.

Sektor lain yang tidak kalah penting pada modifikasi ini merupakan, pemilihan warna pada mobil 320i miliknya, “Warna itu kan hal paling terlihat dari mobil kita, warna juga memberikan identitas yang baru kepada si mobil sendiri, jadi untuk urusan warna mobil gue ga main-main untuk coba riset sana sini, dari mulai coba lihat-lihat di internet dan sosial media sampe coba main game balap yang memiliki mode custom udah gue cobain semua. Dan akhirnya warna maroon gue jadikan sebagai pilihan”. Tutur Bimo kembali.

 

Berburu Part Aftermarket

Bimo yang puas dengan tampilan Hellaflush yang dibalut velg Carline Dynatech FS6 10,5-12,5 idamannya, kini mulai memberi sentuhan aksesoris dan aerodinamika kit aftermarket pada mobilnya. Mulai dari ducktail, carbon fiber grill, carbon fiber front splitter, carbon fiber side skirt dan seperangkat bodykit milik BMW M3 juga ia tambahkan untuk memberikan kesan yang lebih agresif pada tampilan 320i miliknya.

Pria satu ini juga memutuskan untuk memberikan kaca film dengan kecerahan hingga 0% agar menegaskan tampilan dalam mobil miliknya.

 

 

Untuk bagian interior Bimo mengaku bahwa ia tak memberikan banyak perubahan, ia hanya memberikan tambahan-tambahan aksesoris seperti sabuk pengaman aftermarket 4 titik, dan aksesoris seri 3 versi M3 serta karpet aftermarket.

“Buat gue pribadi, interior pada mobil ini udah juara sih, kesan sporty dan lelaki tuh udah ada semua di mobil ini. Jadi gue secara keseluruhan udah puas banget sama tampilan yang kaya gini aja. Lagi-lagi setiap orang kan punya selera masing-masing, nah kalo buat gue 320i punya gue ini udah mencerminkan banget selera gue”. Ujar Bimo kembali.

Walau BMW Seri 3 miliknya telah mengalami perubahan yang cukup fantastis. Bimo mengaku bahwa mobil miliknya masih sangat nyaman digunakan untuk kebutuhan hariannya, karena mobil ini pula yang selalu mengantarkan Bimo menuju tempat kerjanya di Jakarta Selatan.

Buat para Pria Intersport yang ingin melihat perkembangan BMW seri 3 ala Bimo ini, cek ke sosial miliknya di @bimoprsty.

SAMPAIKAN KOMENTAR