Biar Shockbreaker Mobil Tetep Nyaman dan Awet, Simak Cara Merawat Berikut Ini, Bro!
16
Jul
2021
0 Comment Share Likes 913 View

Kalau ngomongin soal suspensi mobil, pasti Pria Intersport sudah gak asing lagi dengan shockbreaker. Bisa dibilang, fungsinya vital banget karena mempengaruhi kenyamanan sebuah mobil ketika dikendarai. Sesuai dengan namanya, shockbreaker berfungsi untuk meredam guncangan pada mobil ketika melewati jalanan yang gak rata sehingga bodi mobil gak terguncang secara berlebihan. Keberadaan shockbreaker inilah yang membuat mobil terasa aman dan nyaman saat ngelewatin jalanan yang bergelombang.

Gak cuma itu, komponen suspensi yang satu ini punya peran yang cukup penting buat keselamatan selama berkendara sehingga kondisinya juga perlu mendapatkan perhatian khusus. Pada dasarnya, tiap mobil memiliki masa pakai shockbreaker yang berbeda-beda tergantung dari jenis mobilnya, jarak tempuh, dan perawatannya, Bro. Yuk, kita cari tahu lebih jauh.

Shockbreaker mobil biasanya diletakkan dekat dengan roda atau ban yang sudah dilengkapi dengan per. Tujuannya adalah untuk menahan gerakan per lebih lembut. Shockbreaker bekerja terus menerus baik ketika mobil gerak maupun pas diem. Bagian ini cuma istirahat kalau mobil diangkat dengan dongkrak atau lifter di bengkel maupun di car wash.

 

sumber

 

Di kondisi normal sebagai mobil harian, usia pakai shockbreaker adalah 4 sampai 5 tahun. Tidak jarang juga shockbreaker bisa bertahan hingga 10 tahun jika mobil jarang digunakan atau cuma melewati jalanan yang mulus. Banyak juga yang menggunakan parameter jarak tempuh buat menentukan kesehatan shockbreaker, yaitu antara 50.000 mil atau sekitar 80.000 km. Sebenernya usia dan jarak tempuh gak bisa dijadiin patokan pasti, Bro. Justru yang lebih menentukan adalah perawatan rutin yang dilakukan, sehingga berpengaruh pada kinerja shockbreaker.

 

sumber

 

Merawat shockbreaker memang mencakup banyak hal. Pria Intersport wajib tahu bagaimana caranya merawat shockbreaker biar awet dan tahan banting saat diajak melakukan perjalanan. 

 

Turunin Kecepatan Saat Lewat Jalanan Berlubang

Ada beberapa tipe pemilik mobil dengan gaya berkendaranya masing-masing. Yang paling penting, hal pertama yang wajib diutamakan ketika berkendara adalah kehati-hatian. Selain berisiko kecelakaan, kurang hati-hati dalam berkendara juga secara langsung memengaruhi kondisi part mobil, bro.

Mengemudi dalam kecepatan rendah disaranin banget kalau lo pengen shockbreaker mobil punya umur panjang. Di Indonesia sendiri, jalan mulus masih minim banget. Jadi, sebisa mungkin biar shockbreaker tetep awet menahan beban mobil dan penumpang, biasain untuk kurangi kecepatan ketika lewat jalanan yang kurang baik. 

Ketika mobil melewati jalanan berlubang, per bakal memendek menahan bodi mobil dan shockbreaker bekerja dengan menekan pegas lewat gas atau minyak (tergantung jenis shockbreaker yang dipakai). Ketika mobil naik, per bakal menekan ke atas yang bikin adanya efek lemparan bodi mobil ke atas. Di sini shockbreaker bekerja lebih keras buat nahan efek lemparan dari per. Coba bayangin, kalau main hajar aja di jalanan berlubang, kerja shockbreaker makin ekstra sehingga gak heran kalau dikit-dikit minta jajan alias harus diganti. 

 

Cek Karet Pelindung Shockbreaker Secara Rutin

Di dalam shockbreaker terdapat karet pelindung yang fungsinya menjaga shockbreaker tetep bersih dari kotoran dan debu yang nempel. Karet ini letaknya ada di dalem tabung shockbreaker, Bro. Kalau karet ini rusak, kotoran dan debu bakal masuk ke dalam shockbreaker dan bikin fungsi shockbreaker gak bekerja secara optimal. Inilah yang jadi penyebab utama shockbreaker aus dan terkikis. 

Kotoran yang nempel di dinding tabung shockbreaker lama kelamaan bikin shockbreaker bocor. Makanya, Pria Intersport wajib buat cek rutin karet pelindung shockbreaker ini agar bisa mendeteksi kerusakan. 

Lo bisa dongkrak mobil dengan peralatan yang memadai sampai posisi ban kelihatan melayang. Pastikan lo melihat sebuah batang besi dari shockbreaker mobil. Tinggal bersihin saja bagian batang shockbreaker dengan air bersih, lebih bagus lagi sih kalau lo pakai air dari selang, sehingga dorongan air bisa mengangkat kotoran.

 

Batasi Muatan

Setiap mobil pasti punya kapasitas maksimal buat menahan beban dan sebisa mungkin jangan membiarkan muatan mobil melebihi kapasitas yang sudah ditentukan. Muatan lebih atau overload tentu berpengaruh pada kaki-kaki mobil sebagai penopang beban, terutama shockbreaker. Fungsi shockbreaker jadi gak optimal ketika harus menahan beban yang terlalu besar, bukan gak mungkin lagi shockbreaker mobil bakal mengalami kebocoran. 

 

Lakukan Spooring & Balancing

Salah satu cara menjaga kinerja suspensi mobil, terutama bagian shockbreaker adalah rutin spooring & balancing roda mobil. Fungsi spooring dan balancing adalah untuk menjaga kestabilan roda. Jika roda stabil dan seimbang pada keempat sisinya, maka beban yang harus disangga oleh komponen suspensi juga seimbang sesuai dengan porsinya.

 

Gunakan Aksesoris Sesuai Peruntukan

Dalam setiap modifikasi mobil, cara paling ampuh buat mengubah tampilan adalah dengan mengoprek sektor kaki-kaki. Pilihan pertama tentu saja penggantian velg dan ban. Saat mengganti ukuran velg yang lebih besar dari ukuran standar, otomatis ukuran ban harus menyesuaikan dan menjadi lebih tipis agar terlihat estetis. Shockbreaker akan bekerja lebih keras jika ban yang digunakan lebih tipis dibanding ban standar bawaan mobil. Mau gak mau, mengganti dengan shockbreaker aftermarket jadi solusinya. 

Perlu diketahui juga buat Pria Intersport, bahwa berbagai pilihan per dan shockbreaker aftermarket punya karakter yang berbeda. Ada yang nyaman dan bisa dipakai buat harian, ada juga yang bantingannya keras karena mengandalkan handling jauh di atas standar.

 

Semoga tips di atas bermanfaat ya, Bro. Kira-kira, lo setuju gak dengan tips di atas? Atau kalau ada tambahan, tulis di kolom komentar ya!

SAMPAIKAN KOMENTAR