Bangkitkan Nostalgia, Simak Kiprah Toyota Starlet di Tanah Air
22
Jun
2021
0 Comment Share Likes 245 View

Beberapa waktu lalu kami telah membahas Toyota Starlet milik Respati Adhi atau karib disapa Adhi KZ di Driven by Passion The Legacy. Mobil Hatchback satu ini ternyata tak hanya menjadi alat transportasi, tapi sudah menjadi darah daging bagi pria tersebut. Sehingga pas rasanya untuk kita membahas mengenai sejarah Toyota Starlet yang ada di Indonesia.

 

Sejarah Toyota Starlet di Indonesia

Starlet Kotak (EP70-EP71)

 

sumber

  

Awal mula Toyota merilis Starlet di Indonesia terjadi pada 1985 lewat model EP70 atau sering disebut Starlet Kotak (Starko). Di saat peluncurannya, publik dibuat terkesima dengan kepraktisan yang ditawarkan. Mesinnya kecil, hanya 1.000 cc dan klaim Toyota saat itu punya konsumsi BBM yang irit. Tak heran jika langsung diserbu masyarakat Indonesia.

Di tahun 1987, Toyota memberikan penyegaran pada Starlet. Versi terbaru ini juga sudah mengusung kode bodi yang baru, EP71 dengan masa produksi dari 1987 sampai 1989. Menariknya, generasi Starlet kotak yang diproduksi pada 1988 sampai 1989 ini punya interior paduan merah dan abu-abu yang terbilang agak jarang. Bagi mereka yang lahir di era 1980-an dan 1990-an, Starlet memang menjadi salah satu mobil penuh kenangan.

 

Starlet Kapsul (EP80)

 

sumber

 

Setelah masa bakti Starlet kotak berakhir di tahun 1990, Toyota merilis generasi penerus dengan kode bodi yang baru, EP80. Starlet generasi ini dikenal dengan nama Starlet kapsul, sebab desainnya tak lagi kotak tetapi sudah memiliki lekukan halus layaknya mobil modern di zamannya. 

Antusias masyarakat semakin menggebu-gebu ketika Starlet kapsul dirilis, sehingga penjualannya pun semakin meledak. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya populasi Starlet yang ada di Indonesia pada era 1990-an hingga 2.000-an.

EP80 diproduksi dalam dua pilihan mesin, 1.000 cc dan 1.300 cc. Transmisi yang ditawarkan terdiri dari manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan, namun versi otomatis menjadi varian terlangka di Indonesia. 

 

Mungkin banyak orang yang tidak tahu tentang arti nama dari Starlet. Mobil berkapasitas 5 penumpang ini punya arti sebagai ‘Bintang kecil yang bersinar terang’. Di Jepang, Starlet ini sering disebut dengan nama Sutaretto. 

 

Tipe Starlet

Di Indonesia, Starlet hadir dalam beberapa tipe mulai dari XL, SE, SE Limited dan SEG. Bagi orang awam tentu sulit mencari perbedaannya, namun kami akan memberikan sedikit rahasia membedakan tipe yang ada ya.

 

Starlet XL

 

sumber

 

Menjadi tipe terbawah, Starlet XL dibekali dengan mesin berkapasitas 1.000 cc. Cirinya bisa dilihat dari Instrumen Cluster yang tak dibubuhi dengan info RPM. Tak hanya itu, fiturnya paling sedikit dibanding tipe lain yang ada, sehingga harganya menjadi yang termurah.

 

Starlet SE

Tipe ini kapasitas mesinnya lebih besar, mencapai 1.300 cc yang masih memakai karburator. Starlet SE sudah dibekali informasi RPM, sehingga harganya lebih mahal dibanding tipe XL. Perbedaan lainnya ada di bagian interior, SE umumnya punya paduan jok 2 warna. 

 

Starlet SE Limited

Tipe ini hanya ada pada generasi Starlet kapsul saja dengan masa produksi hanya di tahun 1991. Mesinnya sama seperti Starlet kotak, 1.300 cc namun sudah dibekali fitur power window yang kala itu masih jarang di kelasnya. 

 

Starlet SEG

 

sumber

 

Yang terakhir ini merupakan tipe tertinggi di keluarga Toyota Starlet, sebab produksinya hanya ada di 1992 sampai 1994 sebelum versi Facelift keluar. Fiturnya lebih banyak, seperti pengapian CDI, Power Window, Fog Lamp di bumper depan, Headrest berlubang di jok, dan setir palang tiga yang bisa diatur Tilt. 

Sedangkan di tahun 1995 sampai 1997, Starlet kapsul tipe SEG mendapat penyegaran. Secara spesifikasi benar-benar sama dengan tipe SEG yang sudah ada sebelumnya. Bedanya hanya pada mobil dengan produksi tahun ini sudah dibekali dengan power steering. 

 

Starlet generasi kotak hingga kapsul sebelum tahun 1995 belum menggunakan power steering. Sehingga setirnya sedikit berat untuk dibelok-belokkan. Tahun 1998 menjadi akhir dari masa bakti Starlet di Indonesia. Kehadiran mobil ini cukup memberi warna sejarah bagi mobil Hatchback dan menjadi salah satu mobil bersejarah yang cukup laris di masanya. 

Tak heran beberapa tahun belakangan banyak orang ingin melakukan restorasi Toyota Starlet untuk dijadikan kendaraan nostalgia. Mau berburu Starlet? Jangan lupa cari yang kondisinya utuh dan aksesorisnya lengkap ya, Bro!

SAMPAIKAN KOMENTAR