BMW 2002, Penyelamat Dari Keterpurukan
26
Jan
2020
0 Comment Share Likes 918 View

Bicara soal mobil Vintage dari BMW tentu yang langsung terbesit di benak kita adalah sebuah BMW 2002. Tapi sebenarnya BMW sudah memiliki beberapa produk seperti BMW 501, BMW 507 hingga BMW Isetta.

Namun siapa sangka, BMW pernah mengalami keterpurukan lantaran produk yang dimilikinya tak laku dipasaran. Salah satu penyebab orang tak begitu menyukainya antara lain adalah konsumsi bbm yang cukup boros dan gaya body yang kurang pas dikala itu. Pasalnya di kala tersebut, VW meluncurkan Beetle dengan harga yang sangat terjangkau serta gaya body yang pas pada saat itu.

Putar otak, BMW mendapatkan suntikan dana  dari Harald dan Herbert Quandt. Dengan adanya suntikan dana tersebut akhirnya BMW menciptakan sebuah mobil empat pintu yang dikenal dengan nama Neue Klasse.

Dalam ajang Frankfurt Motor Show, September 1961, diperkenalkan BMW 1500 dengan mesin 4 silinder 1,5 liter. Produk baru ini, kemudian dijual setahun kemudian (1962). Alhasil, model ini dianggap cukup sukses dengan angka penjualan mencapai 24.000 unit sampai akhir produksi pada 1964.

Mobil-mobil New Class ini pun berkembang menjadi BMW 1800 dengan mesin 4 silinder berkapasitas 1,8 liter, dengan varian seperti 1800 Ti dan 1800 Ti/SA. Pada 1964, hadir penerus BMW 1500, yaitu BMW 1600. Sedan 4 pintu ini dianggap responsif, setidaknya berhasil mengumpulkan banyak pujian dari pada tester media otomotif saat itu. BMW kemudian merasakan ini manjadi momen tepat untuk membuat mobil yang lebih sporty, seperti yang pernah diproduksi pada 1930an.

Berkembang dari mobil mobil tersebut, akhirnya BMW mulai mengembangkan kembali mobil baru dengan ide mobil 2 pintu dan memiliki wheelbase yang pendek sehingga dapat menciptakan pengendalian yang baik. Singkat cerita, sukses dengan mobil yang menggunakan mesin 1600cc, BMW mengembangkan mesin yang lebih besar lagi yaitu mesin berkapasitas 2000 cc.

Menariknya, BMW yang menggunakan mesin 2000 cc tersebut adalah langkah kesuksesan BMW dipasar Amerika serikat dimana mesin tersebut lolos uji emisi. Sedangkan mesin 1600 cc yang dimiliki oleh BMW tidak lolos disana.

Akhirnya para petinggi BMW di Jerman mengadakan rapat internal, khusus membahas masalah eksistensi 1600-2 untuk pasar Amerika. Permbicaraan utama adalah membuat mobil 2 pintu seperti 1600-2 namun dengan mesin 4 silinder 2,0 liter yang lebih bertenaga, ekonomis, mudah perawatan dan yang terpenting lolos regulasi uji emisi.

Setelah mengalami banyak sekali perdebatan diantara para pemilik BMW, BMW pun mengambil keputusan dengan melahirkan sebuah mobil sedan 2 pintu bermesin empat silinder 2.0 L dan harus siap diluncurkan pada tahun 1968. Kemudan lahirlah BMW 2002, sebuah sedan 2 pintu dari kota Munich yang fenomenal.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 1968, BMW 2002 langsung meraih sukses di manca negara. Ada dua tipe yang diperkenalkan pada 1968, yaitu 2002 dengan mesin 4 silinder 2,0 liter karburator tunggal bertenaga 100 hp. Kedua, 2002 ti dengan mesin yang sama namun dilengkapi karburator ganda bertenaga 120 hp.

BMW 2002 tii yang dilengkapi injeksi bahan bakar hadir pada 1971, hasilnya tenaga terkerek menjadi 130 hp. Sedan dua pintu ini memiliki suspensi yang lebih keras dan rem yang lebih besar. Transmisi manual 4 kecepatan menjadi fitur standar, sementara transmisi manual 5 kecepatan menjadi opsi tambahan.

Pada 1973, BMW memberikan sentuhan facelift pada 2002. Untuk bagian depan adalah pemakaian gril hitam. Sedangkan pada bagian belakangnya menggunakan lampu yang berbentuk persegi.

Selain tersedia dalam bentuk bodi sedan 2 pintu, BMW 02 Series juga memiliki beberapa pilihan bodi lain, yakni Cabriolet dan Touring (perpaduan antara desain bodi hatchback dan station wagon). BMW juga sempat membuat beberapa varian 02 Series selain 1600-2/1602 dan 2002, yaitu 1502 yang bermesin 1,6 liter kompresi rendah dan 1802 yang menggunakan mesin 1,8 liter.

Bagi yang menggandrungi performa besar dan kecepatan tinggi, BMW juga melansir 2002 Turbo di tahun 1973. BMW 2002 Turbo menjadi mobil Eropa pertama yang menggunakan fitur turbocharger. Sayangnya, 2002 Turbo lahir hanya beberapa saat sebelum terjadinya krisis minyak pada tahun itu, sehingga mobil bertenaga 170 hp itu sedikit jualannya.

September 1975, menjadi momen terakhir produksi 2002, karena BMW mempersiapkan produk penggantinya, yaitu BMW seri 3. Namun varian 1502 masih berada di jalur produksi hingga Juli 1977. Artinya, BMW 02 Series menjadi titik mula kesuksesan semua perjalanan hidup BMW. Mobil tersebut berhasil menjadi ujung tombak penjualan BMW saat itu dan merupakan salah satu produk terpenting yang membentuk citra BMW hingga kini.

 

SAMPAIKAN KOMENTAR